News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cukup Hanya Tetapkan Tersangka, DPR Minta Pemulihan Kerugian Korban dalam Kasus DSI

DPR RI masih terus menyoroti dugaan penyalahgunaan dana dalam kasus investasi peer to peer (P2P) lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Minggu, 18 Januari 2026 - 16:47 WIB
Tak Cukup Hanya Tetapkan Tersangka, DPR Minta Pemulihan Kerugian Korban dalam Kasus DSI
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.comDPR RI masih terus menyoroti dugaan penyalahgunaan dana dalam kasus investasi peer to peer (P2P) lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Komisi III DPR RI menegaskan pengusutan perkara harus diarahkan pada pelacakan aset serta pengembalian kerugian korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menyatakan, DPR tidak ingin penanganan perkara PT DSI hanya berujung pada penetapan tersangka tanpa kejelasan nasib dana masyarakat.

Karena itu, kata Adang, Komisi III akan terus mengawal proses hukum secara menyeluruh dan berkeadilan.

“Komisi III DPR RI meminta agar penanganan perkara PT DSI tidak semata berfokus pada penetapan tersangka dan proses pemidanaan, tetapi juga mengoptimalkan upaya pemulihan kerugian korban melalui penelusuran, penyitaan, dan pengembalian aset,” tegas Adang, Minggu (18/1/2026).

Adang menekankan peran PPATK menjadi kunci dalam membongkar aliran dana para lender, termasuk dugaan penyalahgunaan dana, pengalihan yang tidak sesuai peruntukan, hingga indikasi tindak pidana lainnya.

Hasil analisis transaksi keuangan tersebut diminta dibuka dan disampaikan kepada Komisi III DPR RI serta aparat penegak hukum.

Komisi III DPR RI juga mendorong penguatan koordinasi antara Bareskrim Polri, OJK, PPATK, LPSK, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal AHU Kementerian Hukum, Kementerian ATR/BPN, hingga penuntut umum untuk memastikan penegakan hukum berjalan profesional dan akuntabel.

“Koordinasi lintas lembaga mutlak diperlukan agar penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan pemulihan kerugian korban dan mencegah terulangnya kejahatan serupa di sektor jasa keuangan digital,” ujar politisi Fraksi PKS itu.

Ia juga meminta Bareskrim Polri membuka secara transparan potensi dana yang masih tersedia, termasuk yang bersumber dari pengembalian borrower aktif, penjualan aset gedung kantor, penjualan jaminan borrower, serta aset yang masih memerlukan proses hukum, agar dapat diketahui secara jelas oleh para lender.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap investasi berbasis digital. Ia menegaskan OJK dan PPATK harus memperketat perizinan dan pengawasan lembaga keuangan yang menghimpun dana publik.

“Perlindungan terhadap masyarakat dan keadilan bagi korban harus menjadi prioritas utama dalam setiap penegakan hukum di sektor keuangan,” pungkas mantan Wakapolri ini. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Pria Kanada Ramalkan Gempa M9 Bakal Guncang Indonesia, BMKG Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Video Pria Kanada Ramalkan Gempa M9 Bakal Guncang Indonesia, BMKG Ungkap Fakta Sebenarnya

Dalam video yang beredar dan viral, seorang pria asal Kanada bernama Frankie MacDonald menyampaikan perkiraan mengenai gempa berkekuatan M7 hingga M9
Perkuat Tata Kelola Dana Bergulir, LPDB Koperasi Dorong Mitigasi Risiko hingga Kepastian Hukum

Perkuat Tata Kelola Dana Bergulir, LPDB Koperasi Dorong Mitigasi Risiko hingga Kepastian Hukum

LPDB Koperasi memperkuat tata kelola dan mitigasi risiko hukum untuk melindungi dana bergulir melalui penguatan jaminan, SOP, dan sistem pengawasan sejak dini.
Sebaran Abu Vulkanik Sasar Jakarta, Legislator Kenneth Bagikan Masker

Sebaran Abu Vulkanik Sasar Jakarta, Legislator Kenneth Bagikan Masker

Paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau masih dirasakan di sejumlah wilayah Jakarta.
Boyong 10 Atlet Muda ke Asian Games 2026, PB Akuatik Indonesia Berharap Regenerasi Bisa Akhiri Paceklik Medali

Boyong 10 Atlet Muda ke Asian Games 2026, PB Akuatik Indonesia Berharap Regenerasi Bisa Akhiri Paceklik Medali

PB Akuatik Indonesia (PB AI) mengusung misi regenerasi pada gelaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic Segera Gabung Red Sparks, Siap Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027

Vanja Bukilic dikabarkan akan segera kembali bergabung dengan Red Sparks. Pevoli asal Serbia itu siap menghadapi Megawati Hangestri sebagai rival di Liga Voli Korea 2026-2027.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral