Viral Kedai Boba di Bali Disorot karena Pakai Kemasan Infus, Otsuka Tegaskan Bukan Produk Resmi
- Istimewa
Selain menegaskan posisi perusahaan, Otsuka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi produk makanan dan minuman, khususnya yang menggunakan kemasan tidak lazim dan menyerupai alat medis.
“Perhatikan selalu aspek higienitas produk dan kejelasan sumber kemasan sebelum mengonsumsi,” tegas pihak Otsuka.
Fenomena penggunaan kemasan menyerupai alat kesehatan untuk produk makanan dan minuman memang bukan pertama kali terjadi. Namun, kasus di Bali ini kembali memunculkan kekhawatiran soal keamanan pangan dan potensi penyalahgunaan limbah medis. Secara umum, limbah medis dikategorikan sebagai limbah berbahaya dan beracun (B3) yang harus dikelola dengan prosedur ketat karena berisiko membawa kontaminasi biologis maupun kimia.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kedai teh boba terkait asal kemasan infus yang digunakan maupun proses sterilisasi yang diklaim dilakukan. Namun tekanan publik terus meningkat agar klarifikasi dilakukan secara terbuka demi melindungi konsumen.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap inovasi kemasan dalam industri kuliner. Meski tampilan unik dapat menarik perhatian, aspek keselamatan dan kepatuhan hukum tetap menjadi prioritas utama.
Untuk laporan dan pertanyaan terkait produk resmi PT Otsuka Indonesia, masyarakat dapat mengakses situs resmi perusahaan atau akun media sosial resmi Otsuka Indonesia. Pihak perusahaan menegaskan akan terus memantau dan mengambil langkah yang diperlukan terkait dugaan penyalahgunaan merek dan kemasan tersebut. (nsp)
Load more