News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta di Balik Misteri Satu Keluarga Tewas Mengenaskan di Jakarta Utara

Publik digegerkan dengan temuan satu keluarga tewas secara mengenaskan di kontrakannya kawasan Warakas, Jakarta Utara, pada Kamis (3/1/2026).
Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:00 WIB
Situasi usai satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2026)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Publik digegerkan dengan temuan satu keluarga tewas secara mengenaskan di kontrakannya kawasan Warakas, Jakarta Utara, pada Kamis (3/1/2026).

Satu keluarga yang dinyatakan tewas itu yakni Siti Solihah (50) selaku ibu, Afiah Al Adilah Jamaludin (27) selaku anak pertama, dan anak bungsunya Adnan Al Abrar Jamaludin (13).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Abdullah Syauqi Jamaludin (22) selaku anggota keluarga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif usai kondisinya yang kritis.

“Betul bahwa ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di sebuah kontrakan di sini. Namun di tiga posisi yang berbeda di dalam kontrakan tersebut, ada yang di masing-masing kamar dan di ruang tamu,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana kepada awak media, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Seorang korban yang diduga keracunan mendapatkan perawatan usai ditemukan bersama tiga korban tewas di kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1).
Seorang korban yang diduga keracunan mendapatkan perawatan usai ditemukan bersama tiga korban tewas di kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1).
Sumber :
  • Antara

Ditemukan oleh Anggota Keluarga Lainnya

Misteri tewasnya satu anggota keluarga itu tersu bergulir di tengah proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Seno mengatakan korban tewas ini ditemukan oleh anggota keluarganya yakni anak kedua dari korban SS usai pulang kerja.

“(Korban anak) 4 bersaudara. Korban meninggal dunia ibu, anak pertama, dan anak bungsu. Anak kedua pulang kerja mendapati kondisi sudah ditemukan demikian. Anak ke 3 masih dirawat di RS,” kata Seno.

Kondisi Jasad Mulut Berbusa dan Tubuh Melepuh

Seno mengaku pihaknya pun telah melakukan pemeriksaan secara medalam terhadap kasus tewasnya satu anggota keluarga tersebut.

Ia mengaku dari hasil pemeriksaan awal yang terlihat secara kasat mata, korban ditemukan dalam kondisi mulut mengeluarkan busa.

“Dari pemeriksaan awal dari kasat mata, keluar busa dari mayat tersebut. Iya (ketiga-tiganya). Secara kasat mata ada (kondisi jenazah melepuh). Di sekitar tubuh saja," kata Seno.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar didampingi Kanit Jatanras, AKP Gustiana dan Kanit Resmob AKP Seno saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (2/1).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar didampingi Kanit Jatanras, AKP Gustiana dan Kanit Resmob AKP Seno saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (2/1).
Sumber :
  • Antara

Barang Bukti Botol Minuman dan Bungkus Makanan

Seno mengaku pihaknya pun lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden tewasnya satu anggota keluarga tersebut.

Seno mengaku kepolisian mendapati sejumlah barang bukti dari olah TKp yang dilakukan.

“Barang bukti yang kita amankan barang-barang yang ada di sekitar TKP berupa botol minuman kemudian juga ada beberapa bekas makanan dan juga ada HP korban dan barang-barang lainnya yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” terang Seno.

Dugaan Keracunan

Seno mengaku hingga saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab tewasnya satu anggota keluarga tersebut.

Pihaknya mengaku dugaan kuat sementara penyebab tewasnya satu keluarag itu ditengarai keracunan makanan ataupun minuman yang dikonsumsi.

“Benar (diduga keracunan), kami mendapatkan informasi terkait dugaan orang meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan pengecekan TKP dan ditemukan 3 orang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan korban selamat 1 orang masih dirawat intnsif,” ungkapnya.

Periksa Sejumlah Saksi 

Di sisi lain, kepolisian belum dapat sepenuhnya menyimpulkan dugaan keracunan sebagai penyebab Utama tewasnya tiga orang yang merupakan satu keluarga itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua anak korban.

“Adapun dua orang lagi yang memang satu rumah, namun pada saat kejadian yang satu dari keterangan awal baru saja pulang dari bekerja, dan satunya juga berada di rumah tersebut. Dua orang saat ini juga sedang kami mintai keterangan,” kata Onkoseno, kepada awak media, Jumat (2/1/2026).

“Jadi ada saksi juga yang dari bagian dari keluarga, status mereka adalah putra dari salah satu korban juga, ya. Itu juga sedang kita lakukan pemeriksaan,” sambungnya.

Selain itu, Onkoseno mengungkapkan, pihaknya juga tengah memeriksan empat orang lainnya, yang merupakan tetangga korban.

“Adapun saksi-saksi ada empat orang yang berstatus sebagai tetangga daripada korban, itu saat ini juga sedang kita lakukan pemeriksaan untuk kita ambil keterangannya,” jelas Onkoseno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Onkoseno menyebutkan, pihak kepolisian jug telah mengamankan beberapa barang bukti yang berada di TKP, seperti botol, sprei, dan baju.

“Beberapa barang yang kita amankan, selanjutnya kita lakukan penelitian bersama Puslabfor. Untuk ketiga korban ini sendiri juga saat ini sedang dilakukan pemeriksaan luar dan otopsi di Rumah Sakit Polri,” tegas Onkoseno.(ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Manajer Samator Akui Mental Pemain Langsung Ciut Setiap Lawan Jakarta Bhayangkara Presisi

Final Four Proliga 2026: Manajer Samator Akui Mental Pemain Langsung Ciut Setiap Lawan Jakarta Bhayangkara Presisi

Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno mengakui bahwa mental anak asuhnya langsung ciut setiap tanding melawan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Siap Pidanakan Pungli Jembatan Cirahong, hingga Pemuda 32 Tahun Ikut Sunatan Massal KDM

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Siap Pidanakan Pungli Jembatan Cirahong, hingga Pemuda 32 Tahun Ikut Sunatan Massal KDM

Sikap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang geram dengan aksi pungutan liar di Jembatan Cirahong. Pemuda asal Medan yang berusia 32 tahun ikut sunatan massal
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putra: Bardia Saadat Tak Tersentuh di Puncak, Pemain Samator Tunjukkan Eksistensi

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putra: Bardia Saadat Tak Tersentuh di Puncak, Pemain Samator Tunjukkan Eksistensi

Top skor final four Proliga 2026 putra, di mana Bardia Saadat (Jakarta Bhayangkara Presisi) masih bertahan di puncak dan para pemain Surabaya Samator menunjukkan eksistensinya.
Preman Tanah Abang yang Palak Sopir Bajaj Rp100 Tiap Hari Diringkus Polisi

Preman Tanah Abang yang Palak Sopir Bajaj Rp100 Tiap Hari Diringkus Polisi

Kasus pemalakan sopir bajaj oleh preman Tanah Abang viral di media sosial. Sopir bajaj dipalak Rp100 ribu setiap hari diposting akun Instagram @jakarta.terkini
‎Akui Tertekan Lawan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Thailand: Kami Hampir Kehilangan Kendali di Final AFF Futsal 2026

‎Akui Tertekan Lawan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Thailand: Kami Hampir Kehilangan Kendali di Final AFF Futsal 2026

Pelatih Timnas Futsal Thailand, Raksapol Sainetngam, akhirnya buka suara setelah timnya berhasil menaklukkan Timnas Futsal Indonesia di partai puncak Piala AFF Futsal 2026.
Timnas Indonesia Memang Gagal Juara, tetapi Menang Respek: Hector Souto Bangga Lihat Thailand Kewalahan Lawan Garuda di Final Piala AFF Futsal 2026

Timnas Indonesia Memang Gagal Juara, tetapi Menang Respek: Hector Souto Bangga Lihat Thailand Kewalahan Lawan Garuda di Final Piala AFF Futsal 2026

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku bangga kepada anak asuhnya meski gagal meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2026 usai dikalahkan Thailand.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang akan menentukan kelolosan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Seri Semarang.
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi dorong transformasi Samsat Jawa Barat agar layanan pajak kendaraan lebih mudah, cepat, dan efisien seperti di bank demi meningkatkan pajak.
Selengkapnya

Viral