News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Senin, 12 Januari 2026 - 23:53 WIB
Ilustrasi Pemilu.
Sumber :
  • Canva

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana penerapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara tidak langsung melalui DPRD telah memantik kritik dari berbagai kalangan.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai skema tersebut berpotensi memunculkan ketidakadilan sekaligus menimbulkan persoalan dalam tata kelola Pilkada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Efriza berpandangan, sistem Pilkada tidak langsung akan semakin menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.

Bahkan menurutnya, mekanisme pemilihan melalui perwakilan berisiko membawa Indonesia mundur ke pola politik era Orde Baru.

“Pemilihan tidak langsung itu seperti ditarik kembali ke Orde Baru. Ada ketidakadilan nantinya ketika Pilkada Tidak Langsung ini terlaksana ada kemsemerawutan dalam pengurusan Pilkada,” kata Efriza, Senin (12/1/2025).

Lebih lanjut, katanya, penerapan Pilkada tidak langsung justru dapat menggerus hak masyarakat untuk menentukan pemimpinnya secara bebas.

Ia menganggap Pilkada langsung selama ini telah melahirkan sejumlah kepala daerah berprestasi, seperti Pramono Anung, Sherly Tjoanda, Muzakir Manaf, dan Dedi Mulyadi.

Efriza menegaskan, kepala daerah yang terpilih melalui mekanisme langsung merupakan hasil pilihan rakyat. Sebaliknya, pemilihan tidak langsung dinilai berpotensi menghasilkan pemimpin yang kurang merepresentasikan kepentingan publik.

Ia menekankan bahwa persoalan tersebut bukan terletak pada kemampuan rakyat dalam memilih, melainkan pada calon yang diusung tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Pilkada tidak langsung itu ketika pemimpinnya terpilih tidak bisa memberi manfaat untuk masyarakat. Bukan salah masyarakat tidak bisa memilih, tetapi yang dicalonkan itu tidak sesuai dengan keinginan masyarakat,” ucap Efriza.

Ia lantas menyoroti potensi meningkatnya praktik transaksional dalam Pilkada tidak langsung. Menurutnya, anggapan bahwa mekanisme tersebut lebih hemat biaya patut dipertanyakan karena akses pemilihan hanya berada di tangan elite politik.

“Jangan-jangan semuanya itu elitisme pertanyaan berapa banyak transaksionalnya itu. Kecenderungan akan lebih mahal justru lebih besar karena hanya elit-elit politik saja yang memiliki akses,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menanggapi munculnya penolakan publik terhadap wacana Pilkada tidak langsung melalui DPRD.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah menghormati perbedaan pandangan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami menghormati semua pendapat itu. Pasti semua pandangan kan ada yang pro, ada yang kontra,” kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (9/1/2026).

Di sisi lain, tingginya biaya politik dalam Pilkada langsung menjadi salah satu alasan Partai Golkar mengkaji ulang sistem pemilihan kepala daerah.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut faktor pembiayaan sebagai pertimbangan utama menguatnya usulan Pilkada melalui DPRD.

“Pertimbangan yang mengemuka mengembalikan Pilkada ke DPRD, yang utama adalah terkait tingginya biaya politik dalam Pilkada langsung. Bukan hanya biaya penyelenggaraannya saja, namun juga biaya politik ‘lainnya’ yang juga jauh lebih tinggi,” kata Doli, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Doli menegaskan opsi Pilkada langsung tetap dipertahankan dalam pembahasan karena berkaitan erat dengan prinsip demokrasi dan otonomi daerah.

“Sementara tetap dimasukkannya opsi Pilkada secara langsung karena mempertimbangkan prinsip demokrasi (pelibatan rakyat), serta prinsip desentralisasi dan dekonsentrasi dalam pelaksanaan otonomi daerah kita,” ujarnya. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Resmi Dapat Kabar Baik dari Lega Serie A, Sassuolo Ketiban Durian Runtuh Jelang Duel Liga Italia

Jay Idzes Resmi Dapat Kabar Baik dari Lega Serie A, Sassuolo Ketiban Durian Runtuh Jelang Duel Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi mendapatkan kabar baik jelang laga berikutnya di Liga Italia. Sassuolo akan melawat ke markas Napoli pada akhir pekan ini.
Xabi Alonso Pergi! Real Madrid Siapkan Pengganti yang Menakutkan!

Xabi Alonso Pergi! Real Madrid Siapkan Pengganti yang Menakutkan!

Real Madrid diyakini telah menemukan sosok calon pengganti Xabi Alonso, tak lama setelah klub raksasa Spanyol tersebut mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak sang pelatih asal Spanyol.
Bursa Transfer Juventus: Bantai Emil Audero, Bianconeri Terima Kabar Baik soal Federico Chiesa

Bursa Transfer Juventus: Bantai Emil Audero, Bianconeri Terima Kabar Baik soal Federico Chiesa

Juventus dapat kabar baik setelah kemenangan telak 5-0 atas Cremonese yang diperkuat Emil Audero. Sebab, Federico Chiesa mengindikasikan keinginan meninggalkan Liverpool.
John Herdman Sah Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Media Vietnam: Pengalamannya Setingkat Piala Dunia

John Herdman Sah Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Media Vietnam: Pengalamannya Setingkat Piala Dunia

Salah satu media Vietnam ikut menyoroti perihal John Herdman yang kini memikul target berat, yakni membawa Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030.
Dipuji Pep Guardiola Setinggi Langit, Khusanov Jadi Senjata Rahasia Manchester City?

Dipuji Pep Guardiola Setinggi Langit, Khusanov Jadi Senjata Rahasia Manchester City?

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi pujian khusus kepada bek muda andalannya, Abdukhodir Khusanov, jelang leg pertama lawan Newcastle United pada semifinal Piala Liga Inggris 2025/2026.
Dihantam Cedera Mata, Marwan/Aisyah Absen di Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026

Dihantam Cedera Mata, Marwan/Aisyah Absen di Indonesia Masters dan Thailand Masters 2026

Pasangan ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, dipastikan tidak ambil bagian dalam dua ajang awal musim 2026, yakni di Indonesia Masters 2026 dan Thailand Masters 2026

Trending

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Persib Bandung meraih kabar kurang menyenangkan dari Federico Barba usai menumbangkan Persija Jakarta. Bek asal Italia itu kini dikabarkan menjadi incaran tiga klub Serie B.
Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pernyataan mengejutkan setelah menang telak dengan skor 5-0 atas Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korbannya.
Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 14 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Aurelie Moeremans menghadirkan sosok Kelly yang memberikan nomornya kepada Bobby di buku Broken Strings. Aurelie mengungkapkan sahabatnya sudah minta maaf.
4 Pemain Kejutan Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Era Baru, Ada Andalan Persib dan Persija

4 Pemain Kejutan Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Era Baru, Ada Andalan Persib dan Persija

Sebanyak Empat Pemain Kejutan Ini Diprediksi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Ada Andalan Persib hingga Persija
3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

Gaston Avila segera menyusul? Beberapa nama-nama tenar ini ternyata pernah berseragam Ajax Amsterdam sebelum akhirnya menjadi andalan bersama Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT