News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Kamis, 15 Januari 2026 - 09:42 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian jenazah pendaki Syafiq Ali dari basecamp jalur Dipajaya, Gunung Slamet
Sumber :
  • Basarnas Semarang

Jakarta, tvOnenews.comPendaki Gunung Slamet, Syafiq Ali (18), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ke-17 pencarian, Rabu (14/1/2026). Penemuan ini memunculkan sorotan dari sejumlah relawan yang menilai terdapat kejanggalan dalam proses pencarian.

Pasalnya, lokasi ditemukannya Syafiq Ali sudah berulang kali disisir oleh tim SAR dan relawan sejak hari-hari awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafiq Ali warga Desa Kramat Utara, Magelang Utara, Magelang, Jawa Tengah, ditemukan sekitar lima kilometer dari Pos 9 jalur pendakian Gunung Slamet. Area tersebut diketahui merupakan jalur yang kerap dilalui tim pencari selama operasi berlangsung.

Lokasi Penemuan Dipertanyakan Relawan

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025). Sejak dinyatakan hilang, tim SAR gabungan dan relawan melakukan pencarian berdasarkan keterangan terakhir dari Himawan.

Salah satu relawan independen, Amrul (20), warga Brebes, mengaku heran karena jasad Syafiq baru ditemukan setelah lebih dari dua pekan pencarian, padahal lokasi tersebut disebut telah dilalui berkali-kali.

“Dari hari kedua sampai hari ke-17 itu tidak ditemukan, padahal area sudah pernah dilalui tim pencarian,” ujar Amrul.

Pencarian Janggal hingga Libatkan Anak Indigo

Amrul mengungkapkan, selama proses pencarian terdapat sejumlah hal yang dinilai janggal. Bahkan, pencarian sempat melibatkan seorang anak indigo yang didatangkan dari Cilacap, Jawa Tengah.

“Saya bersama tim relawan independen juga anak indigo ditugaskan di Pos 9, tidak sampai pada lokasi ditemukan jasad Syafiq,” ungkap Amrul.

Menurut Amrul, relawan independen bergantian membantu pencarian sejak Syafiq Ali dinyatakan hilang. Namun, selama proses tersebut, keberadaan jasad korban tidak terlihat.

“Kata anak indigonya sih almarhum tertutup alam gaib yang tidak terlihat,” kata Amrul.

Lokasi hilangnya Syafiq Ali berada di kawasan lereng berbatu dan tanah tandus, dengan banyak aliran sungai kecil. Dari foto beredar, Syafiq Ali ditemukan di antara bebatuan dalam kondisi tertelungkup.

Jaket dan celana pendek yang dikenakan korban masih melekat di tubuhnya, sementara celana panjang tampak terlepas separuh. Terpisah dari jasad, relawan juga menemukan sepatu, dompet, serta telepon genggam milik Syafiq Ali.

Kronologi Perpisahan di Pos 5

Sebelum dinyatakan hilang, Syafiq Ali dan Himawan diketahui masih bersama saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya pada 28 Desember 2025. Keduanya sempat beristirahat di Pos 5.

Di lokasi tersebut, kaki Himawan mengalami kram sehingga kesulitan melanjutkan perjalanan. Melihat kondisi rekannya, Syafiq Ali memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan dan meminta Himawan menunggu di Pos 5.

Namun, setelah berpisah, Syafiq Ali tak kunjung kembali. Hingga malam hari, Himawan masih menunggu, tetapi kontak dengan Syafiq Ali terputus.

Karena Syafiq Ali tidak kembali, Himawan akhirnya bergerak naik menuju Pos 9 Gunung Slamet yang berada di ketinggian sekitar 3.183 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari Pos 9, jarak menuju puncak diperkirakan sekitar 300 hingga 600 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Himawan bertahan di Pos 9 hingga Selasa (30/12/2025) pagi, sebelum akhirnya ditemukan oleh tim relawan dan dievakuasi melalui Basecamp Dipajaya dalam kondisi selamat.

Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq Ali terus dilakukan hingga akhirnya jasadnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan yang tidak jauh dari lokasi Himawan bertahan, memunculkan tanda tanya dan duka mendalam bagi keluarga serta para relawan yang terlibat. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Skor Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Tanpa Neymar, Selecao Berpotensi Tetap Pesta Gol

Prediksi Skor Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026: Tanpa Neymar, Selecao Berpotensi Tetap Pesta Gol

Brasil akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan tantangan berat menghadapi wakil Afrika, Maroko. Berikut prediksi skor dalam laga sengit itu.
Jadwal Australia Open 2026: Memasuki Babak Semifinal, Lima Wakil Indonesia akan Bertarung Mulai dari Pagi Hari Ini

Jadwal Australia Open 2026: Memasuki Babak Semifinal, Lima Wakil Indonesia akan Bertarung Mulai dari Pagi Hari Ini

Jadwal Australia Open 2026, Sabtu 13 Juni yang saat ini sudah mulai memasuki babak semifinal di mana lima wakil Indonesia akan kembali melanjutkan perjuangnnya.
Manfaatkan AI dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Pemprov Jatim Raih Dua Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Manfaatkan AI dalam Penyelenggaraan Pemerintahan, Pemprov Jatim Raih Dua Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Pemprov Jatim raih dua penghargaan dalam ajang GARUDA AI Impact Summit 2026.
BMKG Prediksi Cuaca Pada Sabtu Berawan Hingga Hujan Ringan

BMKG Prediksi Cuaca Pada Sabtu Berawan Hingga Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia pada umumnya berawan dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Sabtu.
Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru musim 2026/2027. Mantan gelandang AC Milan, dan Liverpool itu dipercaya memimpin Neroverdi.
Kartel Narkoba Australia yang Ditangkap di Bali Ternyata Pentolan Geng Hells Angels

Kartel Narkoba Australia yang Ditangkap di Bali Ternyata Pentolan Geng Hells Angels

Fakta mengejutkan terungkap di balik penangkapan buronan internasional asal Australia, Angelo Pandeli, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Trending

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Dedi Mulyadi Pasang Badan Hadapi Emosi Wali Murid: Bukan Salah Orang Tua, Kami Penyelenggara yang Gagal

Menanggapi polemik keterbatasan daya tampung pada SPMB SMA/SMK negeri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berikan jaminan pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Seskab Teddy: Harga Pertamax Ikuti Pasar Dunia, Pertalite dan Solar Tetap Stabil

Pemerintah memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. 
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Kapten Alireza Disebut Dapat Pesan Timnas Iran Dilindungi Kartel Meksiko di Piala Dunia 2026? Cek Faktanya

Fakta sebenarnya mengenai sesi wawancara kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menceritakan pengalaman pribadi di Meksiko, bukan seputar isu Piala Dunia 2026.
Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Ruben Onsu Blak-blakan Soal Nafkah Rp 225 Juta untuk Sarwendah, Warganet: Pantas Kerja Mati-matian

Video lama Ruben Onsu soal uang bulanan untuk Sarwendah kembali viral. Nominal nafkah yang mencapai ratusan juta rupiah per bulan menjadi sorotan di tengah memanasnya konflik
Selengkapnya

Viral