Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan
- dok.tvonenews.com/tiktok @khairun_nisya02
Jakarta, tvOnenews.com - Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan seorang wanita bernama Khairun Nisya (23) setelah kedapatan menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air.
Aksi nekat warga asal Palembang ini sebelumnya sempat viral di media sosial setelah penumpang lain memotret dirinya mengenakan seragam lengkap dalam penerbangan rute Palembang-Jakarta, Selasa (6/1).
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa motif di balik tindakan KN murni karena alasan pribadi.
Pelaku merasa malu kepada keluarganya setelah gagal dalam seleksi penerimaan pramugari, padahal ia sudah telanjur berpamitan untuk bekerja di Jakarta.
"Dia mendapatkan seragam itu secara online. Ketahuannya karena beda corak. Lalu, dia ini merantau dari Palembang ke Jakarta minta izin ke keluarga untuk melamar kerja sebagai pramugari, namun gagal," ungkap Yandri dalam keterangannya di Tangerang, Kamis (8/1/2026).
Kecurigaan petugas bermula saat KN mencoba memanfaatkan fasilitas fast track atau jalur cepat yang biasanya hanya diperuntukkan bagi awak kabin yang sedang bertugas.
Namun, kru pesawat yang asli segera menyadari ada yang tidak beres pada seragam yang dikenakan pelaku, terutama pada detail corak kainnya.
Kru kabin kemudian melaporkan temuan itu kepada petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta untuk ditindaklanjuti saat pesawat mendarat.
Kepada polisi, KN mengaku terpaksa bersandiwara karena tidak sanggup berkata jujur kepada orang tuanya.
"Karena malu, yang bersangkutan tetap ngaku ke keluarga telah diterima dan bekerja di Batik Air, tapi kenyataannya itu tidak," tambah Yandri.
Lantaran jadwal penerbangan kembali ke Jakarta sudah sangat dekat, KN tidak sempat mengganti pakaian dan memilih tetap mengenakan seragam palsu tersebut selama perjalanan.
Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, KN telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf. Pihak kepolisian akhirnya memutuskan untuk mengembalikan KN kepada pihak keluarganya. (ant/dpi)
Load more