GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peran Dua Pelaku Penganiayaan Pedagang di BKT Jakarta Timur Berhasil Diungkap, Minta Uang dan Lakukan Kekerasan

Peran dua pria berinisial SA dan SR dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pedagang di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, berhasil diungkap.
Kamis, 1 Januari 2026 - 16:06 WIB
ILUSTRASI - Pengeroyokan
Sumber :
  • Pvproductions-Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Peran dua pria berinisial SA dan SR dalam kasus penganiayaan terhadap seorang pedagang di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, berhasil diungkap.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) dianiaya sekelompok preman di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tampak korban terluka pada bagian hidung dan diintimidasi.

Kejadian ini bermula saat korban dan rekannya hendak membuka lapak dagangan pada Kamis (25/12/2025) pagi lalu.

Saat itu mereka didatangi sejumlah preman yang meminta uang Rp20 ribu.

Permintaan tersebut ditolak karena korban baru membuka lapak dan belum memperoleh pemasukan.

Korban sempat menawarkan uang Rp10 ribu, tetapi tawaran itu ditolak.

Setelahnya, pelaku melempar plastik berisi es teh ke arah korban sehingga terjadi cekcok yang berujung keributan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan peran SA adalah meminta atau memungut uang dari pedagang.

Sementara itu, SR berperan melakukan tindakan kekerasan sehingga korban mengalami luka.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, SA diduga sebagai pihak yang kerap meminta uang kepada pedagang dengan dalih sebagai "uang jasa". SA juga disebut membawa senjata tajam saat menagih.

"SA ini perannya menagih atau meminta jasa dengan membawa senjata tajam," katanya, Kamis (1/1/2026).

Alfian menyebut penagihan itu kerap menimbulkan ketegangan antara pedagang dan penagih.

Pasalnya, kata dia, ketika dimintai uang korban meminta tanda bukti resmi atau aturan yang menjadi dasar pungutan tersebut.

Akan tetapi, SA tidak bisa menunjukkan bukti itu sehingga terjadi perselisihan.

Saat cekcok, SR muncul dan diduga langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban hingga mengalami luka.

Alfian memastikan proses penangkapan para pelaku itu berjalan cepat setelah laporan resmi diterima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, korban disebut tidak membuat laporan resmi ke polisi, namun penyidik tetap melakukan penyelidikan setelah laporan masuk ke layanan 110 dan informasi itu beredar di media sosial.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal pengeroyokan bersama-sama dan penganiayaan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Taisei Marukawa memenuhi syarat naturalisasi usai 5 tahun di Indonesia. Raja assist Dewa United ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia era John Herdman.
Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Akses satu-satunya menuju Perumahan Metaraman Jaya di Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terancam putus setelah talud penahan jembatan ambrol diterjang banjir bandang.
Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat membawa nilai strategis bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun dukungan kepada Palestina.
PDIP Soal Prabowo Hadiri KTT BoP: Kasih Kesempatan Melangkah Nyata

PDIP Soal Prabowo Hadiri KTT BoP: Kasih Kesempatan Melangkah Nyata

PDIP menilai langkah Prabowo hadir dalam forum internasional BoP merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam menyuarakan dukungan terhadap Palestina di level global.
Gara-gara Masalah Dapur, Oknum PNS di Bogor Gelap Mata Siksa ART: Ditendang hingga Dipukul Berkali-kali

Gara-gara Masalah Dapur, Oknum PNS di Bogor Gelap Mata Siksa ART: Ditendang hingga Dipukul Berkali-kali

Seorang wanita yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial OAP (37) kini harus berurusan dengan hukum. 
Ada di Ujung Garut, Leuweung Sancang Hutan Sakral dan Keramat Diwarnai Keindahan Bentangan Alam yang Memukau

Ada di Ujung Garut, Leuweung Sancang Hutan Sakral dan Keramat Diwarnai Keindahan Bentangan Alam yang Memukau

Di tengah bentangan alam yang bikin takjub, Garut masih punya hutan konservasi penuh mitos, mistis, sakral, dan keramat, yakni Cagar Budaya Leuweung Sancang.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT