News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengurusan Visa ke Luar Negeri di Indonesia Masih Rumit, Edukasi dan Pendampingan Jadi Kunci

Pengurusan visa ke luar negeri di Indonesia masih rumit. WEPOSE hadir menawarkan pendampingan terstruktur untuk meminimalkan risiko penolakan visa.
Selasa, 6 Januari 2026 - 17:50 WIB
Ilustrasi Visa
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri terus menunjukkan tren peningkatan. Perjalanan untuk tujuan wisata, pendidikan, bisnis, hingga pekerjaan kini semakin umum dilakukan. Namun, di balik tingginya minat bepergian, pengurusan visa masih menjadi tahapan yang kerap dianggap paling melelahkan oleh masyarakat. Proses yang panjang dan berlapis sering kali menjadi penghalang utama sebelum seseorang benar-benar bisa berangkat ke negara tujuan.

Kerumitan pengurusan visa di Indonesia tidak lepas dari banyaknya persyaratan administratif yang harus dipenuhi. Setiap negara memiliki aturan berbeda, mulai dari jenis dokumen, format pengajuan, hingga standar penilaian kelayakan pemohon. Tidak jarang, pemohon harus bolak-balik melengkapi berkas atau bahkan datang langsung ke kota tertentu karena keterbatasan akses layanan kedutaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah lain yang sering muncul adalah kurangnya pemahaman pemohon terhadap standar dokumen yang diminta. Kesalahan kecil seperti data yang tidak konsisten, dokumen buram, atau format unggahan yang keliru dapat berujung pada penolakan visa. Kondisi ini membuat banyak pemohon merasa proses visa bukan hanya rumit, tetapi juga penuh ketidakpastian.

Faktor finansial juga menjadi salah satu titik krusial. Bukti keuangan yang dinilai tidak kuat, saldo rekening yang tidak stabil, atau sponsor yang tidak memenuhi syarat sering kali menjadi alasan penolakan. Selain itu, rencana perjalanan yang dianggap tidak realistis atau terlalu ambigu kerap menimbulkan kecurigaan dari pihak imigrasi negara tujuan.

Di sisi lain, pemohon visa juga dituntut untuk menunjukkan ikatan kuat dengan Indonesia. Tidak adanya bukti pekerjaan tetap, aset, atau keluarga yang jelas dapat memunculkan anggapan risiko overstay atau bekerja secara ilegal. Ditambah lagi, masa berlaku paspor yang kurang dari enam bulan serta riwayat pelanggaran visa sebelumnya menjadi hambatan serius yang sering diabaikan pemohon.

Kondisi tersebut membuat pengurusan visa kerap dipersepsikan sebagai proses yang menegangkan dan berisiko. Padahal, pada prinsipnya, pihak imigrasi hanya ingin memastikan tujuan perjalanan jelas, pemohon patuh pada aturan, dan tidak menimbulkan masalah keamanan. Di sinilah pentingnya edukasi dan pendampingan yang tepat agar proses visa dapat berjalan lebih terarah dan realistis.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi penekanan keras pada percepatan elektrifikasi nasional setelah terungkap masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.
Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026. Di tengah harapan memaksimalkan turnamen yang digelar di kandang sendiri sebagai ajang evaluasi skuad dan pematangan taktik, dua pemain kunci dipastikan absen akibat sanksi dari FIFA.
Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John. Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Miris 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Densus 88 Antiteror Polri: Rata-rata Korban Bullying

Miris 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Densus 88 Antiteror Polri: Rata-rata Korban Bullying

Densus 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu dilakukan penanganan prioritas.
PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia.
Bareskrim Polri Ungkap Grok AI untuk Konten Asusila Masuk Tindak Pidana

Bareskrim Polri Ungkap Grok AI untuk Konten Asusila Masuk Tindak Pidana

Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji angkat bicara soal dugaan penyalahgunaan fitur kecerdasan buatan Grok AI pada platform X, yang digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten asusila, termasuk manipulasi foto pribadi.

Trending

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

PSSI Ambil Langkah Berani, Rekam Jejak John Herdman Bikin Asia Tenggara Terkejut

Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia langsung menyita perhatian publik sepak bola Asia.
Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Liga Malaysia Terancam Tak Diakui, AFC Blak-blakan Bongkar Ancaman Serius Ini

Sepak bola Malaysia terancam memasuki masa kelam menyusul peringatan keras dari Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John. Ia menegaskan bahwa Malaysia berpotensi menghadapi sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) benar-benar dijatuhi hukuman skorsing.
Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Resmi Bercerai, Ini Bagian Harta Gono-Gini Ridwan Kamil-Atalia Praratya

Eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi bercerai dengan Atalia Praratya usai diputus oleh Pengadilan Agama (PA) Bandung.
Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Kabar Baik Diterima Chelsea! Cole Palmer Dipastikan Siap Main Lawan Fulham

Pelatih sementara Chelsea, Calum McFarlane, memastikan gelandang serang andalannya, Cole Palmer, siap dimainkan saat The Blues bertandang ke markas Fulham pada lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris 2025/2026
Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Elektrifikasi 2025 Dinilai Kurang Memuaskan, Prabowo Minta 5.700 Desa Dapat Pasokan Listrik

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi penekanan keras pada percepatan elektrifikasi nasional setelah terungkap masih ada ribuan desa di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.
Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Kabar Buruk Jelang FIFA Series 2026, Dua Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Absen

Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026. Di tengah harapan memaksimalkan turnamen yang digelar di kandang sendiri sebagai ajang evaluasi skuad dan pematangan taktik, dua pemain kunci dipastikan absen akibat sanksi dari FIFA.
Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Hansi Flick Buka Suara Jelang Semifinal Piala Super Spanyol, Barcelona Tak Mau Gagal Pertahankan Gelar

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan target timnya untuk mempertahankan gelar juara Piala Super Spanyol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT