GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya soal Relawan Kesehatan Terbang ke Medan Lewat Malaysia Karena Harga Tiket Mahal, Menkes: Tersisa Kelas Bisnis

Isu relawan Kesehatan terbang ke Medan lewat Malaysia karena harga tiket pesawat mahal. Kemudian, hal itu ditanya awak media kepada Menkes RI, Budi Gunadi
Senin, 12 Januari 2026 - 18:12 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada awak media di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (8/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini mencuat soal isu relawan Kesehatan terbang ke Medan lewat Malaysia karena harga tiket pesawat mahal. Kemudian, hal itu ditanya awak media kepada Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin.

Menkes Budi Gunadi langsung berikan jawaban menohok. Kata dia, kondisi tersebut sempat terjadi karena bertepatan dengan musim liburan di akhir tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang akhir tahun, khusus untuk rute ke Medan, terjadi lonjakan permintaan tiket karena musim Nataru.

“Semua relawan datang ke Medan, sementara pemerintah juga memberikan diskon tiket. Akibatnya, tiket ekonomi tidak tersedia, dan hanya tersisa kelas bisnis yang lebih mahal,” jelasnya dalam konferensi pers via daring di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Lanjutnya menjelaskan, bahwa kondisi tersebut sudah normal.

Kendala soal tiket penerbangan yang mahal hanya bersifat sementara karena bertepatan dengan musim liburan.

“Teman-teman relawan kini sudah bisa terbang langsung ke Medan untuk menjalankan tugas mereka. Untuk rute ke Aceh, situasinya tidak terlalu bermasalah,” tambahnya.

Kemudian kata dia, kebutuhan relawan kesehatan dari luar lokasi  bencana dilatar belakangi oleh jangkauan layanan kesehatan yang sangat luas.

Ditambah lagi tenaga kesehatan lokal di Aceh maupun medan juga menghadapi tantangan sendiri, karena rumah mereka banyak yang hilang.

Ia menjelaskan, setiap minggu sekitar 700–1.000 tenaga kesehatan di lokasi bencana harus dirotasi dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Sehingga kami perlu mengirim relawan dalam jumlah cukup besar,” beber Menkes.

Sebelumnya dalam konferensi pers bersama BNPB baru-baru ini, Menkes Budi menyebut, pihaknya mengambil jalur alternatif lain yaitu penerbangan relawan dari Jakarta ke Medan lewat Malaysia.

Langkah ini dilakukan karena penerbangan ke lokasi tersebut penuh sehingga harga tiket pesawat melambung tinggi.

“Relawan Kemenkes dikirim lewat Malaysia. Kenapa? Karena pesawat Jakarta Medan penuh. Kan harganya jadi mahal,” kata Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menerangkan, opsi lewat Malaysia diambil lantaran opsi penerbangan lebih banyak serta harga tiket yang terjangkau.

“Teman-teman wartawan juga pasti pernah merasakan. Akhirnya kami belokkan dulu relawan kesehatan, berangkatnya ke Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur relawan melanjutkan  perjalanan ke Medan atau masuk ke Aceh. Lewat sana (Malaysia) lebih ada opsinya dan bisa lebih murah,” terang dia. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Iran vs Israel-AS, Pramono Sebut Stok BBM Jakarta Masih Aman: Jakarta Selalu Jadi Prioritas

Perang Iran vs Israel-AS, Pramono Sebut Stok BBM Jakarta Masih Aman: Jakarta Selalu Jadi Prioritas

Gubernur Pramono Anung menegaskan stok BBM di Jakarta sampai saat ini masih tersedia hingga Lebaran 2026. Menurutnya, Jakarta selalu menjadi prioritas untuk penyaluran BBM.
PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan karena Shin Tae-yong atau Kluivert, Tapi Ternyata...

PSSI Akhirnya Bongkar Alasan Elkan Baggott Lama Absen dari Timnas Indonesia, Bukan karena Shin Tae-yong atau Kluivert, Tapi Ternyata...

PSSI akhirnya mengungkap alasan Elkan Baggott lama absen dari Timnas Indonesia. Arya Sinulingga menegaskan masalahnya bukan dengan pelatih, melainkan faktor lain.
Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Bakal Periksa Suami dan Anak dari Fadia Arafiq

Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, KPK Bakal Periksa Suami dan Anak dari Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menanggil suami dari Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya Muhammad Sabiq Ashraff terkait kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan.
Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Bangun Ekosistem Industri Mineral Nasional Berkelanjutan, Pria Utama: Agar Menciptakan Nilai Prekonomian Nasional

Baru-baru ini terungkap peran MIND ID sebagai penggerak hilirisasi mineral dan batu bara nasional. Tak lain memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan
Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Mantan Istri Founder Nussa Rara Bongkar Dugaan Suami Sewa Rumah untuk Selingkuhan, Padahal Belum Cerai

Curhatan Annisa Hadiyanti soal dugaan perselingkuhan founder Nussa Rara viral, sebut suami diduga menyewakan rumah untuk wanita lain sebelum cerai.
Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Demi Hindari Macet saat Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jabar KDM Guyur Kompensasi ke Sopir Angkot-Tukang Becak

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan memberikan kompensasi berupa uang saku kepada sopir angkot, tukang becak, hingga andong selama libur mudik Lebaran 2026.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT