Ciri-Ciri Anak Terpapar Ekstremisme Menurut Densus 88: Marah Kalau Gadget-nya Dilihat Orang Lain hingga Suka Menyendiri
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Inilah ciri-ciri anak terpapar ekstremisme di dalam true crime community (TCC) menurut Densus 88.
Juru Bicara Densus 88 AT Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana memaparkan ciri-cirinya.
Pertama, ditemukan simbol atau nama pelaku kekerasan pada barang pribadi milik anak. Nama atau simbol ini bisa jadi tokoh idola atau sosok yang ingin diikuti perilakunya.
Kedua, anak suka menirukan tokoh atau idola di dalam komunitas tersebut.
Ketiga, anak cenderung menarik diri dari pergaulan. Anak-anak cenderung lebih suka menyendiri berlama-lama untuk mengakses komunitas true crime.
"Ini sudah terbukti. Pernah terjadi insiden di SMAN 72 dan ABH (anak berhadapan hukum) yang melakukan tindakan tersebut. Dari replika senjatanya, dari unggahannya, dari gaya berpakaiannya, bahkan aksi-aksinya. Ini adalah cosplay pelaku-pelaku sebelumnya dari negara asalnya," ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Keempat, kata dia, anak menyukai konten kekerasan dan sadistis.
Kelima, anak akan marah berlebihan apabila gadget-nya dilihat orang lain.
Keenam, anak membawa senjata api replika dan pisau.
"Kerap kadang dia bawa ke sekolah untuk dibuat inspirasi melakukan kekerasan," terangnya.
Densus 88 menyebut terdapat 70 anak yang tergabung dalam grup true crime community yang mengandung konten kekerasan.
Untuk sebaran usia, anak-anak tersebut berusia rentang dari 11 sampai 18 tahun.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 anak telah dilakukan intervensi melalui asesmen, pemetaan, konseling dan upaya lainnya oleh Densus 88 yang dengan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan. (ant/nsi)
Load more