News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kata PDIP soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Wacana perubahan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seperti senam "Poco-Poco",
Minggu, 11 Januari 2026 - 15:14 WIB
Politikus muda PDIP berfoto bersama saat Rakernas I 2025 PDIP di Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com-Wacana perubahan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seperti senam "Poco-Poco", maju dan mundur tak pasti. Padahal harusnya untuk demokrasi berkembang harus terus maju, bukan mundur. Demikian benang merah pendapat para kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) soal wacana perubahan sistem pilkada. 

"Senam Poco-Poco itu gerakannya maju, mundur, kanan, kiri. Bagi PDI Perjuangan, demokrasi itu harus maju ke depan, bukan dibuat maju-mundur," kata politikus muda PDIP Muhammad Syaeful Mujab. saat konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 PDIP di Beach City International Stadium (BCIS) Ancol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan alasan menekan politik uang (money politics) tidak seharusnya dijadikan pembenaran untuk merampas hak kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpinnya secara langsung.

Menurut dia, persoalan politik uang adalah tantangan yang harus diselesaikan tanpa harus "mengamputasi" hak pilih masyarakat.

"PDI Perjuangan yakin persoalan politik uang itu tidak harus dengan mengamputasi hak rakyat untuk memilih," katanya.

Sementara itu, politikus muda PDIP lainnya Seno Bagaskoro, menekankan bahwa kedekatan emosional (bonding) antara pemimpin dan rakyat hanya bisa tercipta melalui pemilihan langsung.

"Bagaimana seorang pemimpin bisa merasakan keresahan rakyatnya kalau rakyat tidak kenal siapa dia? Jika dia sadar hanya dipilih oleh segelintir orang di DPRD, bukan oleh mayoritas rakyat maka sulit mengharapkan masalah rakyat bisa selesai," kata Seno.

Bagi PDIP, menurut dia, pemilu bukan sekadar urusan memenangkan kursi, melainkan bagaimana cara memimpin dan mengelola pemerintahan dengan amanah. Terlebih lagi, dia menilai rakyat kini masih mengalami banyak kesulitan hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masa hak untuk menyuarakan siapa pemimpin yang layak bagi mereka selama lima tahun ke depan juga mau diambil? Buat kami, itu logika yang susah dipahami akal sehat," kata dia.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rakernas pada 10-12 Januari 2026. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan rakernas ini bukan sekadar agenda rutin tahunan namun menegaskan konsolidasi PDIP sebagai partai penyeimbang dalam kerja nyata di tengah rakyat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Desa Idaman Jadi Wilayah Langganan Banjir, PDIP Banten Desak Pemerintah Bangun Tanggul Sungai

Desa Idaman Jadi Wilayah Langganan Banjir, PDIP Banten Desak Pemerintah Bangun Tanggul Sungai

Kawasan Desa Idaman, Pandeglang, Banten kembali dilanda banjir dengan ketinggian air diperkirakan lebih dari dua meter.
Viral 'Pak Ogah' Meresahkan di Exit Tol Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Turunkan Pasukan

Viral 'Pak Ogah' Meresahkan di Exit Tol Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Turunkan Pasukan

Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah tegas untuk membersihkan area pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, Jalan Abdul Wahab, dari praktik "Pak Ogah". 
Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara seperti Polri.
Santunan Korban Laka Lantas Tahun 2025 Capai Rp3,22 Triliun, Jasa Raharja Sebut Ada Kenaikan

Santunan Korban Laka Lantas Tahun 2025 Capai Rp3,22 Triliun, Jasa Raharja Sebut Ada Kenaikan

Angka santunana bagi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mengalami kenaikan pada tahun 2025.
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai Politik, Terang-terangan Ingin Anies Baswedan Jadi Presiden RI

Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai Politik, Terang-terangan Ingin Anies Baswedan Jadi Presiden RI

Peta politik Indonesia kembali diramaikan dengan transformasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat yang kini resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik. 
Berpacu dengan Waktu, Basarnas Siapkan Skenario Udara dan Darat Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pagi Ini

Berpacu dengan Waktu, Basarnas Siapkan Skenario Udara dan Darat Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pagi Ini

Basarnas telah menyusun dua skenario utama untuk lanjutkan operasi evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Bukit Bulusaraung, Sulawesi Selatan. 

Trending

Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 Putri: Jakarta Electric PLN Menang Dramatis dari Medan Falcons

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Electric PLN berhasil meraih kemenangan secara dramatis atas Medan Falcons.
Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 Putri: Gresik Phonska Kuasai Puncak, Jakarta Livin Mandiri Babak Belur Jadi Juru Kunci

Klasemen Proliga 2026 putri usai seri Medan, di mana Gresik Phonska berhasil menguasai puncak sedangkan Jakarta Livin Mandiri jadi juru kunci usai babak belur di awal musim.
Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengaku pihaknya tengah melakukan pembenahan internal timnya di tengah serangkaian rencana jalinan kerjasama dengan sejumlah lembaga negara seperti Polri.
Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Pilot Masih Memegang Kendali saat Tabrak Gunung, KNKT Ungkap Analisis Awal Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan penjelasan teknis terkait hancurnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. 
Rekap Hasil Proliga 2026 Seri Medan: Gresik Phonska dan LavAni Tak Tersentuh

Rekap Hasil Proliga 2026 Seri Medan: Gresik Phonska dan LavAni Tak Tersentuh

Rekap hasil Proliga 2026 seri Medan, di mana Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta LavAni berhasil tampil impresif sepanjang pekan ini.
Viral 'Pak Ogah' Meresahkan di Exit Tol Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Turunkan Pasukan

Viral 'Pak Ogah' Meresahkan di Exit Tol Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Turunkan Pasukan

Pemerintah Kota Jakarta Barat mengambil langkah tegas untuk membersihkan area pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, Jalan Abdul Wahab, dari praktik "Pak Ogah". 
Berpacu dengan Waktu, Basarnas Siapkan Skenario Udara dan Darat Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pagi Ini

Berpacu dengan Waktu, Basarnas Siapkan Skenario Udara dan Darat Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Pagi Ini

Basarnas telah menyusun dua skenario utama untuk lanjutkan operasi evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Bukit Bulusaraung, Sulawesi Selatan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT