GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris 70 Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital, Densus 88 Antiteror Polri: Rata-rata Korban Bullying

Densus 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu dilakukan penanganan prioritas.
Kamis, 8 Januari 2026 - 01:00 WIB
ilustrasi bullying
Sumber :
  • pexels.com/Mikhail Nilov

Jakarta, tvOnenews.com - Densus 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa sebanyak 70 anak di 19 provinsi Indonesia yang terpapar konten kekerasan di ruang digital, perlu dilakukan penanganan prioritas.

Hal ini dinyatakan oleh Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana di Bareskrim Polri, Rabu (7/1/2026) usai mendapati para anak tersebut tergabung dalam 27 grup yang menyebarkan paham ekstremisme sebagai inspirasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada tanggal 22 Desember 2025, Mabes Polri beserta jajaran serempak untuk bersama-sama dengan kementerian/lembaga terkait segera mengintervensi anak yang lain ya, daripada 70 orang ini,” kata Mayndra.

Lebih lanjut Mayndra mengungkapkan, anak-anak ini perlu penanganan prioritas lantaran ditemukan adanya rencana bunuh diri usai meledakkan beberapa kelas di sekolahnya.

“Mengapa penanganan anak-anak ini prioritas? Dari interview yang dilakukan oleh penyelidik, kami menemukan bahwa anak-anak ini di dalam wilayah yang berbeda berencana untuk melakukan bunuh diri setelah meledakkan beberapa kelas. Ya di sini disebutkan kelas 7, kelas 8, kelas 9. Lalu membantai guru, mensabotase CCTV. Sasaran aksinya adalah teman sekolah dan guru,” terang Mayndra.

Kemudian di dalam grup juga ditemukan adanya seseorang yang mengajarkan para member grup, untuk membuat bom hingga peluru.

“Mengajarkan kepada para member group yang mereka miliki untuk membuat bom, salah satunya bom pipa. Mengajarkan kepada member group untuk membuat peluru. Ikut serta dalam pembicaraan bagaimana membuat pipa menjadi barang yang berbahaya dan mematikan,” tutur Mayndra.

“Mengatakan bahwa dirinya memiliki bom pipa. Ditemukan bubuk yang diidentifikasi sebagai bahan kimia dalam membuat bahan peledak serta perangkat elektronik. Juga atribut-atribut yang ber-genre kekerasan seperti Neo-Nazi, White Supremacy, dan lain-lain,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu Mayndra mengungkapkan bahwa beberapa anak juga sudah melakukan pembelian replika senjata. 

“Ada juga yang ingin melakukan penusukan di sekolah, dan sasaran penusukannya adalah pembully di sekolah. Dan juga keterkaitan inspirasi beberapa game yang dilakukan, yaitu game-game yang ber-genre kekerasan. Yang di mana kita ketahui, beberapa informasi terakhir yang kita dapat juga terjadi kekerasan serupa yang menimpa keluarga dan sebagainya. Tapi yang ini sasarannya adalah sekolah,” tegas Mayndra.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Amerika Serikat Lancarkan Serangan Militer ke Iran

Alasan Amerika Serikat Lancarkan Serangan Militer ke Iran

Konflik di Timur Tengah meledak setelah Amerika Serikat (AS) dilaporkan meluncurkan serangan militer besar-besaran terhadap berbagai titik di Iran. 
Gagal Menangi Sprint Race MotoGP Thailand 2026 karena Penalti, Marc Marquez Bilang Begini...

Gagal Menangi Sprint Race MotoGP Thailand 2026 karena Penalti, Marc Marquez Bilang Begini...

Marc Marquez memilih tetap tenang meski penalti satu posisi dari race direction membuatnya kehilangan kemenangan pada sprint GP Thailand, Sabtu (28/2/2026).
Kantor Khamenei Digempur, Teheran Bergejolak: Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sudah Diamankan

Kantor Khamenei Digempur, Teheran Bergejolak: Pemimpin Tertinggi Iran Dikabarkan Sudah Diamankan

Kantor Pemimpin Tertinggi Iran di Teheran diserang. Ali Khamenei dilaporkan telah diamankan saat operasi Israel-AS mengguncang Iran.
Demian: Tak Hanya Film, Seluruh Konten Bertema Horor Jadi Tontonan Favorit saat Ramadan

Demian: Tak Hanya Film, Seluruh Konten Bertema Horor Jadi Tontonan Favorit saat Ramadan

Genre horor kini menjadi salah satu pilihan hiburan masyarakat Indonesia sebagai teman ngabuburit di Ramadan.
Jordi Amat Menggila di Persija! Musim Paling Tajam Sepanjang Karier, 3 Gol Buka Peluang Comeback ke Timnas Indonesia

Jordi Amat Menggila di Persija! Musim Paling Tajam Sepanjang Karier, 3 Gol Buka Peluang Comeback ke Timnas Indonesia

Jordi Amat tampil luar biasa bersama Persija dengan 3 gol di Super League 2025/2026. Musim tersubur ini membuka peluang bek naturalisasi itu kembali dipanggil Timnas Indonesia.
Sebut Israel Salah Perhitungan, Iran Pastikan Lancarkan Serangan Balasan Sebelum Hari Berganti

Sebut Israel Salah Perhitungan, Iran Pastikan Lancarkan Serangan Balasan Sebelum Hari Berganti

Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi akan segera meluncurkan serangan balasan terhadap Israel pada Sabtu (28/2). 

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Sri Eliza, Perempuan di Balik Alex Noerdin: Setia Mendampingi hingga Akhir, Kini Jadi Sorotan Publik

Sri Eliza, Perempuan di Balik Alex Noerdin: Setia Mendampingi hingga Akhir, Kini Jadi Sorotan Publik

Sri Eliza, istri mendiang Alex Noerdin, dikenal setia mendampingi sang gubernur dua periode Sumsel hingga akhir hayat dan tetap tegar di tengah ujian keluarga.istri alex noerdin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT