Bandung, tvOnenews.com - Kawasan wisata Hutan kota babakan siliwangi di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kembali ramai dikunjungi wisatawan setelah resmi dibuka pasca renovasi. Namun di balik wajah barunya, masih tersimpan persoalan serius karena perbaikan belum menyentuh seluruh area kawasan.
Renovasi yang dilakukan pengelola baru difokuskan pada bagian depan kawasan wisata. Jalur masuk yang lebih tertata, spot foto yang estetik, serta sejumlah fasilitas baru sukses menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
Namun, kondisi berbeda justru ditemukan di bagian belakang hutan kota yang dinilai masih belum aman dan layak dikunjungi.
Baru-baru ini, seorang pengunjung dilaporkan terperosok di area belakang kawasan wisata tersebut. Kondisi jalur lintasan yang rusak diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan.
Ia mengakui bahwa perbaikan kawasan memang baru dilakukan di bagian depan, sementara area belakang akan dikerjakan pada tahap kedua renovasi.
Farhan juga mengaku telah menegur dan mengevaluasi pihak pengelola karena membuka serta mempromosikan kawasan wisata meski kapasitas dan kesiapan fasilitas belum sepenuhnya terpenuhi. Ia menyebut kapasitas kawasan saat ini baru sekitar 65 persen, sementara jumlah pengunjung sudah mencapai 100 persen.
Untuk mencegah kejadian serupa, Pemerintah Kota Bandung memutuskan menutup sementara kawasan wisata tersebut selama beberapa pekan ke depan guna melakukan perbaikan lanjutan, khususnya di jalur lintasan belakang dan struktur besi yang telah keropos.
Sementara itu, sejumlah pengunjung menilai Hutan Kota Babakan Siliwangi tetap menjadi destinasi wisata alternatif yang menarik karena suasananya yang sejuk dan rindang.
Namun, mereka juga mengeluhkan persoalan kebersihan, keterbatasan fasilitas bermain anak, serta minimnya petugas yang berjaga di jalur keliling hutan kota.
Pihak pengelola menyatakan renovasi tahap kedua akan mencakup perbaikan lantai lintasan di sepanjang kawasan hutan kota serta peningkatan aspek keselamatan pengunjung.