GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga Tewas di Warakas Tanjung Priok Ternyata Baru 5 Bulan Ngontrak, Jarang Interaksi dengan Tetangga

Tetangga sebelah kamar kos menceritakan kebiasaan satu keluarga tewas di kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Jumat (2/1/2026).
Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:50 WIB
Kondisi kamar kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), menjadi lokasi satu keluarga ditemukan tewas ditutup police line
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Tetangga kamar kos menceritakan kebiasaan satu keluarga tewas di sebuah kamar kontrakan di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).

Wulan, tetangga sebelah satu keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok menjelaskan, korban terdiri dari S (50), dan dua anaknya, AA (27), AA (13), dan anak kedua yang selamat baru ngontrak selama lima bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diwawancarai Tim tvOne, Wulan berpendapat bahwa mereka bukanlah penghuni lama di kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Tanjung Priok, Jakut.

"Kalau untuk tinggal ibu ini baru sekitar kurang lebih lima bulan," ungkap Wulan di lokasi di Warakas, Tanjung Priok, Jakut, Sabtu (3/1/2026).

Tetangga Kontrakan Belum Dekat dengan Satu Keluarga Tewas di Warakas Jakut

Wulan, tetangga sebelah kamar kontrakan menceritakan tabiat asli satu keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakut
Wulan, tetangga sebelah kamar kontrakan menceritakan tabiat asli satu keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakut
Sumber :
  • tvOneNews

Wulan menyampaikan karena mereka baru menghuni kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, para tetangga belum mengenal lebih jauh terkait sosok S dan anak-anaknya.

Ia membongkar tabiat dan aktivitas sehari-hari para korban, terutama dari S selaku ibu dari anak-anaknya. Ia mengatakan, satu keluarga tersebut jarang berinteraksi dengan para tetangganya.

Ia tidak mengetahui alasan para korban selalu menyendiri di dalam kamar kontrakannya. Namun yang pasti, ia memahami lantaran S dan anak-anaknya baru menghuni di kawasan kontrakan itu.

"Kebetulan ibu juga suka di dalam terus ibunya, jaddi kita kurang berinteraksi kan. Paling kalau bertemu pas bertatap muka, memang ramah gitu, 'sedang apa? Mau ke mana?'," tuturnya.

Ke Mana Suami dari Korban?

Wulan membeberkan bahwa, S saat ini mengurus anak-anaknya. Korban mengatakan kepadanya bahwa dirinya telah ditinggal oleh sang suami.

"Kebetulan ibu ini, beliau udah ditinggal suami belum lama. Waktu bertemu saya sempat bilang, 'belum lama suami saya meninggal', cuma berapa lamanya enggak cerita," terangnya.

Cerita Kronologi Detik-detik Satu Keluarga Ditemukan Tewas

Dalam kesempatan yang sama, Wulan menjelaskan sedikit kronologi diketahui olehnya. Ia mengatakan, salah satu anak korban baru pulang kerja pada Jumat (2/1/2026) pagi hari WIB.

Wulan pada saat itu kebetulan baru tiba di kamar kosnya. Ia kaget mendengar teriakan histeris dari anak korban yang baru pulang kerja tersebut.

Kata Wulan, anak korban berteriak meminta tolong. Ia kaget melihat bagian mulut S dan kedua anaknya sudah dalam kondisi berbusa.

Sementara S dan AA (27) berada di kamarnya, sedangkan AA (13) berada di ruang tamu. Ia dan anak korban menduga bahwa ketiga jenazah korban mengalami keracunan.

Wulan mengatakan, salah satu anak yang selamat mengalami syok berat dan hanya duduk terdiam membisu. Hal ini membuat para warga dan tim medis langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto sebelumnya menyampaikan, para korban langsung dibawa ke RS Polri untuk proses autopsi sesuai standar dan prosedur kedokteran forensik.

Kepada wartawan, Sabtu, 3 Januari 2026, Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen dr Prima Heru menyampaikan, proses hasil autopsi telah beres. Ketiga jenazah juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan hasil survey Tim tvOne di lapangan, polisi masih melakukan pengujian toksikologi. Ini menyusul adanya kecurigaan zat lain diduga menyebabkan para korban keracunan.

Sementara, Polres Metro Jakut juga terlihat masih melakukan olah TKP. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, seperti botol makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Kepolisian menemukan kondisi tubuh para korban melepuh. Bahkan ada bekas bercak di sekitar area tubuh ketiga korban.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

H-1 Iduladha, Rano Karno Lepas 744 Petugas Kesehatan Hewan Kurban dan Juru Sembelih di Jakarta

H-1 Iduladha, Rano Karno Lepas 744 Petugas Kesehatan Hewan Kurban dan Juru Sembelih di Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melepas 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dan juru sembelih halal yang akan bertugas pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 di berbagai wilayab Jakarta.
Gunakan APBN Senilai Rp100 Miliar, Presiden Prabowo Sebar 1.098 Sapi Premium untuk Kurban Idul Adha

Gunakan APBN Senilai Rp100 Miliar, Presiden Prabowo Sebar 1.098 Sapi Premium untuk Kurban Idul Adha

Presiden RI, Prabowo Subianto menggelontorkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk program bantuan sapi kurban Idul Adha 1447 Hijriah.
Tiba-tiba Soroti Mundurnya Megawati Hangestri dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Media Korea Bilang itu...

Tiba-tiba Soroti Mundurnya Megawati Hangestri dari Skuad Timnas Voli Putri Indonesia, Media Korea Bilang itu...

Beberapa waktu yang lalu, Bintang Voli Indonesia, Megawati Hangestri, telah mengambil keputusan mengejutkan dengan mundur dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia
Buntut Kasus Pod Getar! Ramai-ramai Massa Desak Kapolri Tolak Banding: Pidanakan Kompol DK

Buntut Kasus Pod Getar! Ramai-ramai Massa Desak Kapolri Tolak Banding: Pidanakan Kompol DK

Gelombang protes terhadap Kompol Dedi Kurniawan (Kompol DK) terus berlanjut. Sejumlah aktivis dan mahasiswa asal Sumatera Utara (Sumut) beramai-ramai kembali
Selesai Rayakan Juara Persib, Trio Persib Langsung Gabung Training Camp Timnas Indonesia

Selesai Rayakan Juara Persib, Trio Persib Langsung Gabung Training Camp Timnas Indonesia

Tiga pemain Persib Bandung, Thom Haye, Marc Klok dan Saddil  Ramdani langsung bergabung dengan skuad Timnas Indonesia.
Mohon Maaf Hyundai Hillstate, Media Korea Ingatkan Soal 'Risiko Besar' Rekrut Megawati Hangestri

Mohon Maaf Hyundai Hillstate, Media Korea Ingatkan Soal 'Risiko Besar' Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea mulai mengingatkan risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Cedera lutut kronis Megatron disebut bisa menjadi ancaman serius.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Pemerintah mengusulkan usia pensiun Polri menjadi 60 tahun dalam revisi RUU Polri. Menteri Hukum sebut penyesuaian harapan hidup masyarakat.
Selengkapnya

Viral