BPBD Catat 20 Ruas Jalan Terendam Banjir di Jakarta Utara, Genangan Meluas Sejak Senin Pagi
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Banjir kembali melanda wilayah Jakarta Utara akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Senin pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 10.00 WIB, sebanyak 20 ruas jalan dan dua rukun tetangga (RT) terendam banjir di sejumlah kecamatan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan genangan air terjadi di beberapa titik strategis yang berdampak pada aktivitas warga dan arus lalu lintas. Banjir tersebar di Kecamatan Koja, Tanjung Priok, Kelapa Gading, hingga Penjaringan.
“Informasi banjir terkini hingga pukul 10.00 WIB, terdapat 20 ruas jalan dan dua RT yang terendam banjir di Jakarta Utara,” ujar Yohan di Jakarta, Senin.
Menurut BPBD, hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama terjadinya genangan. Kondisi ini diperparah oleh sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air dalam waktu singkat, terutama di kawasan padat permukiman dan lalu lintas.
Sebaran Ruas Jalan Terendam Banjir
BPBD DKI Jakarta merinci lokasi genangan yang terjadi di empat kecamatan di Jakarta Utara. Berikut daftar ruas jalan yang terdampak banjir:
Kecamatan Koja
-
Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara
-
Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
-
Jalan Jampea, RW 007
-
Jalan Deli, RW 007
-
Lorong 22
-
Jalan Mawar, RW 002
-
Jalan Cipeucang V
-
Lorong Z, RW 001
Kecamatan Cilincing
-
Jalan Rorotan 10, Kelurahan Rorotan
Kecamatan Tanjung Priok
-
Jalan Agung Karya VI, Kelurahan Sungai Bambu
-
Jalan Taman Stasiun
-
Jalan Yos Sudarso, depan Altira, Kelurahan Sunter Jaya
-
Jalan Sunter Indah Raya, Kelurahan Sunter Jaya
Kecamatan Kelapa Gading
-
Jalan Pegangsaan Dua, depan Yakobus
-
Jalan Rawa Indah, Kelurahan Pegangsaan Dua
-
Jalan Pegangsaan Dua, depan Apartemen Greenhill
-
Jalan Hibrida
-
Jalan Pegangsaan Dua, depan RJTM
-
Jalan Arteri, Kelurahan Pegangsaan Dua
Kecamatan Penjaringan
-
Jalan Muara Baru, kawasan Pluit Sea View, Kelurahan Penjaringan
Genangan di sejumlah titik menyebabkan perlambatan lalu lintas, terutama di kawasan Kelapa Gading dan Tanjung Priok yang menjadi jalur utama kendaraan.
Dua RT Ikut Terdampak
Selain ruas jalan, BPBD juga mencatat terdapat dua RT di Jakarta Utara yang turut terdampak genangan banjir. Meski tidak merinci ketinggian air secara detail, BPBD memastikan kondisi tersebut terus dipantau secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya genangan ke area permukiman lain.
BPBD Kerahkan Personel dan Lakukan Penanganan
BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel ke lapangan untuk memonitor perkembangan banjir di setiap wilayah terdampak. Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait guna mempercepat penanganan genangan.
“Petugas di lapangan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan,” kata Yohan.
Langkah yang dilakukan antara lain penyedotan genangan air, pengecekan dan pembersihan saluran air, serta memastikan pompa dan tali-tali air berfungsi dengan optimal. Selain itu, BPBD juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak jika kondisi memburuk.
BPBD menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat seiring dengan berkurangnya intensitas hujan dan optimalisasi sistem penanganan di lapangan.
Imbauan untuk Warga
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan. Warga juga diminta berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tergenang demi menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.
Dalam situasi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112.
“Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tegas Yohan.
BPBD memastikan akan terus memperbarui informasi terkait kondisi banjir di Jakarta Utara dan wilayah lainnya seiring perkembangan cuaca dan curah hujan. (nsp)
Load more