News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Jumat, 9 Januari 2026 - 05:00 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan tim penyidik bukan penggeledahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun terkait pencocokan data soal penyidikan dugaan korupsi tambang, di wilayah Konawe Utara, yang saat ini tengah ditangani oleh tim Kejagung.

“Memang kemarin ada kegiatan teman-teman dari Gedung Bundar ke Kementerian Kehutanan. Kegiatan itu bukan penggeledahan, tapi pencocokan data. Karena kebetulan tim Gedung Bundar sedang menangani perkara penyidikan dalam perkara kegiatan tambang di wilayah Konawe Utara,” jelas Anang, kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

Lebih lanjut Anang menuturkan, penyelidikan ini dimulai sejak September 2025. Kemudian pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, hingga penyitaan barang bukti.

“Tim penyidik sudah melakukan sebelumnya, ini dimulai dari tahun 2025, dari bulan September. Itu sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, juga penggeledahan dan penyitaan terhadap beberapa dokumen dan alat bukti lainnya di wilayah Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Namun dari pengembangan dugaan korupsi ini, pihaknya masih membutuhkan data tambahan, sehingga Anang menerangkan, kedatangan timnya ke Kemenhut dalam rangka pencocokan data.

“Dari pengembangan itu kemudian kita membutuhkan data tambahan dari satker terkait dalam hal ini Kementerian Kehutanan. Jadi kemarin datang itu dalam rangka pencocokan data,” ucap Anang.

Kemudian Anang menjelaskan, dari pencocokan data yang telah dilakukan, tim penyidik menerima sejumlah dokumen dari pihak Kemenhut. Tetapi dokumeb ini belum dapat diperlihatkan ke publik, sebab masih dalam proses penyidikan dan sifatnya masih tertutup.

“Yang kemarin data yang diambil kemarin pencocokan itu, kita terima dari teman-teman Kemenhut itu, ada beberapa data termasuk yang terkait dengan penyelidikan di Konawe Utara, dokumen-dokumen,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekadar informasi, penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia mendatangi kantor Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan (Kemenhut RI), pada Rabu (7/1/2026).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi mengatakan, kehadiran penyidik Kejaksaan Agung tersebut dimaksudkan untuk melakukan pencocokan data terkait perubahan fungsi kawasan hutan, khususnya hutan lindung di beberapa daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update Ranking BWF usai Denmark Open 2026: Jonatan Christie Terjun Bebas, Dua Ganda Putri Kompak Tembus 10 Besar

Update ranking BWF usai Denmark Open 2026. Sejumlah posisi pebulu tangkis Indonesia melesat, namun ada beberapa andalan tanah air yang turun peringkat seperti Jonatan Christie.
TASPEN Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Ajak Jurnalis, ASN, dan Masyarakat Partisipasi dengan Total Hadiah Rp60 Juta

TASPEN Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Ajak Jurnalis, ASN, dan Masyarakat Partisipasi dengan Total Hadiah Rp60 Juta

TASPEN gelar Anugerah Jurnalistik 2026, ajak para jurnalis, ASN, hingga masyarakat partisipan dengan total hadiah Rp60 juta.
Mau Beralih ke iPhone? Siap-Siap Kaget dengan 5 Perbedaan Ini jika Terbiasa Pakai Android

Mau Beralih ke iPhone? Siap-Siap Kaget dengan 5 Perbedaan Ini jika Terbiasa Pakai Android

Berbagai keunggulan iPhone membuat banyak pengguna Android tertarik beralih ke ekosistem Apple. Berikut lima hal yang perdlu dipertimbangkan sebelum beralih.
Kronologi Lengkap Kasus Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes, Berawal dari Sakit Hati

Kronologi Lengkap Kasus Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes, Berawal dari Sakit Hati

Polres Brebes mengungkap motif dugaan pelaku melakukan aksi pembunuhan dan mutilasi ayah kandung karena sakit hati korban tidak bekerja dan sering minta rokok.
Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan Ole Romeny Belum Main Lagi Sejak Bantu Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny belum pernah dimainkan lagi sejak membantu Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Sang striker kembali absen saat Fortuna Sittard berlaga.
Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Runner-up di Misano, Naik Kasta ke Moto3 2027 Belum Terwujud

Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Runner-up di Misano, Naik Kasta ke Moto3 2027 Belum Terwujud

Pembalap Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa nyaris meraih kemenangan pada seri penutup FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (18/10/2026).

Trending

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Keluarga Korban Minta Kapolri Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Penembakan Bharatu Valdo oleh Juniornya

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo, di Mako Polairud Tangerang Selatan oleh diduga juniornya, menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. 
Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Sebelum Meninggal, Bocah Difabel di Surabaya Ditemukan dengan Bekas Tamparan dan Pasir di Tubuh

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), bocah difabel di Surabaya, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sang ayah, Selaras Abdul Wahid, mengungkap putranya pernah.
Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

Hasil Survei PPI soal Simulasi Elektabilitas Cawapres: Dedi Mulyadi Teratas, Lebih Unggul dari Gibran dan AHY

PPI merilis studi terbaru yang menempatkan Dedi Mulyadi (KDM) ungguli Gibran Rakabuming Raka dan AHY dalam simulasi elektabilitas Cawapres untuk Pilpres 2029.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Komunitas Ini Himpun Masukan Publik untuk Evaluasi Program Pemerintah

Menjelang dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Komunitas Melek Politik menggelar aksi serap aspirasi masyarakat di Taman Ayodya, Blok M, Jakarta, Sabtu (17/10). 
Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Serahkan Diri ke Polsek, Pemuda di Brebes Mengaku Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Pemuda berinisial HS menyerahkan diri ke kantor polisi. Ia mengaku telah membunuh hingga mutilasi ayah kandung sendiri akibat kesal korban tidak pernah bekerja.
Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Apa Motif Di Balik Penembakan Bharatu Valdo oleh Sesama Polisi? Tubuh Korban Penuh Luka Sangkur

Kematian tragis anggota Ditpoludara, Bharatu Valdo di Mako Polairud Tangerang Selatan (Tangsel), menyisakan duka mendalam sekaligus tanya besar bagi keluarga. 
Selengkapnya

Viral