News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Al Ressa Ngaku Anak Kandung Denada, Kini Bekerja sebagai Pramusaji dan Hidup Jauh dari Dunia Hiburan

Al Ressa mengaku sebagai anak kandung Denada. Hidup sederhana di Banyuwangi, kini bekerja sebagai pramusaji dan mengaku tak pernah terima nafkah.
Jumat, 9 Januari 2026 - 17:53 WIB
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Jakarta, tvOnenews.com - Pengakuan mengejutkan datang dari seorang pemuda bernama Al Ressa Rizky Rossano (24). Di tengah sorotan publik terhadap kehidupan para selebritas Tanah Air, Ressa mengaku sebagai anak kandung penyanyi dan penari Denada Tambunan. Pengakuan tersebut disampaikan Ressa di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (8/1/2026), dan langsung menyita perhatian publik.

Berbeda dari kehidupan glamor yang identik dengan dunia hiburan, Ressa justru tumbuh dalam kondisi serba terbatas. Ia menyebut tidak pernah merasakan kehadiran Denada secara langsung dalam hidupnya, bahkan pada momen-momen penting seperti hari besar keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak pernah bertemu meski Idul Fitri, tapi saya tahu dia ibu biologis saya karena saya mencari tahu sendiri,” ujar Ressa.

Mengaku Tak Pernah Bertemu Denada

Ressa mengungkapkan, selama hampir 24 tahun hidupnya, ia tidak pernah bertatap muka dengan Denada. Informasi mengenai siapa ibu kandungnya tidak ia dapatkan secara langsung sejak kecil, melainkan melalui proses pencarian pribadi yang panjang.

Pengakuan tersebut sekaligus membuka kisah masa kecil Ressa yang penuh keterbatasan. Ia menuturkan bahwa kehidupannya jauh dari kata layak, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

“Ya begitu saya adanya itu, makan sehari satu kali pernah dan memang saya tinggalnya di kamar yang memang sebelumnya itu gudang,” ungkapnya jujur.

Pernyataan itu menggambarkan kontras yang tajam antara realitas hidup Ressa dan citra Denada sebagai figur publik yang telah lama malang melintang di industri hiburan Indonesia.

Tak Pernah Terima Nafkah

Ressa juga mengaku tidak pernah menerima nafkah dari Denada sejak kecil hingga kini. Ia menyebut, selama bertahun-tahun menjalani hidup, semua kebutuhan dipenuhi secara mandiri dan dengan bantuan lingkungan sekitarnya.

Kondisi ekonomi yang sulit membuat Ressa harus mengubur banyak mimpi, termasuk keinginannya untuk menempuh pendidikan tinggi secara layak. Ia mengungkapkan sempat dijanjikan akan melanjutkan kuliah ke Jakarta, namun rencana tersebut tidak pernah terealisasi.

“Sempat kuliah sampai semester 4 tapi DO, nggak kuat bayar,” katanya.

Ressa diketahui sempat mengenyam pendidikan di salah satu universitas swasta di Banyuwangi. Namun, keterbatasan biaya memaksanya berhenti sebelum menyelesaikan studi.

Kini Bekerja sebagai Pramusaji

Saat ini, Ressa menjalani kehidupan sederhana dengan bekerja sebagai pramusaji sekaligus penjaga toko kelontong yang buka 24 jam di Banyuwangi. Pekerjaan tersebut ia jalani demi bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia mengaku menerima upah di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyuwangi, namun tetap bersyukur bisa bekerja secara halal. Meski jauh dari sorotan kamera dan panggung hiburan, Ressa mengaku mencoba menerima hidup apa adanya.

Kisah Ressa ini menjadi sorotan karena terjadi di saat Denada sendiri masih aktif di dunia hiburan. Denada diketahui baru saja merilis single terbaru berjudul Gotaki dan kerap tampil di berbagai kesempatan publik.

Menunggu Tanggapan Denada

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Denada terkait pengakuan Al Ressa Rizky Rossano. Publik pun menanti klarifikasi langsung dari pihak Denada untuk meluruskan kebenaran klaim tersebut.

Kasus ini kembali membuka diskusi publik mengenai tanggung jawab orang tua, terutama figur publik, terhadap anak kandungnya, baik dari sisi moral maupun hukum. Banyak pihak menilai, jika pengakuan Ressa terbukti benar, maka aspek perlindungan dan kesejahteraan anak seharusnya menjadi perhatian utama.

Di sisi lain, kisah Ressa juga menyoroti realitas sosial tentang anak-anak yang tumbuh tanpa pengakuan orang tua biologis, serta dampak jangka panjang terhadap pendidikan dan kehidupan ekonomi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa sendiri mengaku tidak mengejar popularitas dari pengakuannya tersebut. Ia hanya ingin kisah hidupnya didengar dan diakui apa adanya.

“Saya cuma ingin jujur soal hidup saya,” ujarnya singkat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik
Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Pertamina mengapresiasi capaian Sean Gelael yang berhasil finis di meraih podium ketiga pada race pertama GT World Challenge Asia (GTWCA) Mandalika 2026.
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Sebuah kamar kos di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, kedapatan disulap menjadi laboratorium produksi (clandestine lab) narkotika. 

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Selengkapnya

Viral