GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Chrisna Damayanto Penuhi Panggilan KPK, Kasus Suap Katalis Pertamina Kembali Disorot

Chrisna Damayanto penuhi panggilan KPK terkait kasus suap katalis Pertamina 2012–2014. Ia menjadi tersangka terakhir yang belum ditahan.
Senin, 5 Januari 2026 - 14:20 WIB
Ilustrasi gedung KPK.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero), Chrisna Damayanto, akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 5 Januari 2026. Kehadiran Chrisna menjadi sorotan karena ia merupakan tersangka terakhir yang belum ditahan dalam kasus dugaan suap pengadaan katalis di Pertamina pada tahun anggaran 2012–2014.

KPK sebelumnya telah memanggil ulang Chrisna setelah beberapa tersangka lain lebih dulu menjalani proses hukum. Pemeriksaan ini menandai kelanjutan penanganan perkara korupsi yang telah bergulir sejak 2023 dan sempat tertunda pada salah satu tersangkanya karena alasan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadir di Gedung Merah Putih KPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan kehadiran Chrisna Damayanto dalam agenda pemeriksaan tersebut.

“CD sebagai salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait katalis di Pertamina, hari ini hadir memenuhi pemeriksaan oleh penyidik,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta.

Berdasarkan catatan resmi KPK, Chrisna Damayanto tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada pukul 10.21 WIB. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran Chrisna dalam dugaan praktik korupsi yang berkaitan dengan pengadaan katalis di lingkungan Pertamina.

Kasus Katalis Pertamina Mulai Disidik Sejak 2023

Kasus ini pertama kali diumumkan KPK pada 6 November 2023, ketika lembaga antirasuah tersebut menyatakan telah meningkatkan status perkara dugaan korupsi pengadaan katalis di Pertamina ke tahap penyidikan.

Pada saat itu, KPK belum mengungkap identitas para tersangka. Namun, KPK menegaskan telah mengantongi bukti permulaan yang cukup, dengan nilai dugaan gratifikasi mencapai belasan miliar rupiah.

Proses penyidikan kemudian terus berjalan hingga akhirnya KPK secara resmi mengumumkan empat tersangka pada 17 Juli 2025.

Empat Tersangka Kasus Suap Katalis

Dalam pengumuman tersebut, KPK menetapkan empat pihak sebagai tersangka, yakni:

  • Chrisna Damayanto (CD) – Mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina

  • Alvin Pradipta Adiyota (APA) – Pihak swasta, anak dari Chrisna Damayanto

  • Gunardi Wantjik (GW) – Direktur PT Melanton Pratama

  • Frederick Aldo Gunardi (FAG) – Manajer Operasi PT Melanton Pratama

Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi strategis.

Penggeledahan Rumah Tersangka

Pada 8 Juli 2025, penyidik KPK menggeledah rumah Chrisna Damayanto dan putranya, Alvin Pradipta Adiyota. Selanjutnya, pada 15 Juli 2025, KPK menggeledah rumah Gunardi Wantjik dan Frederick Aldo Gunardi yang merupakan petinggi PT Melanton Pratama.

Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan langsung dengan proses pengadaan katalis di Pertamina.

Tiga Tersangka Sudah Ditahan

KPK kemudian menahan tiga tersangka lainnya pada 9 September 2025, yakni Alvin Pradipta Adiyota, Gunardi Wantjik, dan Frederick Aldo Gunardi. Ketiganya ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Chrisna Damayanto belum ditahan hingga saat ini. KPK menyebut penahanan terhadap Chrisna sempat ditunda karena alasan kesehatan, meski status hukumnya tetap sebagai tersangka.

Kehadiran Chrisna dalam pemeriksaan hari ini membuka peluang bagi KPK untuk menuntaskan seluruh rangkaian penyidikan dan menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk kemungkinan penahanan apabila kondisi kesehatannya dinyatakan memungkinkan.

Komitmen KPK Tuntaskan Perkara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan perkara dugaan suap pengadaan katalis di Pertamina secara tuntas dan transparan. Kasus ini dinilai memiliki dampak serius karena berkaitan dengan pengadaan strategis di perusahaan energi milik negara.

Pemeriksaan terhadap Chrisna Damayanto diharapkan dapat memperjelas konstruksi perkara, aliran dana, serta peran masing-masing tersangka dalam dugaan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah The Economist, Ekonom: Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik

Bantah The Economist, Ekonom: Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik

Belakangan ini, The Economist (media berbasis di Inggris) gencar melancarkan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
Gagal Lolos Liga Champions, Massimiliano Allegri Pasang Badan Bela Pemain AC Milan: Saya Juga Melakukan Kesalahan

Gagal Lolos Liga Champions, Massimiliano Allegri Pasang Badan Bela Pemain AC Milan: Saya Juga Melakukan Kesalahan

Kegagalan AC Milan tembus empat besar Serie A musim ini tinggalkan luka besar. Di tengah suasana penuh kekecewaan, pelatih Massimiliano Allegri justru memilih.
Debat Kedua Caketum HIPMI, Anthony Leong Gagas Youth Development Bank

Debat Kedua Caketum HIPMI, Anthony Leong Gagas Youth Development Bank

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Anthony Leong, melontarkan gagasan besar pembentukan Youth Development Bank dalam debat calon Ketua Umum BPP HIPMI yang digelar di Ballroom Hotel Meru Suka Bali, Jumat (23/5/2026).
Dirjen Imigrasi Ungkap Kasus TPPO Turun 65,92 Persen pada 2023-2025

Dirjen Imigrasi Ungkap Kasus TPPO Turun 65,92 Persen pada 2023-2025

Kemenimipas menyebut kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas negara mengalami penurunan signifikan pada 2023-2025.
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
3 Solusi Cepat Sherly Tjoanda Menjaga Stabilitas Ekonomi Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026

3 Solusi Cepat Sherly Tjoanda Menjaga Stabilitas Ekonomi Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026

Belum lama ini Gubernur Malut, Sherly Tjoanda menyampaikan langkah-langkah strategi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menyambut Idul Adha 2026

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Juara Kelas Berat UFC Soroti Kontroversi Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven: Sungguh Kecurangan

Juara Kelas Berat UFC Soroti Kontroversi Duel Tinju Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven: Sungguh Kecurangan

Juara kelas berat UFC, Tom Aspinall, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit dalam duel tinju Oleksandr Usyk melawan Rico Verhoeven yang dinilai.
Selengkapnya

Viral