News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Gelontorkan Rp31 Miliar untuk OMC, 400 Ton Garam Disemai Cegah Cuaca Ekstrem

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dijalankan sebagai mitigasi, tetapi juga dianggap efektif mengurangi kerugian ekonomi akibat banjir dan cuaca ekstrem
Jumat, 16 Januari 2026 - 15:50 WIB
Ilustrasi hujan deras.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak hanya dijalankan sebagai mitigasi, tetapi juga dianggap efektif mengurangi kerugian ekonomi akibat banjir dan cuaca ekstrem.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebut OMC terbukti mampu menurunkan risiko infrastruktur rusak hingga mengurangi durasi hujan lebat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejauh ini dinilai sangat efektif (metode OMC),” kata Isnawa, saat dihubungi media, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, pada awal implementasi OMC lebih banyak digunakan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), juga mengisi waduk. 

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji
Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji
Sumber :
  • dok. BPBD DKI Jakarta

Namun kini, teknik tersebut juga dipakai untuk memodifikasi awan agar hujan deras berubah menjadi rintik atau dialihkan ke wilayah yang lebih aman.

“Di awal OMC digunakan untuk pemadam karhutla, pengisian waduk, tapi juga efektif untuk memprematurkan cuaca yang tadinya deras menjadi rintik-rintik, berdurasi sebentar atau kita geser ke perairan terbuka, hutan,” ujarnya.

Isnawa mengklaim data selama 2024–2025 menunjukkan manfaat ekonomi signifikan. 

Menurutnya, OMC membantu meminimalkan kerusakan infrastruktur di sejumlah provinsi, termasuk Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Kemarin dapat info OMC di Kalimantan, Jateng, Jatim, Jabar, bisa minimalisir kerugian kerusakan infrastruktur daerah seperti jalan rusak, sekolah, sawah, sampai aktivitas ekonomi seperti macet sampai Rp200 triliun,” paparnya.

Dari sisi teknis, jumlah garam yang disemai untuk operasi di udara bisa mencapai ratusan ton tergantung hasil analisa antara BPBD, BMKG, TNI AU dan BNPB. 

Isnawa menyebut kebutuhan garam cukup dinamis tergantung situasi cuaca harian.

“Banyaknya garam yang disemai tergantung hasil analisa bersama BMKG, TNI AU, BNPB, BPBD karena kita ada posko di Lanud Halim, bisa 200 sampai 400 ton dan juga tergantung berapa sortie per hari bisa 1 sampai 3 kali,” imbuh Isnawa.

OMC Jakarta tahun 2026 dianggarkan sekitar Rp31 miliar. Isnawa menyebut kegiatan ini bisa dilakukan sepanjang tahun, baik di musim hujan maupun kemarau. 

Saat kemarau, OMC difokuskan menghasilkan hujan buatan untuk mereduksi polusi udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anggaran OMC tahun ini sekitar Rp31-an miliar, sepanjang tahun 2026. OMC bisa dilakukan saat musim kemarau untuk ciptakan hujan buatan untuk tekan polusi, dan bisa musim penghujan,” jelasnya.

Di tahun berjalan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan BPBD menyiagakan posko modifikasi cuaca di Lanud Halim Perdanakusuma bersama BMKG, BNPB dan TNI AU untuk memonitor perkembangan cuaca secara ketat. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terdakwa Irvian Bobby Klaim Terjebak Sistem Lama Kemnaker, Kuasa Hukum Sebut Pungutan Sudah Jadi 'Budaya' sejak Lama

Terdakwa Irvian Bobby Klaim Terjebak Sistem Lama Kemnaker, Kuasa Hukum Sebut Pungutan Sudah Jadi 'Budaya' sejak Lama

Pihak Irvian Bobby meminta majelis hakim melihat perkara ini tidak hanya dari sisi individu terdakwa, tetapi juga sebagai bagian dari sistem yang telah terbentuk lama.
Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat Menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat Menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line ini tengah menjadi fokus investigasi intensif otoritas terkait. Kesaksian masinis -
Peringati Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag RI Rayakan bersama 38 Anak Pemulung

Peringati Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag RI Rayakan bersama 38 Anak Pemulung

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mengunjungi kegiatan belajar anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia
Fans V League Sebut Hukuman untuk Ahn Hye-jin yang Tertangkap Sedang Mengamudi dalam Keadaan Mabuk Tidak Sepadan

Fans V League Sebut Hukuman untuk Ahn Hye-jin yang Tertangkap Sedang Mengamudi dalam Keadaan Mabuk Tidak Sepadan

Federasi bola Voli Korea Selatan (KOVO) akhirnya menjatuhkan hukuman untuk setter tim juara V League musim ini, Ahn Hye-jin, yang tersandung kasus hukum serius.
May Day 2026 di Gowa Diwarnai Aksi Simpatik Berbagi Bunga dan Sembako

May Day 2026 di Gowa Diwarnai Aksi Simpatik Berbagi Bunga dan Sembako

Ratusan buruh menggelar aksi simpatik melalui kegiatan sosial, mulai dari pembagian bunga, sembako hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat saat may day 2026.
Jose Mourinho Akhirnya Angkat Bicara Soal Comeback ke Real Madrid, The Special One Blak-blakan Bilang Begini Soal Rumor

Jose Mourinho Akhirnya Angkat Bicara Soal Comeback ke Real Madrid, The Special One Blak-blakan Bilang Begini Soal Rumor

Jose Mourinho menepis rumor comeback ke Real Madrid, namun disebut jadi pilihan utama Florentino Perez. Bursa pelatih memanas, nama besar lain ikut dikaitkan.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Selengkapnya

Viral