Brimob Siaga di Terowongan Manggarai Pasca-Tawuran Warga, Pastikan Kondisi Tetap Kondusif
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Personel Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan pengawasan ketat di kawasan Terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Langkah ini diambil guna menjamin stabilitas keamanan setelah sempat terjadi bentrokan antarwarga di lokasi tersebut.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Henik Maryanto, menegaskan bahwa kehadiran personelnya bertujuan untuk memastikan kondisi di lapangan benar-benar pulih dan tidak ada potensi gangguan susulan.
"Monitoring pasca kejadian kami laksanakan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif," ujar Henik di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan pemantauan itu dilakukan sejak Sabtu pagi oleh Unit Patroli Brimob dengan menyisir seluruh area di sekitar terowongan.
Selain sebagai langkah antisipasi, kehadiran aparat berseragam ini dimaksudkan untuk memberikan ketenangan bagi warga yang beraktivitas.
"Kegiatan ini merupakan upaya preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lanjutan sekaligus memberikan rasa aman kepada warga," tambah Henik.
Sebagai informasi, tawuran pecah pada Jumat (2/1/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB, melibatkan kelompok warga dari Gang Tuyul RW 04 dan warga Magasen RW 012.
Insiden berdarah ini dipicu oleh penyulutan petasan di sekitar Jalan Dr. Saharjo atau area Terowongan Manggarai. Aksi saling serang menggunakan batu dan petasan melibatkan sekitar 20 orang.
Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan bertindak cepat dengan mendatangi lokasi. Untuk membubarkan massa yang beringas, polisi sempat melepaskan gas air mata.
Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, membenarkan tindakan tegas tersebut.
"Iya pakai gas air mata biar cepat bubar," kata Murodih, Jumat.
Ia menambahkan bahwa langkah itu diambil demi keamanan masyarakat umum. "Biar cepat bubar dan tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan," imbuhnya.
Setelah situasi berhasil dikendalikan pada Jumat sore, Brimob kemudian melakukan penjagaan lanjutan di dua titik strategis, yakni Terminal Bus Manggarai dan Pintu Air Jalan Tambak Manggarai.
"Personel melakukan patroli sekaligus siaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada potensi gangguan lanjutan," jelas Henik Maryanto.
Henik juga menekankan bahwa penempatan personel Brimob ini merupakan bentuk dukungan kepada kepolisian wilayah.
"Brimob Polda Metro Jaya siap mendukung upaya kepolisian kewilayahan melalui kehadiran yang preventif, profesional dan humanis guna menjaga ketertiban serta rasa aman masyarakat," ujarnya.
Hingga saat ini, arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi di sekitar Terowongan Manggarai dilaporkan sudah kembali berjalan normal tanpa kendala. (ant/dpi)
Load more