News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Kerusuhan Kalibata usai 2 Matel Tewas, Pelaku Pembakaran Kios Kini Ditangkap!

Polisi telah meringkus pelaku pembakaran di kawasan kuliner seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada November 2025 lalu.
Rabu, 31 Desember 2025 - 15:49 WIB
Tenda milik pedagang di depan TMP Kalibata hingga dua motor turut dibakar imbas pengeroyokan Matel di TMP Kalibata, Kamis (11/12).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah meringkus pelaku pembakaran yang terjadi di kawasan kuliner seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025).

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam agenda Refleksi Akhir Tahun (RAT) Polda Metro Jaya di Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahwa untuk pelaku pembakaran, kami sudah melakukan penangkapan dan sedang dalam proses pengembangan terhadap tersangka lainnya,” ucap Iman.

Namun demikian, polisi belum merinci jumlah pelaku yang telah diamankan dalam kasus tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan keterangan lengkap akan disampaikan setelah proses penyelidikan lanjutan selesai.

“Iya, mohon waktu, nanti akan dirilis karena masih pengembangan ke pelaku lainnya,” kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap aksi pembakaran dan perusakan di area kuliner seberang TMP Kalibata yang terjadi pada Kamis malam (11/12/2025). Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 20 saksi.

Menurut Budi, para saksi berasal dari warga sekitar serta pedagang yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Rata-rata korban yang lapak kiosnya dibakar,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, penyidik masih mendata total kerugian yang dialami korban. Proses penyelidikan dilakukan secara bertahap karena belum semua korban membuat laporan polisi.

“Korban masih trauma sehingga belum ada laporan resmi. Kami tidak bisa memaksa, namun polisi tetap melakukan pendalaman,” katanya.

Insiden pembakaran ini berkaitan dengan peristiwa pengeroyokan dua debt collector atau mata elang di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Kamis (11/12/2025).

Peristiwa tersebut menewaskan dua orang, yakni Miklon Edisafat Tanone (41) dan Novergo Aryanto Tanu (32), serta memicu perusakan fasilitas warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, kejadian bermula saat sepeda motor milik tersangka berinisial AM dihentikan oleh dua debt collector di lokasi.

Dalam proses tersebut, kunci kontak motor milik AM disebut dicabut secara paksa.

“Sehingga pada saat terjadi penarikan kunci kontak dicabut, pihak anggota Polri tidak terima atas perbuatan tersebut,” ucap Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).

“Sehingga terjadi cekcok dan terjadilah penganiayaan pengoroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” sambungnya.

Budi menegaskan, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk peran masing-masing pihak, mengingat penetapan tersangka baru dilakukan dalam kurun waktu 1x24 jam.

“Ini fakta yang di lapangan. Tapi mengingat ini masih 1x24 jam penetapan tersangka tadi malam yang kami rilis ini masih terus dilakukan pendalaman dari penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” katanya.

“Kita tunggu, pasti kami akan meng-update dan secara transparan terhadap peristiwa Kalibata,” lanjutnya.

Diketahui, enam anggota Polri dari Satuan Pelayanan Markas Mabes Polri diduga terlibat pengeroyokan terhadap dua debt collector hingga tewas di depan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, insiden bermula saat kedua korban menghentikan sepeda motor yang digunakan oleh anggota kepolisian.

“Jadi kendaraan tersebut betul digunakan oleh anggota, sehingga inilah yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut,” ujar Trunoyudo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025) malam.

Laporan penganiayaan diterima Polsek Pancoran sekitar pukul 15.45 WIB. Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya mengembuskan napas terakhir di RSUD Budi Asih, Jakarta Timur.

Tak lama berselang, kerusuhan terjadi di sekitar lokasi. Sejumlah rekan korban merusak fasilitas warga.

Polisi mencatat kerusakan pada empat mobil, termasuk satu taksi, tujuh sepeda motor, 14 lapak pedagang, dua kios yang terbakar, serta dua rumah warga pada bagian kaca.

“Ada peristiwa di mana beberapa fasilitas warga mengalami kerusakan,” kata Trunoyudo.

Hasil penyelidikan menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka, masing-masing Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keenamnya dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian.

“Penerapan pasal dilakukan berdasarkan bukti permulaan yang cukup,” ujar Trunoyudo. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral