Serangan AS ke Venezuela, Komisi I DPR Minta Kemlu Siapkan Skenario Darurat untuk Evakuasi WNI
- istimewa - antaranews
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela pasca serangan Amerika Serikat (AS).
“Keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama,” tegas Dave kepada tvOnenews, Sabtu (3/1/2026).
Politisi Partai Golkar ini pun meminta Kemlu untuk menyiapkan skenario darurat jika kondisi keamanan semakin memburuk.
“Komisi I DPR RI mengimbau Kementerian Luar Negeri untuk terus memantau perkembangan secara intensif, berkoordinasi dengan perwakilan RI di Caracas, serta menyiapkan skenario darurat apabila kondisi keamanan memburuk,” ujar Dave.
Dia menuturkan opsi evakuasi WNI ke Indonesia perlu dipersiapkan sejak dini. Meski demikian, dia mengingatkan agar opsi pemulangan itu tetap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Langkah tersebut (pemulangan WNI) harus dipersiapkan sejak dini sebagai antisipasi. Namun, pelaksanaannya tetap menunggu perkembangan situasi di lapangan,” ungkapnya.
“Artinya, kita tidak boleh gegabah, tetapi juga tidak boleh lengah. Kesiapan logistik, jalur evakuasi, dan komunikasi dengan WNI harus sudah disusun, sehingga bila keadaan mendesak, pemerintah dapat bergerak cepat,” kata Dave.
Sebelumnya, Kemlu memastikan seluruh WNI di Venezuela tidak ada yang menjadi korban dalam serangan AS ke Venezuela. Dia mengatakan seluruh WNI tersebut hingga saat ini dalam keadaan aman.
“Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” kata Kemlu dalam keterangan resmi, Sabtu (3/1/2026).
Meski demikian, pemerintah RI melalui KBRI Caracas terus memantau situasi di Venezuela dan memastikan keselamatan WNI.
“Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela,” kata Kemlu.
Selain itu, Kemlu juga meminta seluruh WNI di Venezuela untuk terus berkomunikasi dengan KBRI Caracas.
“Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas,” ujar Kemlu.(saa/raa)
Load more