Setahun Jabat Presiden, Prabowo Ngaku Kerap Mau Disogok: Jangan Berkuasa Habis Itu Jual Diri
- YouTube/Setpres
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, mengungkap pengalaman mengejutkan selama satu tahun pertama memimpin Indonesia sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Di hadapan publik, Prabowo secara terbuka mengaku kerap menghadapi upaya penyogokan dari berbagai pihak, sebuah realitas kekuasaan yang membuatnya geleng-geleng kepala.
Pengakuan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
“Aku satu tahun aja jadi presiden ya, geleng-geleng kepala saya, berapa kali saya mau disogok bolak-balik datang, minta ini, minta itu,” kata Prabowo.
Meski tidak membeberkan identitas pihak-pihak yang mencoba menyuapnya, Prabowo menegaskan sikap tegasnya untuk menolak segala bentuk praktik yang melanggar hukum dan etika pemerintahan. Ia menekankan bahwa dirinya memilih berdiri di atas aturan negara.
“Tegakkan peraturan, tegakkan sesuai dengan peraturan bangsa dan negara saya enggak ikut-ikut yang lain,” ujarnya.
Presiden juga menyinggung dinamika politik dalam sistem demokrasi. Menurutnya, persaingan adalah hal yang wajar, namun tidak boleh berujung pada pengkhianatan terhadap amanat rakyat setelah kekuasaan diraih.
“Bersaing tujuannya sama, begitu siapa pun yang menang, harus bekerja, harus membela rakyat, harus bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia, jangan berkuasa habis itu menjual diri,” tegas Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah ruang tawar-menawar kepentingan, melainkan amanah yang harus dijaga dengan integritas, terutama di tengah upaya pemerintahannya membangun fondasi pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat. (agr/iwh)
Load more