GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapakah Qyara Maharani Putri, Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Istana Negara

Qyara Maharani Putri, siswi SMA 1 Garut, terpilih menjad pembawa baki sang saka merah putih dalam penurunan bendera di Istana Negara pada selasa (17/8) petang.
Selasa, 17 Agustus 2021 - 20:38 WIB
Rosanty ibunda Qyara Maharani Putri tengah menunjukan foto anaknya
Sumber :
  • tvone

Garut, Jawa Barat –  Qyara Maharani Putri,  siswi SMA 1 Garut yang masih berusia 17 Tahun, terpilih menjad pembawa baki sang saka merah putih dalam penurunan bendera di Istana Negara pada selasa (17/8) petang.

Rosanty dan Sofyan, Kedua orang tua Qyara, yang sehari-hari berdagang beras, warga Perum Oma Indah, Kecamatan Karang Pawita, Garut, Jawa Barat, hanya bisa meneteskan air mata, saat melihat anaknya berada di layar kaca saat upacara penurunan bendera merah putih di Istana Presiden. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ada kata - kata yang bisa diucap kedua orang tua Qyara, saat anaknya dengan tegap membawa baki merah putih, seskali hanya terdengar kalimat "ya Allah" Dari lisan ayah dan ibunya. 

"Saya sebagai orang tua sangat bangga,  sampai ga bisa diungkapin lagi dengan kata - kata,  sangat bangga sekali.  Qyara anak baik,  humoris,  anak rumahan,  baik sama siapapun, " Kata Ibunda Qyra, Rosanty.

Sementara ayah Qyara sangat berterima kasih kepada anaknya yang telah membanggakan orang tua yang hanya pedagang beras.

"Pertama alhamdulilah,  saya berterimakasih kepada teteh (sapaan akrab Qyara), pokonya teteh tetap rendah hati,  mudah - mudahan menjadi anak yang sholeha,  menjadi anak yang berguna bagi Negara,  keluarga dan berguna bagi banyak orang, " Tambah Sofyan,  dengan tak kuasa menahan tangisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Qyara Maharani Putri terpilih menjadi anggota Paskibraka di istana Negara setelah lulus beberapa seleksi ditingkat Kabupaten dan Tingkat Provinsi,  perjalanan Qyara tak semulus hari ini. Banyak suka dan duka yang dikenang kedua orang tuanya.

"Pernah jebol sepatunya dan teteh terjatuh,  tapi ia tak putus asa,  tetap maju meski pernah terjatuh," Tutup Ibunda Qyara. (opik/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS

Jika AS terus tingkatkan serangan, Iran Kaji Serang Asset Amerika di Eropa
Ini Tampang Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung, Sebut Tak Ingat Perbuatannya karena Mabuk

Ini Tampang Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung, Sebut Tak Ingat Perbuatannya karena Mabuk

Ternyata begini tampang pria yang pukuli pengendara motor secara acak di jalan Lenteng Agung. Saat diinterogasi kepolisian, ia mengaku tak ingat karena mabuk.
Ketika Presiden Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT Ke-81 RI di Hambalang

Ketika Presiden Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT Ke-81 RI di Hambalang

Untuk menjamu dan memberikan apresiasi, Presiden Prabowo Subianto mengundang seluruh petugas upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk berkumpul di kediaman pribadi Presiden
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 

Trending

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Saking Jagonya di Srikandi Merdeka Cup Sampai Viral di Negeri Jiran, Pemain Malaysia U-16 Klarifikasi Garis Keturunan

Malaysia menemani salah satu tim dari Timnas Indonesia Putri U-16, Garuda Pertiwi ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah melibas Arab Saudi. 
Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Klasemen Akhir Srikandi Merdeka Cup 2026, Wakil Timnas Indonesia Putri U-16 Tak Terkalahkan

Seluruh rangkaian babak penyisihan grup Srikandi Merdeka Cup 2026 telah selesai dilaksanakan dengan ditutup oleh kemenangan Putri Nusantara atas Yordania di Lapangan Supersoccer Arena, Kediri, Rabu (19/8/2026). 
Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semarak Kemerdekaan! Reog Ponorogo, Tari Topeng Kolosal Hingga Aksi Solidaritas Gempa NTT Jadi Sorotan

Semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat pertunjukan seni, pemberdayaan masyarakat, hingga aksi solidaritas untuk korban bencana gempa NTT.
Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian PKP Siapkan Program Perumahan bagi Keluarga Penerima MBG

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan kesiapannya untuk mengintegrasikan program hunian dengan para wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Cemburu Teman Wanita Digoda, Mahasiswa di Malang Nekat Tusuk Rekan Sekamar Hingga Tewas

Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota menangkap seorang mahasiswa berinisial SK (26) atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AVG (25). 
KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

KPK menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 
Selengkapnya

Viral