News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelondongan Kayu Banjir Sumatra Tak Boleh Dijual, Menhut Gunakan untuk Bangun Huntara Korban

Pemerintah menegaskan gelondongan kayu yang hanyut terbawa banjir besar di Sumatra tidak boleh diperjualbelikan. Rencananya akan digunakan untuk bangun huntara.
Rabu, 14 Januari 2026 - 17:13 WIB
Sampah kayu gelondongan menumpuk menutupi pemukiman warga pasca banjir di Sumatera Utara pada Selasa (25/11/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menegaskan kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir besar di Sumatra tidak boleh diperjualbelikan.

Seluruh kayu tersebut diarahkan untuk kepentingan kemanusiaan, khususnya pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni mengatakan, pemanfaatan kayu hanyut menjadi bagian dari penanganan darurat pascabanjir sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kementerian Kehutanan melakukan pembangunan hunian sementara dari papan kayu hanyut,” kata Raja Juli Antoni saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan hunian sementara dilakukan langsung di wilayah terdampak banjir yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Sebanyak 100 rumah dibangun bekerja sama dengan Yayasan Rumah Zakat dan 330 unit rumah bersama BNPB di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Raja Juli menegaskan, kebijakan pemanfaatan kayu hanyut ini dibatasi secara ketat dan hanya untuk kebutuhan penanganan bencana.

“Pemanfaatan kayu hanyut digunakan untuk penanganan darurat bencana, rehabilitasi, dan pemulihan pascabencana,” katanya.

Ia memastikan tidak ada ruang untuk praktik komersialisasi kayu di tengah situasi bencana.

“Kebijakan ini dibuat atas dasar keselamatan kemanusiaan dan selama bukan untuk kegiatan komersial,” tegas Raja Juli.

Untuk mencegah penyalahgunaan, Kementerian Kehutanan juga telah menerbitkan regulasi khusus terkait pemanfaatan kayu hanyut.

“Kami menerbitkan surat edaran Dirjen PHL pada tanggal 8 Desember 2025 terkait pemanfaatan kayu hanyut untuk pemulihan pasca banjir,” ujarnya.

Selain itu, penguatan aturan dilakukan melalui keputusan menteri agar pemanfaatan kayu tetap terkontrol.

“Untuk memperkuatnya, diterbitkan SK Menteri nomor 863 tahun 2025,” kata Raja Juli.

Di lapangan, Kementerian Kehutanan juga membentuk tim khusus untuk membersihkan kayu hanyut yang menumpuk di fasilitas umum dan permukiman warga.

“Kami membentuk tim percepatan pembersihan kayu terbawa banjir melalui SK 8563 tahun 2025,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tersebut melibatkan Manggala Agni, polisi hutan, pegawai UPT, serta bekerja sama dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Langkah ini, menurut Raja Juli, dilakukan agar pemulihan kehidupan masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan tertib tanpa membuka celah penyalahgunaan sumber daya hutan di tengah bencana. (rpi/iwh)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara, Kejagung Sebut Sudah Periksa Mantan Bupati: Kemenhut Belum

Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara, Kejagung Sebut Sudah Periksa Mantan Bupati: Kemenhut Belum

Kejagung mengungkapkan pihak Kementerian Kehutanan belum ada yang diperiksa, sebab saat ini masih fokus pada pencocokan data terkait luasan hutan dan titik-titik koordinat tambang.
Sebelum Syafiq Ali, Tim SAR Kenang Proses Evakuasi Marcel yang Wafat Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Sebelum Syafiq Ali, Tim SAR Kenang Proses Evakuasi Marcel yang Wafat Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Sebelum Syafiq Ali, pendaki Marcel juga tewas jatuh ke jurang di Gunung Slamet. Tim SAR kenang proses evakuasi mencekam di tengah kabut tebal.
Timnas Italia Dapat Kabar Superbahagia Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gara-Gara Bursa Transfer

Timnas Italia Dapat Kabar Superbahagia Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gara-Gara Bursa Transfer

Timnas Italia tampaknya mendapatkan kabar bahagia menjelang playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hal ini berkat suatu aktivitas di bursa transfer Januari yang melibatkan tim Liga Italia.
Belum Selesai, Tim SAR Kesulitan Evakuasi Jasad Syafiq Ali dari Kawah Gunung Slamet

Belum Selesai, Tim SAR Kesulitan Evakuasi Jasad Syafiq Ali dari Kawah Gunung Slamet

Meski sudah berhasil ditemukan, jenazah Syafiq Ali, pendaki Gunung Slamet masih sulit untuk dievakuasi. Diperkirakan proses berlangsung selama sekitar 15 jam.
Dukung Pembinaan Berkelanjutan, PBSI Resmikan Ruang Gym, Warehouse Hingga Perkantoran Baru di Pelatnas Cipayung

Dukung Pembinaan Berkelanjutan, PBSI Resmikan Ruang Gym, Warehouse Hingga Perkantoran Baru di Pelatnas Cipayung

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meresmikan ruang gym, warehouse, dan perkantoran baru di Pelatnas Cipayung.
Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya

Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya

Heboh kabar BPOM melakukan penghentian impor dan penarikan susu formula produksi Nestle Suisse SA-Pabrik Konolfingen, Swiss.

Trending

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Berapa Gaji Gaston Avila? Mantan Bek Ajax Amsterdam yang Diisukan Bakal Gantikan Peran Federico Barba di Persib Bandung

Berapa Gaji Gaston Avila? Mantan Bek Ajax Amsterdam yang Diisukan Bakal Gantikan Peran Federico Barba di Persib Bandung

Segini gaji Gaston Avila, bek Ajax Amsterdam asal Argentina yang kabarnya masuk radar Persib Bandung sebagai suksesor Federico Barba di jantung pertahanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT