News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Warga China Terluka di Perbatasan Kamboja-Thailand

Pemerintah China kembali mengimbau warganya untuk tidak mendatangi wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand yang kembali memanas, menyusul laporan seorang warga negara China terluka dalam bentrokan di kawasan tersebut.
Rabu, 24 Desember 2025 - 17:47 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah China kembali mengimbau warganya untuk tidak mendatangi wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand yang kembali memanas, menyusul laporan seorang warga negara China terluka dalam bentrokan di kawasan tersebut.

“Pada 22 Desember, seorang warga negara China mengalami luka ringan akibat konflik di perbatasan Kamboja dan Thailand. Kedutaan Besar China di Kamboja telah menghubungi yang bersangkutan dan akan memberikan perlindungan serta bantuan konsuler sesuai kewenangannya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, mengutip Antara pada Rabu (23/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lin juga menyerukan kepada pihak-pihak yang bertikai untuk menjamin keselamatan, keamanan, serta hak dan kepentingan warga negara dan perusahaan China yang berada di kawasan tersebut.

“Mengingat situasi keamanan yang masih berlangsung di sepanjang perbatasan Kamboja–Thailand, kami kembali mengimbau warga negara China untuk sementara waktu tidak bepergian ke wilayah tersebut,” tegas Lin.

Ketegangan perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang telah berlangsung selama puluhan tahun berubah menjadi konflik bersenjata pada 24 Juli 2025, ketika kedua negara saling melancarkan tembakan artileri dan serangan udara.

Pada 4 Agustus, kedua pihak mengumumkan gencatan senjata yang kemudian diperkuat melalui perjanjian pelaksanaan beberapa hari setelahnya. Namun, bentrokan kembali pecah sejak 8 Desember 2025.

Pertempuran terus berlanjut di sepanjang perbatasan. Tentara Thailand pada Selasa (23/12) menyatakan bentrokan masih terjadi di empat provinsi wilayah Isan, Thailand timur laut, dengan pasukan Thailand melakukan apa yang mereka sebut sebagai tembakan dukungan terfokus terhadap posisi Kamboja.

Jumlah korban yang dilaporkan kedua pihak berbeda. Otoritas Thailand menyebut 21 prajurit dan satu warga sipil Thailand tewas, serta 33 warga sipil lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung dari konflik.

Thailand juga dilaporkan menggempur wilayah Phnom Kmoch dan Puncak Sbeak pada Kamis (18/12) menggunakan jet tempur F-16.

Militer Thailand mengatakan telah menghancurkan lebih dari enam bangunan yang diduga digunakan jaringan penipuan lintas negara, termasuk kasino dan hotel, sejak konflik kembali memanas pada 7 Desember.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Kamboja melaporkan 21 warga sipil tewas dan 83 lainnya terluka akibat pertempuran tersebut.

ASEAN, dalam pertemuan para menteri luar negeri di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (22/12), menyerukan Kamboja dan Thailand segera menghentikan permusuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tertutup tersebut, para menteri mendesak kedua negara memulihkan kepercayaan dan kembali ke jalur dialog, termasuk melalui mekanisme bilateral dan dengan memanfaatkan peran Ketua ASEAN.

Pertemuan itu juga mengingatkan kembali kesepakatan gencatan senjata 28 Juli 2025, keputusan Pertemuan Luar Biasa Komite Perbatasan Umum pada 7 Agustus 2025, serta Deklarasi Bersama Kuala Lumpur yang ditandatangani pada 26 Oktober 2025, dan mendesak kedua pihak melaksanakan seluruh kesepakatan tersebut secara penuh dan efektif.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral