News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DJP Siap Bantu KPK Terkait Kasus Suap di KPP Madya Jakarta Utara

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dalam pengungkapan kasus dugaan suap
Minggu, 11 Januari 2026 - 17:47 WIB
DJP Siap Bantu KPK Terkait Kasus Suap di KPP Madya Jakarta Utara
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dalam pengungkapan kasus dugaan suap di wilayah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. 

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Rosmauli mengungkapkan DJP memandang peristiwa ini sebagai pelanggaran serius terhadap integritas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga enggan menoleransi aksi yang dilakukan oleh ketiga pegawai KPP Madya Jakarta Utara yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus ini. 

"DJP bersikap kooperatif dan berkoordinasi serta memberikan dukungan penuh kepada KPK," katanya, Minggu (11/1/2026). 

Rosmauli mengungkapkan, pihaknya juga membuka diri untuk memberikan informasi lebih lanjut kepada KPK sebagai upaya penerangan dalam pengungkapan kasus tersebut. 

"Akan memberikan informasi yang diperlukan untuk mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkapnya. 

Sementata terkait dengan tiga pegawai pajak, DJP menegaskan telah memberhentikan sementara terhadap mereka sesuai Pasal 53 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2023.

"DJP akan terus berkoordinasi dgn KPK utk mengusut tuntas siapapun oknum pegawai yg terlibat dan jika terbukti bersalah akan menjatuhkan sanksi semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku," tandanya. 

Sebelumnya, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara (Jakut) berinisial DWB dan dua anak buahnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menuturkan kedua anak buah DWB yang ikut ditetapkan sebagai tersangka adalah, AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut, dan ASB selaku Tim Penilai.

Selain itu, ada dua tersangka lain dalam kasus tersebut, yakni ABD selaku konsultan pajak, dan EY selaku Staf PT WP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan diduga menerima suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakut pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

"Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni DWB selaku Kepala KPP Madya Jakut, AGS selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut, ASB selaku Tim Penilai di KPP Madya Jakut, ABD selaku konsultan pajak, dan EY selaku Staf PT WP," ujar Asep Guntur di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jawaban Bahlil Soal Peluang Anak Buahnya Kena Reshuffle Prabowo

Jawaban Bahlil Soal Peluang Anak Buahnya Kena Reshuffle Prabowo

Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia Bahlil Lahadalia respons soal rencana perombakan kabinet atau reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Masa Yann Sommer Berakhir, Inter Milan Serius Cari Kiper Baru dan Bidik Permata Timnas Italia di Bursa Transfer

Masa Yann Sommer Berakhir, Inter Milan Serius Cari Kiper Baru dan Bidik Permata Timnas Italia di Bursa Transfer

Inter Milan menatap masa depan sektor penjaga gawang dengan keseriusan tinggi seiring pergantian generasi di bawah mistar. Nama Guglielmo Vicario pun mencuat.
Soal 23 Anggota TNI Diduga Hilang akibat Longsor di Cisarua Bandung Barat, Kapendam III/Siliwangi: Kami Masih Lakukan Pencarian

Soal 23 Anggota TNI Diduga Hilang akibat Longsor di Cisarua Bandung Barat, Kapendam III/Siliwangi: Kami Masih Lakukan Pencarian

Kodam III/Siliwangi tengah mendalami informasi terkait dugaan adanya 23 anggota TNI hilang dalam longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 
Kejari Palembang Tetapkan Dua ASN Perkimtan Tersangka Korupsi Rugikan Negara Rp 1,6 Miliar 

Kejari Palembang Tetapkan Dua ASN Perkimtan Tersangka Korupsi Rugikan Negara Rp 1,6 Miliar 

Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Palembang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi belanja bahan bangunan dan konstruksi rutin pada Bidang Waskim Dinas
Ayah dan Anak Tewas Tertimpa Pohon Randu Setinggi 20 Meter yang Tumbang di Jalan Baru Notonegoro Sleman

Ayah dan Anak Tewas Tertimpa Pohon Randu Setinggi 20 Meter yang Tumbang di Jalan Baru Notonegoro Sleman

Musibah tragis terjadi di jalan baru Notonegoro, Karangmalang, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, DI Yogyakarta, pada Sabtu (24/1/2026) pukul 10.40 WIB. 
Dikalahkan Juniornya Dua Gim Langsung, Langkah Sabar/Reza Terhenti di Babak Semifinal Indonesia Masters 2026

Dikalahkan Juniornya Dua Gim Langsung, Langkah Sabar/Reza Terhenti di Babak Semifinal Indonesia Masters 2026

Kejutan terjadi pada babak semifinal Indonesia Masters 2026 sektor ganda putra saat dua wakil tuan rumah saling berhadapan.

Trending

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Selebgram Lula Lahfah, pacar Reza Arap ditemukan meninggal dunia di unit apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026). Ia sempat mengungkap gejala penyakitnya viral.
FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

FIFA Beri Lampu Hijau, Kapten Liga Jepang Bisa Dinaturalisasi dan Dipilih John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

PSSI berpeluang menaturalisasi kapten klub Liga Jepang berdarah Jawa. Striker ini bisa debut bersama Timnas Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026 mendatang.
Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dunia maya digegerkan dengan adanya informasi soal selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
Kronologi Detik-detik Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi: dari Kegelisahan ART Pacar Reza Arap

Kronologi Detik-detik Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi: dari Kegelisahan ART Pacar Reza Arap

Polisi mengungkap kronologi pacar Reza Arap, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia, berawal dari kekhawatiran ART di apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026).
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Media Vietnam menyoroti peluang Timnas Indonesia menambah tiga pemain naturalisasi kelas Eropa usai pernyataan John Herdman soal proyek Piala Dunia 2030.
Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi hujan dan angin kencang. Simak penjelasan BMKG soal kenapa angin kencang hari ini dan wilayah terdampak.
Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Heboh kabar meninggalnya pacar Reza Arap, Lula Lahfah. Polisi pun memberikan penjelasan lengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT