News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Diduga Hipotermia, Barang-Barang Berceceran di Sekitar Lokasi Penemuan Mulai dari Sepatu hingga Dompet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ditemukan tewas pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.22 WIB. Dia diduga mengalami hipotermia. 
Kamis, 15 Januari 2026 - 05:40 WIB
Gunung Slamet
Sumber :
  • Sumarwoto-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Syafiq Ali (18) pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ditemukan tewas pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.22 WIB. Dia diduga mengalami hipotermia. 

Ketua Operasi SAR Wanadri Arie Affandi mengatakan dugaan tewasnya Syafiq karena hipotermia diperkuat dengan ditemukannya kondisi pakaiannya yang tidak lengkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pengamatan, kondisi perlengkapan korban seperti celana hingga sepatu ditemukan berceceran di sekitar lokasi, yakni di jalur Gunung Malang. Tepatnya di dekat area Batu Watu Langgar.

"Korban mengalami hipotermia. Ia sempat melepaskan celana hingga sebatas dengkul serta sepatu dan kaus kaki. Ceceran perlengkapan itu ditemukan di sekitar lokasi," ujarnya, Rabu (14/1/2026). 

Video tim relawan yang mencari Syafiq Ali di Gunung Slamet
Video tim relawan yang mencari Syafiq Ali di Gunung Slamet
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @slametviabambangan

Selain itu, kata dia, beberapa barang korban juga ditemukan di sekitarnya mulai dari senter, selimut hingga dompet. 

"Di sekitar situ juga ada ceceran barang seperti dompet, tracking pole, senter, emergency blanket dan perlengkapan lainnya," kata dia. 

Terkait kondisi korban saat ditemukan, Arie mengatakan korban tidak dalam kondisi terkubur pasir atau sesuatu. 

Dugaan sementara, korban baru meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

"Korban sepertinya baru saja meninggal dunia. Perkiraan kami sekitar empat sampai lima hari. Kondisi tubuh korban masih cukup baik," terangnya. 

Cuaca Buruk, Evakuasi Dilanjutkan pada 15 Januari 2026

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia
Sumber :
  • Istimewa

Proses evakuasi Syafiq pendaki Gunung Slamet yang sempat hilang tak ada kabar itu akan dilanjutkan pada 15 Januari 2026 atau sehari setelah jasadnya ditemukan. 

Evakuasi dilanjutkan satu hari setelahnya lantaran terkendala cuaca buruk. Hujan deras dan badai tiba-tiba menerjang kawasan itu. 

Tak hanya faktor cuaca buruk, medan yang ekstrem juga menjadi alasan utama evakuasi penurunan jenazah ditunda. 

Adapun saat ini korban masih berada di ketinggian sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Hal ini disampaikan Handika Henky dari Tim Basarnas Unit Pemalang di Basecamp Dipajaya.

"Fokus utama kami adalah keselamatan seluruh personel evakuasi. Medan di puncak sangat terjal dan cuaca berubah dengan cepat sehingga evakuasi dijadwalkan kembali pada Kamis (15/1/2026) pagi," katanya. 

Syafiq Ali akan Dimakamkan di Magelang

Rencananya Syafiq akan dimakamkan di pemakaman umum di wilayah Sidotopo, Magelang, Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Syafiq akan dimakamkan di Sambung Lor. Akan tetapi, rencana itu berubah mengingat makam keluarga Syafiq berada di Sidotopo. 

Berdasarkan pantauan di lokasi rumah duka, tenda telah disiapkan. Meski demikian, kedatangan jenazah belum bisa dipastikan. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.
Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Rhoma Irama hingga Ikke Nurjanah Ikut Terdampak, Belasan LMK Pertanyakan Kinerja LMKN Terkait Distribusi Royalti

Sejumlah lembaga secara kolektif mempertanyakan transparansi distribusi royalti yang dinilai tidak sesuai dengan amanat UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Hari Pertama WFH ASN, LRT Jabodebek Catat Penurunan Pengguna hingga 10 Persen

Jumlah pengguna LRT Jabodebek alami penurunan 10 persen hari pertama kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat Soroti Potensi Intervensi Opini Publik dalam Kasus Chromebook Nadiem, Narasi Pembelaan di Medsos Dinilai Tak Etis

Pengamat hukum Fajar Trio menilai maraknya konten yang seolah mengambil peran sebagai hakim di luar persidangan kasus Nadiem menjadi fenomena yang perlu diwaspadai.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral