Malam Tahun Baru, Jalan Sudirman–Thamrin Ditutup Total hingga Dini Hari
- Antara/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran menjelang malam pergantian tahun.
Kawasan utama Ibu Kota dipastikan akan ditutup total demi kelancaran dan keamanan perayaan Tahun Baru 2026.
Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan penutupan dilakukan menyusul rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menggelar delapan panggung hiburan di sepanjang pusat kota.
- istimewa
“Untuk menghadapi pengamanan pergantian tahun nanti di tanggal 31 Desember 2025, kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah mendapatkan rencana kegiatan dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahwa nanti akan ada 8 panggung yang tersebar mulai dari Bundaran Patung Kuda sampai dengan Bundaran Senayan. Oleh karena itu, nanti ada beberapa rekayasa yang akan kita lakukan,” kata Robby, Minggu (28/12/2025).
Salah satu rekayasa utama adalah penerapan Car Free Night. Penutupan arus lalu lintas menuju Jalan Sudirman–Thamrin akan dimulai sejak sore hari.
“Yang pertama, akan dilaksanakan Car Free Night. Dimana penutupan arus atau arus lalu lintas kendaraan yang mengarah ke Jalan Sudirman-Thamrin, nanti akan dimulai pada pukul 18.00 pada sore hari di tanggal 31 Desember, sampai nanti pukul 02.00 dini hari,” ujarnya.
Penutupan tersebut berlaku menyeluruh dari Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran Senayan selama delapan jam penuh.
Khusus untuk pengamanan, Ditlantas Polda Metro Jaya menurunkan ribuan personel selama masa Operasi Lilin.
“Untuk selama Operasi Lilin ini kami melibatkan 1.500 personel untuk dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, gabungan dengan Satlantas wilayah. Dan untuk pada saat malam pergantian tahun sendiri, kami akan melibatkan hampir 800 personel,” ungkap Robby.
Terkait pergerakan warga yang melakukan mudik lokal ke wilayah penyangga seperti Bogor dan Bekasi, Robby menyebut kondisi lalu lintas relatif terkendali. Puncak arus justru sudah terjadi beberapa hari sebelumnya.
“Kemarin puncak-puncaknya itu terjadi pada tanggal 24 Desember, di mana hari terakhir masyarakat kita bekerja di kantor, dan pemberlakuan work from anywhere,” katanya.
Load more