News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SBY Dituding sebagai Dalang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Patahkan dengan Fakta Mencengangkan

Ihwal kasus ijazah palsu Jokowi, masih menjadi pembahasan publik. Apalagi, Roy Suryo menjadi tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu tersebut.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 2 Januari 2026 - 15:31 WIB
SBY Dituding sebagai Dalang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Patahkan dengan Fakta Mencangangkan
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal kasus ijazah palsu Jokowi, masih menjadi pembahasan publik. Apalagi, Roy Suryo menjadi tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu tersebut.

Tak berhenti di situ saja, kini mencuat isu terkait Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dituding sebagai dalang dari kasus ijazah palsu Jokowi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, hal ini membuat Demokrat buka suara hingga beberkan fakta-fakta mencengangkan. 

Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam menyampaikan, dalam kasus ijazah palsu Jokowi ini, SBY sama sekali tidak terlibat di dalamnya, apalagi menjadi orang besar di balik kasus ijazah palsu Jokowi yang hingga kini tak kunjung usai.

Selain itu, Umam menyebut tudingan yang mengaitkan kasus ijazah palsu Jokowi dengan SBY adalah sebuah fitnah yang keji.

"Saya ingin menyampaikan beberapa poin penegasan dari apa yang disampaikan oleh Bang Andi Arif, Senior Partai Demokrat sebelumnya. Pertama, Pak SBY tidak terlibat dan tidak pernah berada di balik isu ijazah Pak Jokowi."

"Tuduhan yang mencoba mengaitkan antara Pak SBY dengan isu ijazah Pak Jokowi adalah sebuah fitnah keji yang tidak benar adanya," ucap Umam yang dikutip dari Kompas TV, Jumat (2/1/2026).

Bahkan ia jelaskan, saat ini SBY tengah disibukkan dengan aktivitas pribadinya dan aktivitas sosial.

Seperti aktivitas kesenian, aktivitas olahraga, dan aktivitas lainnya.

"Sejauh ini Pak SBY sangat sibuk dengan aktivitas pribadi dan juga aktivitas sosial. Termasuk aktivitas kesenian, olahraga, dan lain sebagainya," beber Umam.

Lanjutnya menegaskan, bahwa Demokrat merasa perlu memberikan penegasan demi membantah tuduhan pada SBY ini dan mencegah pola disinformasi yang cenderung berulang.

Terlebih fitnah soal SBY terlibat dalam kasus ijazah palsu Jokowi dilakukan secara masif oleh akun anonim di media sosial.

Pola serangannya juga terkoordinasi dan berulang. Jika hal ini dibiarkan maka akan membentuk persepsi publik yang menyesatkan.

"Poin penegasan ini menjadi penting untuk disampaikan karena sumber fitnah dan juga pola disinformasi cenderung berulang," ucapnya.

Kemudian kata dia, fitnah ini disebarkan secara masif oleh akun anonim di media sosial dan pola serangan yang bersifat terkoordinasi dan juga berulang.

"Jika hal ini kemudian dibiarkan, tentu bisa membentuk persepsi publik yang menyesatkan. Dan disinformasi semacam ini tentu sangat berbahaya karena bisa merusak reputasi dan juga ruang demokrasi," kata Umam.

Ia juga katakan, bahwa tuduhan SBY terlibat kasus ijazah palsu Jokowi ini memang perlu disikapi tegas. 

Selain karena SBY yang merasa terganggu, kata dia, sikap diam dalam menanggapi fitnah juga bisa berisiko dianggap sebagai pembiaran.

Bahkan, ia katakan, bisa menciptakan preseden buruk, dan bisa menyebabkan politik fitnah menguasai ruang publik dan dianggap normal.

"Alasan mengapa hal ini harus disikapi secara tegas, selain memang Pak SBY merasa terganggu, juga karena memang sikap diam terhadap fitnah tentu berisiko dianggap sebagai sebuah bentuk pembiaran."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau pembiaran juga bisa menciptakan preseden buruk, maka dimana politik fitnah itu bisa menguasai ruang publik, dianggap normal, dan tentu ini tidak sehat bagi tatanan demokrasi kita ke depan."

"Maka klarifikasi publik dan juga langkah hukum menjadi penting untuk dilakukan sebagai sebuah proses pembelaan terhadap kehormatan dan juga nilai-nilai kebenaran," pungkas Umam. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Polemik terus bergulir terkait adanya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang ditetapkan oleh tingkat DPRD.
Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Sabtu 3 Januari 2026

Lokasi SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Sabtu 3 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Sabtu (3/1/2026).
Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Jasa Raharja terus beupaya meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di kawasan perbatasan dengan negara tetangga.
Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi mengatakan, polisi belum memastikan motif kematian EMM, mahasiswi cantik Unima diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen DM.
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Pelatih Arsenal Mikel Arteta Mendadak Ikut Campur Gegara Ini

Chelsea Pecat Enzo Maresca, Pelatih Arsenal Mikel Arteta Mendadak Ikut Campur Gegara Ini

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, akhirnya berbicara secara terbuka untuk pertama kalinya menyusul keputusan kontroversial Chelsea yang secara mengejutkan memecat Enzo Maresca dari jabatan pelatih kepala.
Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia mengaku belum dapat sepenuhnya mencairkan dana pemulihan hunian terhadap kobran bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Trending

Laga Panas Persik Kediri Vs Persib Bandung Digelar Tanpa Bobotoh

Laga Panas Persik Kediri Vs Persib Bandung Digelar Tanpa Bobotoh

Manajemen Persik Kediri resmi mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan kandang menghadapi Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur.
Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Kata Polda Sulut soal Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswi Cantik Unima yang Tewas Gantung Diri Diduga Dilecehkan Dosen

Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi mengatakan, polisi belum memastikan motif kematian EMM, mahasiswi cantik Unima diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen DM.
Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Respons Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Golkar Sbut Perlu Kajian Demokrasi yang Mendalam

Polemik terus bergulir terkait adanya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang ditetapkan oleh tingkat DPRD.
Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia Akui Dana Pemulihan Hunian Korban Bencana Aceh Belum Cair, Ini Alasannya

Pemerintah Indonesia mengaku belum dapat sepenuhnya mencairkan dana pemulihan hunian terhadap kobran bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Bukti Kehadiran Perlindungan dan Pelayanan Negara di PBLN, Jasa Raharja Gandeng BNPP RI

Jasa Raharja terus beupaya meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di kawasan perbatasan dengan negara tetangga.
Usut Tewasnya Satu Keluarga di Warakas Jakut, Polisi Periksa Enam Saksi

Usut Tewasnya Satu Keluarga di Warakas Jakut, Polisi Periksa Enam Saksi

Polisi masih mengusut tewasnya satu keluarga yang terdiri dari ibu berinisial SS (50), dan dua anaknya berinisial Afiah (27), dan AAAJ (13), serta satu anak lainnya berinisial ASJ (22) yang masih dirawat di rumah sakit, di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026).
Tak Gentar di Asia, Bojan Hodak Blak-blakan Minta Jadwal Liga Diubah

Tak Gentar di Asia, Bojan Hodak Blak-blakan Minta Jadwal Liga Diubah

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meminta Operator Liga Indonesia, PT I.League, untuk melakukan penyesuaian jadwal pertandingan BRI Super League 2025/2026 demi mendukung persiapan tim menghadapi babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL Two).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT