News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Semeru Erupsi Puluhan Kali, Status Siaga Bertahan dan Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru kembali erupsi dengan puluhan letusan dalam sepekan. Status Siaga bertahan, PVMBG minta warga waspada awan panas dan lahar.
Jumat, 16 Januari 2026 - 13:25 WIB
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak pada Sabtu (3/1).
Sumber :
  • Antara

Lumajang, tvOnenews.com - Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini mengalami erupsi pada Jumat (16/1/2026) pukul 01.38 WIB. Dalam sepekan terakhir, aktivitas Gunung Semeru tercatat mencapai 35 kali letusan, menjadikannya gunung api dengan aktivitas tertinggi di Indonesia sepanjang awal 2026.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu Gunung Semeru teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau setara 4.476 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih dengan intensitas sedang mengarah ke utara. Hingga laporan ini dibuat, erupsi Gunung Semeru masih terus berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Status Gunung Semeru Masih Level III (Siaga)

PVMBG menetapkan status aktivitas Gunung Semeru tetap berada pada Level III (Siaga). Status ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup tinggi dan berpotensi memicu bahaya lanjutan seperti awan panas guguran, guguran lava, hingga aliran lahar.

Dalam pengamatan kegempaan pada 16 Januari 2026 pukul 18.00–23.59 WIB, tercatat:

  • 35 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15–22 milimeter dan durasi 55–150 detik

  • 5 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–6 milimeter dan durasi 34–78 detik

  • 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3–6 milimeter dan durasi 47–67 detik

Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas internal Gunung Semeru masih fluktuatif dan berpotensi memicu erupsi lanjutan dalam waktu dekat.

Awan Panas Guguran Masih Terjadi

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyebutkan bahwa Gunung Semeru kembali mengalami awan panas guguran pada Kamis (15/1/2026) dengan jarak luncur hingga 4 kilometer dari puncak. Sehari sebelumnya, awan panas Gunung Semeru terjadi dua kali dengan jarak luncur mencapai 5 kilometer.

Arah luncuran awan panas Gunung Semeru dominan menuju sektor tenggara, tepatnya ke aliran Besuk Kobokan. Selama periode 7–14 Januari 2026, awan panas guguran Gunung Semeru teramati beberapa kali dengan jarak terjauh hingga 5 kilometer, disertai guguran material vulkanik dari puncak.

Menurut Lana, aktivitas kegempaan Gunung Semeru didominasi oleh gempa letusan, gempa guguran, gempa embusan, serta tremor harmonik. Hal ini mengindikasikan masih adanya suplai magma dari bawah permukaan Gunung Semeru yang dilepaskan melalui letusan dan embusan.

Rekomendasi dan Zona Bahaya Gunung Semeru

PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pendaki agar tidak melakukan aktivitas di sekitar kawasan rawan Gunung Semeru. Rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan meliputi:

  • Dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari Kawah Jonggring Seloko

  • Tidak memasuki sektor tenggara sejauh 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru

  • Di luar radius tersebut, warga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan

Potensi bahaya Gunung Semeru meliputi awan panas guguran, guguran lava, serta aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak, terutama saat terjadi hujan deras di sekitar kawasan puncak.

Selain Besuk Kobokan, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar Gunung Semeru di aliran Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang berhulu di kawasan puncak Gunung Semeru.

Gunung Semeru Paling Aktif di Indonesia 2026

Sepanjang tahun 2026, MAGMA Indonesia telah mencatat sebanyak 217 erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Gunung Semeru menjadi yang paling aktif dengan 124 kali letusan. Data ini menegaskan bahwa Gunung Semeru masih menjadi salah satu gunung api dengan aktivitas tertinggi dan paling dinamis di Tanah Air.

Dalam enam jam terakhir hingga pukul 06.00 WIB, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru di Lumajang kembali mencatat:

  • 37 kali gempa letusan/erupsi

  • 2 kali gempa guguran

  • 3 kali gempa embusan

  • 1 kali gempa harmonik

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih belum stabil dan memerlukan kewaspadaan tinggi dari masyarakat di sekitar lereng gunung.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PVMBG menegaskan bahwa meskipun deformasi tubuh Gunung Semeru relatif stabil dan tidak menunjukkan peningkatan tekanan signifikan, sistem vulkanik Gunung Semeru masih rentan terhadap perubahan tekanan mendadak. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana Gunung Semeru diminta terus memantau informasi resmi dari otoritas terkait dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan.

Dengan status Siaga yang masih bertahan, aktivitas Gunung Semeru diperkirakan masih berpotensi fluktuatif. Warga di sekitar lereng Gunung Semeru diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman awan panas, guguran lava, dan aliran lahar, terutama saat intensitas hujan meningkat di kawasan puncak. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Bisa Bangkit di Sisa Musim F1 2026, Williams Langsung Datangkan Sosok Penting dari Mercedes

Demi Bisa Bangkit di Sisa Musim F1 2026, Williams Langsung Datangkan Sosok Penting dari Mercedes

Williams Racing mengumumkan perekrutan Dan Milner dari Mercedes sebagai Chief Engineer for Vehicle Technology utuk F1 2026 ini.
Teks Khutbah Jumat 24 April 2026: Hikmah Bulan Dzulqa'dah saat Dunia Dilanda Ketegangan Konflik

Teks Khutbah Jumat 24 April 2026: Hikmah Bulan Dzulqa'dah saat Dunia Dilanda Ketegangan Konflik

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk sesi shalat Jumat, berjudul "Hikmah Bulan Dzulqa'dah saat Dunia Dilanda Ketegangan Konflik".
MU Akhirnya Ambil Sikap Tegas soal Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford, Dijual atau Bertahan?

MU Akhirnya Ambil Sikap Tegas soal Masa Depan Bruno Fernandes di Old Trafford, Dijual atau Bertahan?

Manchester United (MU) menolak melepas Bruno Fernandes meski sempat ingin menjualnya. Sang kapten kini jadi kunci proyek baru usai drama panas internal klub.
Nilai Kontrak Baru Yeum Hye-seon dan Lee Seon-woo Terungkap! Kapten Red Sparks Itu Ternyata Rela Turun Gaji

Nilai Kontrak Baru Yeum Hye-seon dan Lee Seon-woo Terungkap! Kapten Red Sparks Itu Ternyata Rela Turun Gaji

Teka-teki soal masa depan setter sekaligus kapten tim Red Sparks, Yeum Hye-seon akhirnya terjawab sudah.
Jelang Muktamar NU, Tokoh Nahdliyin Ingatkan Pemulihan Kepercayaan Publik

Jelang Muktamar NU, Tokoh Nahdliyin Ingatkan Pemulihan Kepercayaan Publik

Organisasi agama Nahdlatul Ulama (NU) akan melangsungkan Muktamar ke-35 yang terjadwal pada Juli-Agustus 2026.
Arema FC Mau Jadi Tim Pertama yang Kalahkan Persib di Kandang

Arema FC Mau Jadi Tim Pertama yang Kalahkan Persib di Kandang

Tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (24/3/2026) besok, Marcos Santos ingin membawa Arema menjadi tim pertama yang menang dari Persib Bandung di kandang. 

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Selengkapnya

Viral