News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Nasibnya Pramugari Gadungan Setelah Viral, Khairun Nisa Akui Ikut Penerbangan Batik Air dari Palembang ke Jakarta

Pihak kepolisian Bandara sudah melakukan pemeriksaan. Begini nasibnya sekarang, simak selengkapnya di sini.
Jumat, 9 Januari 2026 - 06:53 WIB
Begini Nasibnya Pramugari Gadungan Setelah Viral, Khairun Nisa Akui Ikut Penerbangan Batik Air dari Palembang ke Jakarta
Sumber :
  • X/ndymanoballl

Jakarta, tvOnenews.com- Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan adanya seorang wanita yang berpenampilan cantik selayaknya pramugari. Ternyata pramugari gadungan.

Pramugari Batik Air Gadungan Khairun Nisya
Pramugari Batik Air Gadungan Khairun Nisya
Sumber :
  • Instagram @dhiianputrirhamadany

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosoknya menjadi populer, dia disapa Nisya Pramugari yang bernama lengkap Khairun Nisa yang berpenampilan dengan seragam maskapai Batik Air.

Ternyata dia Pramugari Gadungan Batik Air karena bukanlah pegawai atau kru kabin resmi dari Lion Group tersebut.

3 Fakta Baru Khairun Nisa Pramugari Gadungan 

1. Dikembalikan ke Keluarga 

Kisruh pramugari gadungan waktu lalu membuat semua orang bertanya-tanya, bagaimana penanganan kasus tersebut?

Ternyata pihak kepolisian Bandara sudah melakukan pemeriksaan. Motif hanya karena malu dengan keluarga sebab gagal mengikuti tes pramugari.

Posisi Nisa Pramugari Gadungan itu dikatakan sudah dikembalikan ke keluarga. Setalah dirinya sudah meminta maaf. 

"Motifnya hanya karena malu kepada keluarga dan saat kejadian itu, penerbangannya sudah tinggal sebentar lagi, sehingga dia tidak sempat ganti seragam dan tetap mengenakannya pada saat penerbangan kembali ke Jakarta," katanya.

"Dan saat ini yang bersangkutan sudah mengakui, meminta permohonan maaf dan dikembalikan ke pihak keluarga," sambung keterangan Polres Bandara.

2.. Minta maaf dan Akui Malu

Atas kasus ini, pihak kepolisian Bandara Soekarno Hatta telah melakukan pemeriksaan terhadap Nisya Pramugari alias Khairun Nisa. 

Khairun Nisa diketahui berusia 23 tahun. Dalam video yang beredar di medsos, salah satunya akun @khairun_nisya02 yang mengaku bukan resmi awak kabin atau pramugari gadungan pada maskapai penerbangan Batik Air.    

Dia pun meminta maaf atas kejadian tersebut. Sebab melansir dari Antara, Nisa terpaksa melakukan hal tersebut karena diketahui terlanjur malu dengan keluarganya.

"Karena malu, yang bersangkutan tetap ngaku ke keluarga telah diterima dan bekerja di Batik Air, tapi kenyataannya itu tidak," ujar Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Kompol Yandri Mono di Tangerang, Kamis (8/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Seragam Beli di Online 

Lebih lanjut, kata Yandri berdasarkan hasil dari pemeriksaan, wanita tersebut sengaja mengenakan seragam Batik Air ia kenakan dibeli secara online.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT