BPBD DKI Tegaskan Operasi Modifikasi Cuaca Bukan untuk Hentikan Hujan, Ini Tujuan Sebenarnya
- Antara
Rincian Sorti Penerbangan OMC Hari Pertama
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa pada hari pertama, OMC dilakukan melalui dua sorti penerbangan dengan rincian sebagai berikut:
-
Sorti pertama:
-
Waktu: 13.28–14.48 WIB
-
Ketinggian terbang: 8.000–12.000 kaki
-
Bahan semai: 800 kg NaCl
-
-
Sorti kedua:
-
Waktu: 15.40–17.30 WIB
-
Ketinggian terbang: sekitar 9.000 kaki
-
Bahan semai: 800 kg NaCl
-
Total bahan semai yang digunakan mencapai 1.600 kilogram NaCl, dengan fokus penyemaian di wilayah perairan Selat Sunda. Strategi ini bertujuan meluruhkan awan hujan sebelum bergerak menuju daratan Jakarta.
Fokus Mitigasi Dini Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan bagian dari strategi mitigasi dini untuk menekan risiko banjir dan genangan akibat hujan berintensitas tinggi. Dengan mengalihkan presipitasi ke wilayah laut, diharapkan beban air hujan yang masuk ke sistem drainase Jakarta dapat dikurangi.
“Tujuan penaburan garam di awan tersebut agar hujan turun di atas laut dan tidak sampai ke daratan,” kata Yohan.
Ia menambahkan, langkah ini juga diambil seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, yang berisiko menimbulkan banjir, longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat.
Dengan penjelasan tersebut, BPBD DKI berharap masyarakat memahami bahwa OMC DKI Jakarta bukan bertujuan menghentikan hujan, melainkan mengelola distribusinya demi keselamatan dan kenyamanan warga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun memastikan operasi ini terus dievaluasi agar berjalan efektif, aman, dan sesuai kebutuhan mitigasi bencana di ibu kota. (ant/nsp)
Load more