News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemlu Tegaskan Pemberian Calling Visa 51 WN Israel Bukan Bentuk Pengakuan: Indonesia Tetap Dukung Kemerdekaan Palestina

Kemlu RI menegaskan bahwa pemberian calling visa kepada sejumlah warga negara (WN) Israel sama sekali tidak dapat dimaknai sebagai bentuk pengakuan Indonesia terhadap Israel.
Rabu, 7 Januari 2026 - 12:40 WIB
Juru Bicara 1 Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang
Sumber :
  • Kemlu

Jakarta, tvOnenews.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa pemberian calling visa kepada sejumlah warga negara (WN) Israel sama sekali tidak dapat dimaknai sebagai bentuk pengakuan Indonesia terhadap Israel.

Pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak mengubah sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara 1 Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menekankan bahwa prinsip dasar politik luar negeri Indonesia tetap kokoh dan tidak bergeser, meskipun terdapat kebijakan administratif terkait visa.

“Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pemberian calling visa tidak bermakna pengakuan terhadap Israel, serta tidak mengubah komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan dan kedaulatan Palestina dan mendorong solusi dua negara demi perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” ujar Yvonne saat dihubungi tvOnenews.com, Rabu (7/1/2026).

Yvonne juga menegaskan bahwa skema calling visa bukan kebijakan khusus yang hanya diterapkan kepada Israel.

Pemerintah Indonesia, kata dia, memberlakukan mekanisme serupa kepada sejumlah negara lain sebagai bagian dari instrumen pengendalian keimigrasian.

“Selain Israel, terdapat juga beberapa negara lain yang termasuk ke dalam skema calling visa,” tegasnya.

Penegasan Kemlu ini sejalan dengan pernyataan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, yang sebelumnya menyatakan bahwa pemberian calling visa kepada WN Israel bukan keputusan sepihak satu kementerian.

Agus menjelaskan setiap pengajuan visa oleh WN Israel selalu dibahas secara kolektif oleh tim lintas kementerian dan lembaga terkait.

“Kalau visa yang diajukan oleh warga negara Israel itu selalu ada tim yang membahas mereka diizinkan masuk atau tidak,” kata Agus di Jakarta, Sabtu (3/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan kewenangan penerbitan visa tidak berada di satu institusi semata, melainkan melalui mekanisme koordinasi bersama antarinstansi pemerintah.

“Jadi bukan menjadi kewenangan dari satu kementerian di kementerian imigrasi saja, tapi melalui rapat koordinasi yang bersama,” ujar mantan Wakil Kepala Polri tersebut. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Sentil Lulusan Sekolah Tinggi yang Cuma Mau Jadi ASN: Lapangan Kerja di Luar Itu Terbuka Lebar

Dedi Mulyadi Sentil Lulusan Sekolah Tinggi yang Cuma Mau Jadi ASN: Lapangan Kerja di Luar Itu Terbuka Lebar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti fenomena banyaknya kelompok lulusan berpendidikan tinggi yang justru mendominasi angka pengangguran terbuka. 
HASI 2026 Dorong Industri Sawit Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

HASI 2026 Dorong Industri Sawit Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

Hai Sawit Simposium (HASI) 2026 kembali berlangsung di Jakarta pada Rabu (22/4/2026).
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Resmi Dipecat! Chelsea Akhiri Masa Jabatan Liam Rosenior Usai Rentetan Kekalahan Memalukan

Resmi Dipecat! Chelsea Akhiri Masa Jabatan Liam Rosenior Usai Rentetan Kekalahan Memalukan

Chelsea resmi memecat pelatih Liam Rosenior setelah rentetan hasil buruk yang dialami klub asal London tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
PKS Konsisten Tolak UU Cipta Kerja, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan Pro Buruh

PKS Konsisten Tolak UU Cipta Kerja, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan Pro Buruh

Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei dengan menggelar talkshow "Mayday dan
Buntut Aksi Anarkis yang Viral, Dua Sopir Angkot Perusak Kaca Mobil di Ciracas Diciduk Polisi

Buntut Aksi Anarkis yang Viral, Dua Sopir Angkot Perusak Kaca Mobil di Ciracas Diciduk Polisi

Aparat kepolisian meringkus dua orang sopir angkutan kota (angkot) trayek Depok–Kampung Rambutan yang diduga terlibat dalam perusakan sebuah mobil pribadi. 

Trending

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Presiden Minta Cepat, Dedi Mulyadi Siap Kawal Proyek PSEL Bogor-Bekasi Demi Hindari Tragedi Bantar Gebang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menandatangani kesepakatan strategis untuk mengubah sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bogor Raya, Selasa (21/4).
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Resmi Dipecat! Chelsea Akhiri Masa Jabatan Liam Rosenior Usai Rentetan Kekalahan Memalukan

Resmi Dipecat! Chelsea Akhiri Masa Jabatan Liam Rosenior Usai Rentetan Kekalahan Memalukan

Chelsea resmi memecat pelatih Liam Rosenior setelah rentetan hasil buruk yang dialami klub asal London tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Sentil Lulusan Sekolah Tinggi yang Cuma Mau Jadi ASN: Lapangan Kerja di Luar Itu Terbuka Lebar

Dedi Mulyadi Sentil Lulusan Sekolah Tinggi yang Cuma Mau Jadi ASN: Lapangan Kerja di Luar Itu Terbuka Lebar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyoroti fenomena banyaknya kelompok lulusan berpendidikan tinggi yang justru mendominasi angka pengangguran terbuka. 
HASI 2026 Dorong Industri Sawit Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

HASI 2026 Dorong Industri Sawit Beradaptasi dengan Kemajuan Teknologi

Hai Sawit Simposium (HASI) 2026 kembali berlangsung di Jakarta pada Rabu (22/4/2026).
Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Targetkan 2.772 Kilometer, Jalur Kereta Api Kalimantan Mulai Direncanakan Secara Matang

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius untuk membangun jaringan jalur kereta api sepanjang 2.772 kilometer di Pulau Kalimantan. 
Selengkapnya

Viral