News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPD Tolak Buru-buru Ubah Sistem Pilkada, Sultan Najamudin Ingatkan Demokrasi Pancasila

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengingatkan agar polemik perubahan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak diputuskan secara terburu-buru...
Rabu, 14 Januari 2026 - 16:32 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin mengingatkan agar polemik perubahan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak diputuskan secara terburu-buru.

Menurutnya, demokrasi Indonesia memiliki pijakan konstitusional dan filosofis yang harus dijaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau mau fair dan asli, demokrasi kita itu memang demokrasi perwakilan dan permusyawaratan,” ujar Sultan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, DPD belum mengambil sikap terkait wacana pilkada langsung, pilkada lewat DPRD, maupun pembaruan sistem pemungutan suara.

Kata dia, DPD memilih menunggu hasil kajian dan aspirasi masyarakat daerah.

“Kami tidak bisa serta-merta memutuskan bahwa ini yang pilihan kita. Kami harus mendengar suara masyarakat daerah,” katanya.

Sultan menilai perdebatan pilkada tidak bisa dilepaskan dari nilai Pancasila, khususnya sila keempat tentang kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

“Jangan keluar dari situ kalau kita mau sebenar-benarnya melaksanakan demokrasi kita,” ucapnya.

Ia menyebut, perbedaan pandangan soal sistem pilkada merupakan hal wajar dalam demokrasi yang dinamis. Namun, perubahan sistem harus tetap menjaga kedaulatan rakyat.

“Semua warga negara punya perspektif yang belum tentu sama terkait dengan demokrasi,” ujarnya.

Kendati demikian, Sultan mengakui mahalnya biaya politik menjadi persoalan serius yang tidak bisa diabaikan.

“Demokrasi kita mahal? Iya,” kata Sultan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, DPD akan mengkaji berbagai opsi, mulai dari sistem deliberatif, asimetris, hingga pembaruan teknologi pemilu seperti e-voting, tanpa mengorbankan kualitas demokrasi.

“DPD akan mengkaji itu secara dalam sehingga demokrasi kita tidak kehilangan makna, tapi tetap efisien dan efektif,” pungkasnya. (rpi/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Sumatra Lumpuhkan Sawah, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Amankan Mata Pencaharian Petani

Banjir Sumatra Lumpuhkan Sawah, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Amankan Mata Pencaharian Petani

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto mendesak agar pemerintah tidak hanya hanya fokus pada rehabilitasi lahan, tetapi juga memastikan mata pencaharian petani aman.
Mulai Maret Pemerintah Tidak Perpanjang Tambahan Kuota Impor Solar, ESDM Minta SPBU Swasta Negosiasi dengan Pertamina

Mulai Maret Pemerintah Tidak Perpanjang Tambahan Kuota Impor Solar, ESDM Minta SPBU Swasta Negosiasi dengan Pertamina

Badan usaha pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, seperti Shell, bp, dan Vivo diminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk negosiasi dengan Pertamina dalam rangka pembelian produk solar dalam negeri. 
Atasi Dampak Banjir, Menhut Raja Juli Berlakukan Moratorium Penebangan dan Pemanfaatan Kayu di Sumatra

Atasi Dampak Banjir, Menhut Raja Juli Berlakukan Moratorium Penebangan dan Pemanfaatan Kayu di Sumatra

Kementerian Kehutanan RI mengambil langkah lanjutan dalam penanganan kayu pascabencana banjir di sejumlah wilayah Sumatra.
Telkomsel Fokus Stabilisasi dan Optimalisasi Jaringan Pascapemulihan Bencana, Pastikan Konektivitas Tetap Andal 

Telkomsel Fokus Stabilisasi dan Optimalisasi Jaringan Pascapemulihan Bencana, Pastikan Konektivitas Tetap Andal 

Pihak Telkomsel menyampaikan bahwa fase stabilisasi jaringan pascabencana merupakan bagian penting dari komitmen Telkomsel dalam menjaga kualitas layanan.
Fakta Mencengangkan Mobil Patwal ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Senggol Mobil Warga! Ternyata...

Fakta Mencengangkan Mobil Patwal ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Senggol Mobil Warga! Ternyata...

Viral mobil Patwal gunakan sirine dan strobo alias 'tot tot wuk wuk' menyenggol mobil warga di dalam Jalan Tol Tomang arah Tangerang.
Gelondongan Kayu Banjir Sumatra Tak Boleh Dijual, Menhut Gunakan untuk Bangun Huntara Korban

Gelondongan Kayu Banjir Sumatra Tak Boleh Dijual, Menhut Gunakan untuk Bangun Huntara Korban

Pemerintah menegaskan gelondongan kayu yang hanyut terbawa banjir besar di Sumatra tidak boleh diperjualbelikan. Rencananya akan digunakan untuk bangun huntara.

Trending

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Geram 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Hina Soal Salat, Habib Rizieq: Anda Pelawak, Jangan Sok Jadi Ulama!

Geram 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Hina Soal Salat, Habib Rizieq: Anda Pelawak, Jangan Sok Jadi Ulama!

Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mendadak ikut berkomentar pedas terkait tayangan materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' besutan komika Pandji Pragiwaksono.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT