News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Diprediksi Melemah Pekan Ketiga Januari 2026, Analis Wanti-wanti Koreksi Sehat

IHSG diprediksi melemah pada pekan ketiga Januari 2026 akibat jenuh beli. Analis memproyeksikan koreksi sehat dengan support dan resistance baru.
Senin, 12 Januari 2026 - 07:32 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan pekan ketiga Januari 2026, seiring munculnya sinyal jenuh beli setelah penguatan dalam beberapa waktu terakhir. Tekanan terutama datang dari saham-saham berkapitalisasi besar yang mulai mengalami koreksi, sehingga pelaku pasar diminta lebih cermat dalam mencermati pergerakan indeks.

Founder WH-Project, William Hartanto, menilai IHSG berpotensi mengalami koreksi sehat pada perdagangan Senin (12/1/2026). Menurutnya, indeks telah membentuk area resistance yang cukup kuat di kisaran 8.970, sehingga peluang pelemahan dalam jangka pendek terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“IHSG terlihat jenuh beli dan berpeluang mengalami koreksi sehat di area 8.970,” ujar William dalam riset hariannya.

William menjelaskan, kondisi jenuh beli tersebut dipicu oleh tekanan pada saham-saham big caps, khususnya yang berasal dari Grup Barito. Saham-saham dengan kapitalisasi besar selama ini menjadi penopang utama penguatan IHSG, namun ketika terjadi aksi ambil untung, dampaknya langsung terasa pada pergerakan indeks secara keseluruhan.

Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support di level 8.900 dan resistance di kisaran 9.000 pada perdagangan hari ini. Di tengah potensi koreksi, ia tetap melihat peluang pada sejumlah saham pilihan yang dinilai masih menarik secara teknikal.

Adapun saham yang direkomendasikan oleh William antara lain:

  • HRUM

  • NICL

  • ESSA

  • SMGR

Sementara itu, pandangan relatif berbeda disampaikan oleh Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana. Ia menilai IHSG saat ini masih berada dalam fase penguatan, meskipun risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai oleh investor.

Menurut Herditya, secara teknikal IHSG masih berada dalam struktur gelombang penguatan. Namun demikian, posisi indeks yang sudah berada di area tinggi membuat potensi koreksi tetap terbuka dalam waktu dekat.

“Saat ini IHSG berada pada bagian wave (v) dari wave [iii], sehingga area penguatan dapat dicermati di rentang 9.030–9.077, dengan potensi koreksi menguji 8.843–8.904,” jelas Herditya.

Ia memprediksi pergerakan IHSG akan berada pada area support di level 8.867 dan 8.806, dengan resistance di kisaran 8.996 hingga 9.030. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun peluang penguatan masih ada, investor tetap perlu mengantisipasi volatilitas yang berpotensi meningkat.

Herditya juga membagikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati di tengah dinamika pasar saat ini, yakni:

  • ARCI

  • BBRI

  • BUMI

  • BUVA

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG tercatat berada di level 8.936. Indeks menguat 11,28 poin atau naik 0,13 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut mencerminkan optimisme pasar yang masih terjaga, meskipun mulai dibayangi potensi koreksi.

Berdasarkan data RTI Infokom, total nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp27,45 triliun, dengan volume perdagangan sebesar 57,02 miliar saham. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai, menandakan minat investor yang masih kuat di pasar saham domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi pergerakan saham, tercatat sebanyak 359 saham mengalami penguatan, 318 saham terkoreksi, dan 137 saham bergerak stagnan. Data tersebut menunjukkan bahwa pasar berada dalam kondisi yang relatif seimbang, meski tekanan jual mulai terlihat pada sejumlah saham tertentu.

Dengan berbagai sentimen tersebut, pelaku pasar diimbau untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Potensi koreksi IHSG pada pekan ketiga Januari 2026 dinilai sebagai koreksi yang wajar dan sehat, selama tidak menembus level support kunci. Investor disarankan menerapkan strategi selektif, memperhatikan manajemen risiko, serta mencermati rekomendasi saham yang masih memiliki prospek di tengah fluktuasi pasar. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Korban Jiwa dalam Insiden Terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 Menjadi Lima Orang

Jumlah Korban Jiwa dalam Insiden Terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 Menjadi Lima Orang

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) rute Surabaya-Makassar, terbakar pada Minggu (2/8) sekira pukul 06.00-07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 4 Agustus 2026: Karier hingga Keuangan Meningkat

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 4 Agustus 2026: Karier hingga Keuangan Meningkat

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 4 Agustus 2026: Ada yang kariernya meningkat hingga keuangan bertambah.
Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Sebelum kabar terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 pada Minggu (2/8) kemarin. Muncul sebuah video yang memperlihatkan penampakan sebelum kejadian.
BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan data tersebut merupakan perkembangan terbaru hingga Minggu (2/8/2026) pada pukul 15.15 WIB sore kemarin.
Selengkapnya

Viral