News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Geologi Ungkap Penyebab Air Jernih Kebiruan Muncul di Sinkhole Limapuluh Kota Sumbar

Ahli geologi ungkap penyebab air jernih kebiruan dan naiknya debit di sinkhole Limapuluh Kota Sumbar, dipicu batu kapur dan tekanan air tanah.
Jumat, 9 Januari 2026 - 14:18 WIB
Ahli Geologi Ungkap Penyebab Air Jernih Kebiruan Muncul di Sinkhole Limapuluh Kota Sumbar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena munculnya lubang besar atau sinkhole di tengah area persawahan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, masih menjadi perhatian serius warga dan pemerintah setempat. Hingga Kamis, 8 Januari 2026, debit air di dalam lubang tersebut dilaporkan terus meningkat dan kini telah mencapai permukaan tanah, bahkan mulai menggenangi sawah di sekitarnya.

Pemilik sawah, Adrol Mios, mengaku cemas kondisi ini akan semakin meluas dan merusak tanaman padi di petak sawah lainnya. Kekhawatiran warga bertambah karena air yang keluar dari sinkhole tampak sangat jernih dan berwarna kebiruan, berbeda dengan air sawah yang umumnya keruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi fenomena tersebut, Ahli Geologi Sumatera Barat, Ade Edward, menjelaskan bahwa naiknya debit air di dalam sinkhole merupakan akibat dari tekanan air tanah di rongga-rongga bawah permukaan. Wilayah Limapuluh Kota, khususnya Nagari Situjuah Batuah, dikenal memiliki karakteristik formasi batuan kapur yang rentan mengalami pelarutan.

“Di bawah permukaan tanah itu terdapat rongga-rongga. Air tanah yang terakumulasi di dalamnya mengalami tekanan dan kemudian naik ke permukaan melalui lubang tersebut, sehingga debit air terlihat meningkat,” jelas Ade Edward.

Menurutnya, kondisi geologi kawasan tersebut sangat berpengaruh terhadap fenomena yang terjadi. Batuan kapur memiliki sifat mudah larut ketika terus-menerus terpapar air, terutama air hujan dengan intensitas tinggi. Proses pelarutan inilah yang memicu terbentuknya rongga bawah tanah dan pada akhirnya menyebabkan tanah ambles hingga membentuk sinkhole.

Terkait warna air yang tampak jernih dan kebiruan, Ade menegaskan bahwa hal tersebut merupakan reaksi alami dari batu kapur. Material kapur diketahui memiliki kemampuan menyaring partikel kotoran, sehingga air yang melewati rongga batuan kapur cenderung menjadi lebih jernih.

“Batu kapur itu secara alami bisa menjernihkan air. Karena itu, meskipun sinkhole muncul di tengah persawahan, air yang keluar justru terlihat sangat bersih dan berwarna kebiruan,” ujarnya.

Ade juga menilai peningkatan debit air tidak terlepas dari curah hujan tinggi yang melanda wilayah Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir. Air hujan yang masuk ke sistem bawah tanah memperbesar tekanan di dalam rongga, sehingga air terdorong keluar melalui lubang yang terbentuk.

Ia memprediksi volume air di dalam sinkhole akan berangsur menurun secara alami ketika musim kemarau tiba. Namun, kondisi tersebut bisa berbeda apabila lubang itu ternyata terhubung dengan sumber air tanah permanen.

“Kalau hanya dipengaruhi hujan, biasanya debit akan turun saat kemarau. Tapi kalau terhubung dengan akuifer atau sumber air tanah yang besar, maka air bisa terus mengalir,” katanya.

Fenomena sinkhole ini sebelumnya menghebohkan warga Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batuah, Kecamatan Situjuah Limonagari, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Minggu, 4 Januari 2026. Warga yang sedang beraktivitas di sawah mendengar suara gemuruh keras menyerupai ledakan, sebelum akhirnya melihat tanah amblas membentuk lubang.

Lubang yang awalnya berukuran kecil dilaporkan terus melebar. Saat ini, kedalamannya diperkirakan mencapai sekitar 20 meter dan masih berpotensi mengalami perubahan. Ade menegaskan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut.

Menurutnya, Nagari Situjuah Batuah berada di kawasan batu kapur yang tertutup material erupsi Gunung Sago, sehingga karakter geologinya tidak tampak secara kasat mata. Lapisan tanah yang subur membuat wilayah ini dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan pertanian, meski menyimpan potensi bahaya geologi.

Ade mengingatkan, sifat batuan kapur yang mudah larut dapat memicu retakan tanah secara perlahan hingga membentuk lubang besar. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera melakukan langkah mitigasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lubang ini sebaiknya segera ditutup atau ditimbun dengan material seperti tanah, pasir, dan batu, lalu diperkuat dengan pengecoran. Ini penting untuk mencegah kecelakaan dan kerusakan lahan lebih luas,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga agar tidak mendekati area sinkhole dan tetap waspada terhadap potensi munculnya lubang serupa di kawasan sekitar, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral