GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suaranya Bergetar, Bripda Masias Siahaya Minta Maaf Telah Hilangkan Nyawa Siswa MTs di Maluku Tenggara: Saya Tak Niat Menganiaya

Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya meminta maaf maaf atas perbuatannya. Diketahui, ia telah melakukan penganiayaan terhadap anak 14 tahun di Maluku Tenggara.
Selasa, 24 Februari 2026 - 17:58 WIB
Bripda Masias Siahaya, tersangka penganiaya siswa di Tual, minta maaf di hadapan sidang kode etik, di Ambon.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya, tersangka penganiayaan seorang pelajar berusia 14 tahun di Kota Tual, Maluku Tenggara mengungkapkan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat.

Akibat penganiayaan yang dilakukannya, seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AT meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan keluarga korban. Saya lalai, saya tidak berpikir panjang dampak yang akan terjadi akibat kelalaian saya. Saya tidak punya niat sekecil apa pun untuk menganiaya, apalagi sampai menghilangkan nyawa korban," kata Bripda Masias, Selasa (24/2/2026).

Hal itu diungkapkan Bripda Masias dalam Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) oleh Bid Propam Polda Maluku.

Suaranya bergetar ketika mengatakan dirinya mengaku lalai dan menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya hingga menghilangkan nyawa AT.

Selain kepada keluarga dan masyarakat, ia juga meminta maaf kepada institusi Polri dan Korps Brimob.

"Karena perbuatan saya, nama baik institusi menjadi jelek di mata masyarakat," kata dia lagi.

Terkait perbuatannya, ia pun menegaskan menerima semua konsekuensi dan kode etik yang akan didapatkannya.

Polisi muda itu mengakui bahwa perbuatannya tak cuma menghilangkan nyawa korban tapi juga menyakiti hati masyarakat.

"Saya siap menerima konsekuensi apa pun atas kelalaian saya saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab," katanya.

Dirinya meminta supaya kemarahan tidak ditujukan kepada institusi Polri. Sebab, kesalahan ini adalah murni kelalaiannya secara personal.

"Tolong lampiaskan semua kemarahan kepada saya, jangan kepada institusi ini. Ini perbuatan saya," ujar dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi sidang etik yang dilakukan adalah mekanisme internal untuk menilai pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.

Adapun proses pidana yang akan dijalani Bripda Masias akan dilakukan secara terpisah sesuai peraturan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada ruang untuk impunitas. Anggota Polri yang melanggar hukum akan diproses sesuai aturan tanpa pengecualian," katanya menegaskan. 

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berinisial AT (14) tewas setelah mengalami penganiayaan oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku Tenggara, Kamis (19/2/2026).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta

Terpopuler: Sudah Capek-capek Timnas Indonesia Naturalisasi, Ole Romeny Mohon Maaf, Posisi Thom Haye Bisa Tergusur Kapten Sparta

Tiga isu panas seputar Timnas Indonesia tengah menjadi perbincangan publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang bikin atmosfer skuad Garuda makin panas.
Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Pecahkan Rekor Penonton di Liga Voli Korea

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Pecahkan Rekor Penonton di Liga Voli Korea

Sebelum Red Sparks sempat terpuruk, Megawati Hangestri Pertiwi sukses mencuri perhatian publik Korea Selatan dengan penampilan gemilangnya di Liga Voli Korea.
Tak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pemain Belanda Ini Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pemain Belanda Ini Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia

Bek kiri FC Emmen yang sudah resmi WNI sejak 2025 ini bisa jadi solusi instan krisis pertahanan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
OOTD Ramadan Stylish untuk Rutinitas Padat bersama Shopee Big Ramadan Sale, Get Ready With Nashwa Zahira

OOTD Ramadan Stylish untuk Rutinitas Padat bersama Shopee Big Ramadan Sale, Get Ready With Nashwa Zahira

Shopee Big Ramadan Sale akan memasuki masa puncak kampanye pertamanya pada 25 Februari dengan ragam penawaran dan pilihan produk menarik.
Pemerintah Malaysia Tolak Bentuk Satgas Selidiki Pemain Naturalisasi Timnas Ilegal

Pemerintah Malaysia Tolak Bentuk Satgas Selidiki Pemain Naturalisasi Timnas Ilegal

Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan membentuk satuan tugas atau komisi khusus untuk menyelidiki dugaan kewarganegaraan ilegal yang menyeret sejumlah pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Dirut TVRI Mundur Tiba-tiba, DPR Warning: Transisi Dirut Jangan Ganggu Siaran Piala Dunia 2026

Dirut TVRI Mundur Tiba-tiba, DPR Warning: Transisi Dirut Jangan Ganggu Siaran Piala Dunia 2026

Komisi VII DPR RI menegaskan pergantian pucuk pimpinan tak boleh mengacaukan agenda besar TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026.

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Tiyo Ardianto menyampaikan bahwa kritiknya merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT