GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Alami Gangguan, Pemerintah Disebut Perlu Kuatkan Distribusi BBM Darurat di Wilayah Tengah Aceh

PB HMI menyoroti kondisi distribusi BBM di wilayah tengah Aceh yang sempat mengalami gangguan serius akibat keterbatasan akses dan kondisi geografis.
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:03 WIB
Rizki Alif Maulana
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyoroti kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tengah Aceh yang sempat mengalami gangguan serius akibat keterbatasan akses dan kondisi geografis. 

Gangguan distribusi tersebut berdampak langsung pada masyarakat dengan terjadinya lonjakan harga energi di tingkat pengecer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) PB HMI, Rizki Alif Maulana, menyampaikan bahwa PB HMI mencatat adanya upaya ekstra yang telah dilakukan Pertamina dalam kondisi darurat, termasuk melalui skema distribusi multi-moda. Namun demikian, dampak di lapangan masih dirasakan kuat oleh masyarakat.

Berdasarkan temuan PB HMI, harga BBM di tingkat pengecer masih jauh di atas harga ketentuan. BBM jenis Pertalite dijual di kisaran Rp16.000 hingga Rp20.000 per liter, sementara Pertamax mencapai Rp18.000 hingga Rp25.000 per liter.

Bahkan, untuk LPG subsidi 3 kilogram, masih ditemukan pedagang yang menjual dengan harga Rp65.000 hingga Rp100.000 per tabung.

“PB HMI mengapresiasi langkah-langkah darurat yang telah ditempuh Pertamina. Namun fakta di lapangan menunjukkan distribusi BBM belum sepenuhnya stabil. Harga yang masih tinggi di tingkat masyarakat menandakan perlunya penguatan distribusi yang lebih cepat, terukur, dan diawasi secara ketat,” ujar Alif dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Menurutnya, kondisi wilayah pegunungan dan keterbatasan akses darat tidak boleh dijadikan alasan berlarutnya persoalan energi. Negara, melalui Pertamina, BPH Migas, dan pemerintah daerah, dituntut menghadirkan solusi konkret agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dalam situasi darurat.

“Distribusi BBM dan LPG di wilayah tengah Aceh membutuhkan penanganan khusus. Dalam kondisi tertentu, opsi distribusi alternatif harus dimaksimalkan agar pasokan segera normal dan harga tidak terus membebani masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PB HMI juga mendesak untuk memperketat pengawasan guna mencegah penimbunan serta praktik penjualan BBM dan LPG subsidi di luar ketentuan resmi yang berpotensi memperparah kondisi di lapangan.

“Energi adalah kebutuhan dasar rakyat. Keadilan energi harus benar-benar dirasakan hingga ke wilayah tengah Aceh. Stok harus aman, distribusi berkelanjutan, dan harga kembali sesuai ketentuan,” kata Alif.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Genjot Business Matching di Inabuyer 2026, UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis hingga Rp10,6 Miliar

Genjot Business Matching di Inabuyer 2026, UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis hingga Rp10,6 Miliar

Inabuyer B2B2G Expo 2026 dijadikan ruang bagi UMKM binaan Pertamina untuk memaksimalkan peluang business matching dan masuk ke ekosistem rantai pasok nasional.
Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, menunjukkan respons cepat pada latihan Jumat di Sirkuit Le Mans. Ia mengamankan tiket langsung ke Q2.
DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan penghapusan guru honorer pada 2027.
Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Polda Sumut tak main-main tangani kasus 2 polisi yang viralnya di medisos terkait video dugem hingga berjoget. Bahkan, kabarnya aksi itu melibatkan Kompol DK
Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Pemain berdarah Indonesia berpotensi satu tim dengan kiper Timnas Garuda, Maarten Paes di Ajax Amsterdam usai tolak tawaran PSV musim panas ini.
TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

Dunia olahraga Indonesia tengah diramaikan sejumlah kabar besar. Mulai soal rumor Megawati Hangestri hingga Timnas indonesia. Berikut rangkuman lengkapnya.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan mulai curiga dengan calon pemain yang akan dipanggil Nova Arianto untuk Timnas Indonesia U19 menjelang Piala AFF U19 2026. Kira-kira siapa saja?
Selengkapnya

Viral