News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu Erdogan di Istanbul, Menlu Sugiono Dorong Percepatan Kerja Sama Ekonomi RI–Turki

Menlu Sugiono bertemu Presiden Erdogan di Istanbul, dorong percepatan kerja sama ekonomi RI–Turki dan penyelesaian perjanjian preferensial terbatas.
Minggu, 11 Januari 2026 - 14:56 WIB
Menlu Sugiono
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Turki dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul. Peningkatan hubungan ekonomi menjadi fokus utama pembahasan, seiring komitmen kedua negara untuk membawa kemitraan bilateral ke level yang lebih tinggi dan strategis.

Sugiono menyampaikan, pertemuan tersebut berlangsung dalam format courtesy call bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin. Selain membahas arah hubungan bilateral ke depan, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk melaporkan hasil Indonesia–Turkey Joint Meeting of the Ministers of Foreign Affairs and Defense yang digelar di Ankara pada Jumat (9/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam hubungan bilateral, kami berpandangan masih diperlukan upaya lebih untuk meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia dan Turki ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Sugiono usai pertemuan dengan Presiden Erdogan, Sabtu (11/1) waktu setempat.

Menlu RI menilai, potensi kerja sama ekonomi kedua negara belum dimanfaatkan secara optimal, meski hubungan diplomatik Indonesia dan Turki telah terjalin erat selama puluhan tahun. Oleh karena itu, Indonesia mendorong langkah-langkah konkret untuk mempercepat realisasi berbagai kesepakatan ekonomi.

Salah satu isu utama yang disampaikan Sugiono adalah harapan Indonesia atas dukungan Presiden Erdogan dalam mempercepat penyelesaian perjanjian limited preferential agreement (LPA) antara Indonesia dan Turki. Perjanjian ini dinilai strategis karena dapat membuka akses pasar yang lebih luas serta memperkuat arus perdagangan bilateral.

“Perjanjian tersebut akan membuka peluang baru bagi kedua negara untuk mengoptimalkan potensi dalam mendorong pembangunan ekonomi masing-masing,” kata Sugiono.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di sejumlah sektor unggulan yang dinilai saling melengkapi. Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain industri manufaktur, produk halal, serta pertanian. Indonesia melihat Turki sebagai mitra potensial dalam pengembangan industri berbasis nilai tambah dan perluasan pasar produk halal global.

Selain isu ekonomi, Sugiono menyampaikan salam Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Erdogan. Ia juga menyampaikan pesan agar Turki terus memberikan dukungan terhadap penguatan hubungan bilateral Indonesia–Turki, baik di tingkat regional maupun global.

Sugiono menegaskan bahwa Indonesia memandang Turki sebagai mitra strategis, khususnya dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Kerja sama yang kuat dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan serta memperkuat posisi kedua negara di berbagai forum internasional.

Tak hanya membahas isu bilateral, Menlu RI juga mengangkat perkembangan situasi di Jalur Gaza dalam pertemuan tersebut. Ia menyampaikan pandangan Indonesia terkait upaya menjaga perdamaian dan keamanan kawasan, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam International Stabilization Force (ISF).

Menurut Sugiono, Indonesia dan Turki memiliki kesamaan pandangan dalam mendukung perdamaian dan stabilitas global, khususnya terkait isu Palestina. Pembahasan ini mencerminkan peran aktif kedua negara dalam isu-isu kemanusiaan dan perdamaian internasional.

Dalam pertemuan di Istanbul, delegasi Indonesia turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Turki Yaar Güler. Kehadiran para pejabat tinggi tersebut menegaskan keseriusan kedua negara dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan dengan Presiden Erdogan menjadi rangkaian lanjutan setelah selesainya Indonesia–Turkey Joint Meeting of the Ministers of Foreign Affairs and Defense di Ankara. Dialog 2+2 tersebut membahas penguatan hubungan strategis di berbagai bidang, mulai dari keamanan, perdagangan, ekonomi, pembangunan, hingga energi.

Melalui rangkaian pertemuan ini, Indonesia berharap kerja sama dengan Turki tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menghasilkan kesepakatan konkret yang berdampak langsung bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Pemerintah Indonesia optimistis, penguatan hubungan ekonomi dengan Turki akan menjadi salah satu pilar penting dalam strategi diplomasi ekonomi ke depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Kuasa Hukum Buka Fakta Baru! Temuan 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Disebut Bermula dari Sengketa Yayasan

Kuasa Hukum Buka Fakta Baru! Temuan 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Disebut Bermula dari Sengketa Yayasan

Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Alhadid Endar Putra mengungkapkan bahwa ada sengketa yayasan dalam insiden penemuan ratusan senjata airsoft gun hingga narkoba.
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
KPK Telusuri Praktik Pemerasan yang Dilakukan Stafnya ke Pihak Lain Selain Bupati Pemalang

KPK Telusuri Praktik Pemerasan yang Dilakukan Stafnya ke Pihak Lain Selain Bupati Pemalang

KPK menelusuri praktik pemerasaan yang dilakukan oleh stafnya, Setya Budi Dias (DIS) ke pihak lain selain Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro (AWI). 

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Kuasa Hukum Buka Fakta Baru! Temuan 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Disebut Bermula dari Sengketa Yayasan

Kuasa Hukum Buka Fakta Baru! Temuan 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Disebut Bermula dari Sengketa Yayasan

Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Alhadid Endar Putra mengungkapkan bahwa ada sengketa yayasan dalam insiden penemuan ratusan senjata airsoft gun hingga narkoba.
Selengkapnya

Viral