News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga dari Daerah Penyangga Jakarta Serbu Monas untuk Rayakan Malam Tahun Baru

Antusiasme warga memilih Monumen Nasional (Monas) sebagai lokasi perayaan malam pergantian tahun datang dari beragam daerah penyangga.
Rabu, 31 Desember 2025 - 21:15 WIB
Suasana Menjelang Pergantian Tahun Baru 2026 di Monas
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Antusiasme warga memilih Monumen Nasional (Monas) sebagai lokasi perayaan malam pergantian tahun datang dari beragam daerah penyangga.

Sejumlah pengunjung mengaku Monas menjadi pilihan utama karena akses yang mudah, hiburan gratis, serta suasana kebersamaan yang jarang ditemui di tempat lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rina (19), mahasiswi asal Depok, Jawa Barat, mengatakan ia datang bersama teman-temannya untuk merasakan atmosfer tahun baru di pusat Jakarta tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Ke Monas karena gratis dan acaranya lengkap. Ada air mancur menari sama video mapping, jadi enggak kalah seru dibanding tempat lain. Buat anak muda kayak kita ini pas banget,” ujar Rina di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

Suasana Monas Menjelang Malam Pergantian Tahun 2026
Suasana Monas Menjelang Malam Pergantian Tahun 2026
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Sementara itu, Suryanto (41), karyawan swasta asal Bekasi, Jawa Barat, memilih Monas sebagai lokasi perayaan tahun baru karena bisa dinikmati bersama keluarga, termasuk anak-anak.

“Kami sengaja ke sini karena bisa ajak anak-anak. Aman, ramai, tapi tertib. Anak-anak senang lihat air mancur sama lampu-lampu. Sekalian ngajarin mereka merayakan tahun baru tanpa hura-hura berlebihan,” kata Suryanto.

Pilihan serupa juga datang dari Nurhayati (49), pedagang asal Tangerang, Banten, yang datang bersama kerabatnya. Ia mengaku ingin merasakan suasana tahun baru yang berbeda dan lebih dekat dengan ikon Ibu Kota.

“Biasanya di rumah saja. Tahun ini pengin suasana lain. Monas ini kan simbol Jakarta, jadi rasanya spesial bisa tahun baruan di sini. Acaranya juga bagus dan tidak dipungut biaya,” tuturnya.

Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak pengunjung memanfaatkan momentum tersebut dengan berswafoto dan merekam video berlatar Tugu Monas yang disinari cahaya lampu malam, menjadikan landmark tersebut sebagai simbol perayaan tahun baru di Jakarta.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, aparat gabungan terlihat bersiaga di berbagai sudut kawasan Monas. 

Pengamanan diperketat untuk mengantisipasi lonjakan massa hingga menjelang tengah malam, sekaligus memastikan perayaan berlangsung aman dan kondusif.

Pada malam pergantian tahun ini, pengelola Monas melakukan penyesuaian jam operasional. 

Kawasan Monas dibuka sejak pukul 06.00 WIB dan akan ditutup pada pukul 00.00 WIB, tepat saat tahun berganti, guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat.

Selain suasana keramaian, pengunjung juga disuguhi beragam hiburan visual yang dapat dinikmati secara gratis. 

Sejumlah atraksi disiapkan untuk memeriahkan malam tahun baru, mulai dari panggung hiburan, pertunjukan Air Mancur Menari, hingga atraksi Video Mapping yang menjadi daya tarik utama.

Pertunjukan Air Mancur Menari digelar dalam tiga sesi pada malam hari. 

Sesi pertama berlangsung pukul 19.30–20.00 WIB, dilanjutkan sesi kedua pada pukul 20.30–21.00 WIB, dan sesi ketiga sebagai penutup digelar pukul 22.30–23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, atraksi Video Mapping disajikan dalam dua sesi. 

Sesi pertama berlangsung pada pukul 21.30–22.00 WIB, sedangkan sesi kedua digelar pada pukul 23.30–00.00 WIB, bertepatan dengan penutupan kawasan Monas dan momen detik-detik pergantian tahun, menandai berakhirnya rangkaian perayaan tahun baru di pusat Ibu Kota. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral