News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi dan Motif Wanita Cantik Nekat Nyamar Jadi Pramugari Batik Air, Beli Seragam dari Online

Dalam rekaman yang beredar, Khairun Nisya tampak percaya diri mengenakan seragam pramugari Batik Air berwarna merah dengan kebaya putih ketat. 
Kamis, 8 Januari 2026 - 10:43 WIB
Cewek cantik nyamar jadi pramugari Batik Air
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Media sosial dihebohkan oleh aksi seorang wanita muda berinisial Khairun Nisya yang ketahuan menyamar sebagai pramugari maskapai Batik Air dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (6/1/2026) malam dan menjadi sorotan publik setelah videonya viral.

Dalam rekaman yang beredar, Khairun Nisya tampak percaya diri mengenakan seragam pramugari Batik Air berwarna merah dengan kebaya putih ketat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rambutnya dicepol rapi, lengkap dengan koper dan dua tas layaknya awak kabin yang hendak bertugas. Bahkan, gerak-geriknya dinilai menyerupai pramugari profesional.

Berdasarkan keterangan yang diunggah akun Instagram @jabodetabek24info, Khairun Nisya sempat melintasi fast track atau jalur khusus awak kabin di Bandara Palembang. Namun, kecurigaan muncul saat ia sudah berada di dalam pesawat.

Awak kabin yang bertugas kemudian melakukan pengecekan. Meski Khairun Nisya mengenakan tanda pengenal, corak batik pada seragam yang dikenakannya berbeda dengan seragam resmi pramugari Batik Air. 

Setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, awak kabin langsung berkoordinasi dengan petugas Aviation Security (Avsec) untuk mengamankan yang bersangkutan.

“Dia mendapatkan seragam itu secara online. Ketahuannya karena beda corak,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, Kamis (8/1/2026).

Motif Khairun Nisya Menyamar Jadi Pramugari

Dalam pemeriksaan, Khairun Nisya mengaku tidak memiliki niat melakukan tindak kejahatan. Aksinya mengenakan seragam pramugari ternyata didorong oleh rasa malu kepada keluarga.

Kompol Yandri menjelaskan, Khairun Nisya sebelumnya merantau dari Palembang ke Jakarta untuk melamar pekerjaan sebagai pramugari. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Demi menjaga kepercayaan keluarga, Khairun Nisya nekat mengaku telah diterima bekerja di Batik Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu merantau dari Palembang ke Jakarta minta izin ke keluarga untuk lamar kerja sebagai pramugari, namun gagal. Karena malu, yang bersangkutan tetap ngaku ke keluarga telah diterima dan bekerja di Batik Air, faktanya tidak,” jelas Yandri.

Saat kembali ke Jakarta, Khairun Nisya sebenarnya berniat mengganti pakaian di bandara. Namun karena waktu keberangkatan yang mepet, ia tidak sempat berganti busana dan akhirnya tetap mengenakan seragam pramugari hingga naik pesawat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Keempat, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan belasan kapal tersebut digunakan untuk menyisir wilayah laut yang telah ditentukan dalam operasi pencarian.
Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Musim Paceklik Mengancam, Zulhas Salurkan Beras: 33,2 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Lagi

Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di tengah musim paceklik yang berpotensi menekan daya beli masyarakat sekaligus mendorong kenaikan harga pangan.
Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Soal Pensiun dari UFC, Ini Jawaban Justin Gaethje dan Kans Rematch Lawan Ilia Topuria

Justin Gaethje belum memastikan masa depannya di UFC setelah kemenangan atas Ilia Topuria. Di tengah isu pensiun, peluang terjadinya rematch dengan sang juara.
Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Barang Bukti ini Ditemukan Polisi di TKP Penembakan ASN Diduga oleh KKB di Jayawijaya

Polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti ditemukan di TKP penembakan 3 ASN Jayawijaya diduga oleh KKB.
Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU Resmi Dibubarkan, Gus Ipul: yang Menang Bermartabat yang Kalah Terhormat

Panitia Muktamar ke-35 NU resmi dibubarkan setelah seluruh rangkaian pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dinyatakan selesai.
KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Peluang Jokowi Dihadirkan di Sidang Kasus Kuota Haji

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaga antirasuah masih melihat perkembangan persidangan dan pandangan majelis hakim

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Selengkapnya

Viral