News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD DKI Tegaskan Operasi Modifikasi Cuaca Bukan untuk Hentikan Hujan, Ini Tujuan Sebenarnya

BPBD DKI jelaskan Operasi Modifikasi Cuaca bukan untuk menghentikan hujan, melainkan mengalihkan awan hujan ke laut demi cegah banjir.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:54 WIB
Ilustrasi hujan deras.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan pemerintah tidak bertujuan untuk menghentikan hujan. Program ini justru difokuskan untuk mengalihkan hujan agar turun di wilayah perairan, sehingga tidak memperparah risiko banjir di daratan Jakarta.

“Kita tidak bisa menghentikan hujan. Kita hanya mengalihkan,” kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yohan, dalam pelaksanaan OMC DKI Jakarta, pesawat akan diarahkan untuk mengejar awan-awan yang berada di atas laut. Setelah itu, barulah dilakukan proses penebaran garam atau bahan semai agar hujan turun sebelum awan masuk ke wilayah daratan.

“Seperti kemarin, yang kita sasar di Selat Sunda. Awan-awan yang berpotensi masuk ke wilayah Jawa Barat dan Jakarta kita gugurkan di atas laut,” ujarnya.

OMC Dilakukan Terukur Bersama BMKG dan BNPB

BPBD DKI memastikan bahwa seluruh tahapan Operasi Modifikasi Cuaca telah melalui kajian ilmiah dan koordinasi lintas lembaga. Program ini dilaksanakan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Yohan menegaskan, langkah tersebut bukan bentuk melawan alam, melainkan memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk mitigasi bencana.

“OMC ini kan ilmu yang diturunkan sama Allah juga. Jadi bukan melawan kehendak. Ada hukum kekekalan energi, hujan itu salah satu bentuk energi. Energi hanya bisa dialihkan, bukan dihilangkan,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa OMC DKI Jakarta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan karena seluruh proses dilakukan sesuai aturan dan standar keselamatan.

“Kalau dibilang dampak apa, ya nggak ada dampak apa-apa,” tambahnya.

BPBD DKI Sebar 1,6 Ton Garam di Hari Pertama

Sebelumnya, pada Jumat (16/1/2026), BPBD DKI Jakarta telah memulai Operasi Modifikasi Cuaca untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di wilayah Jabodetabek. Pada hari pertama, sebanyak 1,6 ton garam (NaCl) disemai ke awan hujan.

Pelaksanaan OMC dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Januari 2026, dan dilakukan secara terpadu bersama BMKG serta TNI Angkatan Udara (TNI AU). Operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.

Rincian Sorti Penerbangan OMC Hari Pertama

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa pada hari pertama, OMC dilakukan melalui dua sorti penerbangan dengan rincian sebagai berikut:

  • Sorti pertama:

    • Waktu: 13.28–14.48 WIB

    • Ketinggian terbang: 8.000–12.000 kaki

    • Bahan semai: 800 kg NaCl

  • Sorti kedua:

    • Waktu: 15.40–17.30 WIB

    • Ketinggian terbang: sekitar 9.000 kaki

    • Bahan semai: 800 kg NaCl

Total bahan semai yang digunakan mencapai 1.600 kilogram NaCl, dengan fokus penyemaian di wilayah perairan Selat Sunda. Strategi ini bertujuan meluruhkan awan hujan sebelum bergerak menuju daratan Jakarta.

Fokus Mitigasi Dini Hadapi Cuaca Ekstrem

BPBD DKI menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan bagian dari strategi mitigasi dini untuk menekan risiko banjir dan genangan akibat hujan berintensitas tinggi. Dengan mengalihkan presipitasi ke wilayah laut, diharapkan beban air hujan yang masuk ke sistem drainase Jakarta dapat dikurangi.

“Tujuan penaburan garam di awan tersebut agar hujan turun di atas laut dan tidak sampai ke daratan,” kata Yohan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, langkah ini juga diambil seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, yang berisiko menimbulkan banjir, longsor, serta gangguan aktivitas masyarakat.

Dengan penjelasan tersebut, BPBD DKI berharap masyarakat memahami bahwa OMC DKI Jakarta bukan bertujuan menghentikan hujan, melainkan mengelola distribusinya demi keselamatan dan kenyamanan warga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun memastikan operasi ini terus dievaluasi agar berjalan efektif, aman, dan sesuai kebutuhan mitigasi bencana di ibu kota. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Tantang tuan Rumah di Babak Semifinal Malam Nanti

Jadwal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Tantang tuan Rumah di Babak Semifinal Malam Nanti

Jadwal AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang saat ini sudah memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia akan berjumpa tuan rumah India.
Usai Purbaya Bertemu Kepala BGN, Anggaran MBG Bakal Dipangkas

Usai Purbaya Bertemu Kepala BGN, Anggaran MBG Bakal Dipangkas

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyetujui usulan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN). Menkeu Purbaya
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea Usai KOVO Berani Ubah Regulasi Kuota Pemain Asing di V-League

Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea Usai KOVO Berani Ubah Regulasi Kuota Pemain Asing di V-League

Keputusan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengubah regulasi pemain asing untuk V-League musim depan menjadi sorotan. Nama Megawati Hangestri kembali disorot.
Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Selengkapnya

Viral