News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Arya Daru: Bukti Nyata Tak Maksimal Ditindaklanjuti

Kepolisian menyatakan masih membuka peluang untuk melanjutkan penanganan kasus kematian misterius Arya Daru Pangayunan apabila pihak keluarga menemukan bukti baru.
Minggu, 11 Januari 2026 - 15:00 WIB
Asa Baru Keluarga Arya Daru, Polisi Beberkan Fakta Baru di Kasus Kematian Diplomat Kemenlu yang Wajahnya Dililit Lakban Kuning
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kepolisian menyatakan masih membuka peluang untuk melanjutkan penanganan kasus kematian misterius Arya Daru Pangayunan apabila pihak keluarga menemukan bukti baru.

Meski proses penyelidikan saat ini resmi dihentikan, polisi menegaskan perkara dapat dilakukan pendalaman kembali asalkan terdapat bukti yang valid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika pihak keluarga ada bukti baru yang valid, maka penyelidik akan mendalami kembali," jelas Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Jumat (9/1/2026) lalu.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum keluarga almarhum Arya Daru, Nicholay Aprilindo mengatakan, pencarian bukti baru bukan tugas dan fungsi pihak keluarga, mengingat kasusnya masuk ranah pidana bukan perdata.

Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun
Respons Menohok Kuasa Hukum saat Tahu Diplomat Kemenlu Arya Daru pernah Check In Bareng Vara, Sebanyak 24 Kali dalam Setahun
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/YT sindonews

"Ini kasus pidana, sehingga tugas dan fungsi pencarian dan pengumpulan alat bukti, barang bukti, keterangan saksi, ahli adalah (tugas dan fungsi) penyidik atau penyelidik. Sangat aneh kalau kami disuruh mencari barang bukti baru untuk mengungkap peristiwa kematian ini," kata dia, Minggu (11/1/2026).

Sedangkan, menurut Nicholay, bukti-bukti nyata yang sudah ada tidak ditindaklanjuti secara maksimal oleh penyidik. Mulai dari temuan empat sidik jari di lakban yang melilit kepala kliennya.

Menurut penjelasan penyidik kepadanya, dari empat sidik jari yang ditemukan, hanya ada satu yang berhasil diidentifikasi yakni milik almarhum. Sementara, tiga sidik jari lainnya dikatakan rusak yang diduga akibat faktor cuaca.

"Padahal lokasi dan waktu kejadiannya sama, kenapa bisa satu terdeteksi namun yang lainnya rusak ? Itu berada dalam satu ruangan yang tertutup, ber-AC dan di dalam kamar. Tidak mungkin faktor cuaca sehingga kami minta untuk ditelusuri lebih lanjut," ucapnya.

Pun, masalah tas kresek plastik yang menutup kepala korban kemudian dililit menggunakan lakban, kenapa digunting dan tidak dihadirkan sebagi barang bukti pada saat konferensi pers dihadapan awak media.

Selanjutnya, posisi almarhum ketika dilakban apakah dalam posisi tidur, duduk atau berdiri.

Serta, pada saat almarhum kepalanya dilakban, kondisinya masih dalam keadaan hidup, setengah hidup atau sudah mati.

Kemudian, soal temuan cek-in sebanyak 24 kali bersama wanita bernama Vara. Kuasa hukum pernah menanyakan apakah Vara sudah diperiksa terkait hal tersebut. 

Penyidik menyampaikan telah memeriksa Vara namun yang diketahui oleh pihak keluarga hanya berkaitan hubungannya dengan Arya Daru.

"Isi BAP Vara, hanya bertanya seputar hubungannya dengan almarhum. Wanita itu mengatakan mereka adalah teman kerja dan almarhum pernah curhat untuk bunuh diri," ungkap Nicholay.

"Pertanyaan saya kepada penyidik, apakah sudah pernah diperiksa masalah cek-in tersebut, untuk siapa cek-in itu, kepentingan apa cek-in itu dan siapa yang memesan cek-in. Itu pun tidak dijawab," sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga bertanya adakah pihak-pihak yang merasa dirugikan, tersinggung atau marah setelah mengetahui kliennya cek-in bersama Vara. Sebab, dari kabar yang beredar, Vara diketahui sudah bersuami.

"Apakah suaminya (Vara) sudah diperiksa ? Itu dijawab oleh penyidik tidak pernah diperiksa. 
Ini menjadi tanda tanya bagi kami. Padahal, ini jadi pintu masuk untuk mengungkap kasus kematian misterius korban sehingga bisa didapat benang merah dari peristiwa ini, siapa berbuat apa," tutur Nicholay.

Lalu, mengenai sopir driver online yang membawa Arya Daru dari Grand Indonesia ke Kantor Kemenlu yang dalam keterangannya menyatakan bahwa almarhum terlihat seperti orang panik dan ketakutan. 

Juga sopir yang dipergunakan dari kantor Kemenlu ke kosnya di Menteng, Jakarta Pusat. 

"Kami tanya almarhum menggunakan taksi apa? Tapi, penyidik mengatakan tidak teridentifikasi nomor taksi tersebut," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir berkaitan juga dengan ponsel almarhum yang sampai saat ini masih hilang. 

Lalu, rekaman CCTV di kos Arya Daru yang bergeser dan dikatakan ada yang tidak berfungsi. Serta, keterangan dari penjaga kos yang dinilai Nicholay tidak konsisten. (scp/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Telak Timnas Indonesia Pulangkan 2 Tim Ini dari Piala AFF 2026

Skor Telak Timnas Indonesia Pulangkan 2 Tim Ini dari Piala AFF 2026

Baru dua kali main di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia sudah berhasil catatkan skor telak bagi lawan-lawan yang dihadapinya hingga membuat dua tim tereliminasi.
Penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Bulu Tangkis dan Para-Bulu Tangkis

Penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Bulu Tangkis dan Para-Bulu Tangkis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung sekaligus ikut turun ke lapangan dalam laga persahabatan yang menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian penutupan turnamen.
Unai Emery Puji Permainan Indonesia All Stars saat Hadapi Aston Villa: Mereka Memiliki Level yang Sangat Bagus!

Unai Emery Puji Permainan Indonesia All Stars saat Hadapi Aston Villa: Mereka Memiliki Level yang Sangat Bagus!

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, memberikan pujian pada penampilan Indonesia All Stars. Menurutnya, tim tersebut memiliki level permainan yang sangat bagus.
Jokowi Dianugerahi Gelar Raja Timor

Jokowi Dianugerahi Gelar Raja Timor

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menerima gelar kehormatan adat dari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Mitchell Baker Makin Menyala, Nguyen Dinh Bac Gagal Salip Pemain Timnas Indonesia Itu di Klasemen Top Skor Piala AFF 2026

Mitchell Baker Makin Menyala, Nguyen Dinh Bac Gagal Salip Pemain Timnas Indonesia Itu di Klasemen Top Skor Piala AFF 2026

Kegagalan Dinh Bac menambah gol saat Vietnam ditahan imbang Singapura menjadi penyebab utama dirinya tergeser dari takhta pencetak gol terbanyak sementara.
KPK Tegaskan Penanganan Kasus Febrie Murni di Kejagung: Di Sini Kebagian Tempat Penahanan Saja

KPK Tegaskan Penanganan Kasus Febrie Murni di Kejagung: Di Sini Kebagian Tempat Penahanan Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kasus yang menjerat eks Jampidsus, Febrie Adriansyah (FA) ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Trending

Viral Video Mahasiswi Undana Kupang Histeris Depresi Gegara Sidang Proposal Batal 12 Kali hingga Penguji Diubah

Viral Video Mahasiswi Undana Kupang Histeris Depresi Gegara Sidang Proposal Batal 12 Kali hingga Penguji Diubah

agat media sosial digemparkan oleh video viral yang memperlihatkan kondisi pilu seorang mahasiswi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur
Pelatih Vietnam Soroti Ketumpulan Lini Depan, Kim Sang Sik Minta Dua Strikernya Bangkit saat Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih Vietnam Soroti Ketumpulan Lini Depan, Kim Sang Sik Minta Dua Strikernya Bangkit saat Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang Sik, mulai menyoroti performa dari lini serangnya jelang menghadapi Timnas Indonesia pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026.
Kondisi Finansial Zodiak 2 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 2 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 2 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Viral, Dishub Bekasi Diduga Pungli Sopir Truk, Dedi Mulyadi Marah Besar: Berhentikan Tidak Hormat!

Viral, Dishub Bekasi Diduga Pungli Sopir Truk, Dedi Mulyadi Marah Besar: Berhentikan Tidak Hormat!

Warganet dihebohkan dengan potongan video viral di media sosial terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan lima petugas Dishub Kota Bekasi berinisial
Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Video yang memperlihatkan deretan kendaraan lapis baja terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, ramai beredar di media sosial.
Geger Nikita Mirzani Ngaku Diintimidasi dalam Rutan Pondok Bambu, Begini Kata Ditjenpas DKI

Geger Nikita Mirzani Ngaku Diintimidasi dalam Rutan Pondok Bambu, Begini Kata Ditjenpas DKI

Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta membantah tuduhan Nikita mIrzani diduga diintimidasi usai kritik kasus mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah dari Rutan Pondok Bambu.
Reaksi Mengejutkan Shayne Pattynama usai Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, Akui Negara Peringkat 201 FIFA Itu Sulitkan Garuda

Reaksi Mengejutkan Shayne Pattynama usai Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, Akui Negara Peringkat 201 FIFA Itu Sulitkan Garuda

Bek sayap Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, berikan apresiasi kepada Timor Leste setelah Skuad Garuda meraih kemenangan 3-0 pada laga Grup A Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral