Hujan Deras Sejak Pagi, 8 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Pengendara Diminta Waspada
- X @TMCPoldaMetro
Jakarta, tvOnenews.com – Hujan deras kembali mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Kamis, 22 Januari 2026. Dampaknya langsung terasa.
Genangan air muncul di sejumlah titik, merendam permukiman warga hingga mengganggu aktivitas di ruas-ruas jalan utama.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hujan berintensitas tinggi tersebut menyebabkan genangan di satu rukun tetangga (RT) serta delapan ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan wilayah permukiman terdampak berada di Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Sukabumi Selatan. Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.
“Berdasarkan pendataan sementara, saat ini terdapat satu RT dan delapan ruas jalan yang tergenang akibat hujan deras,” ujar Mohamad Yohan dalam keterangannya.
Tak hanya permukiman, genangan juga menghambat mobilitas warga di sejumlah ruas jalan. Di Jakarta Utara, air menggenangi Jalan Gaya Motor Raya serta Jalan Gaya Motor 1 dan 2 di Kelurahan Sungai Bambu, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter. Sementara itu, Jalan Gaya Motor 3 dilaporkan tergenang setinggi 10 sentimeter.
Lanjut Yohan, kondisi serupa juga terjadi di wilayah Jakarta Barat. Genangan terpantau di Jalan Srengseng Raya dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter, Jalan Daan Mogot KM 13 kawasan Cengkareng Timur setinggi 25 sentimeter, serta Fly Over Pesing di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter.
"Kalau di Jakarta Selatan, genangan dilaporkan terjadi di Jalan Pulo Raya IV, Kelurahan Petogogan, dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter," kata Yohan.
Menghadapi kondisi tersebut, BPBD DKI Jakarta langsung mengerahkan personel ke lapangan untuk memantau situasi sekaligus mempercepat penanganan genangan. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
“Kami melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik, serta berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat agar genangan dapat segera surut,” katanya.
Selain upaya teknis di lapangan, BPBD juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Pemerintah menargetkan genangan dapat segera tertangani seiring berjalannya proses penanganan terpadu.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
"Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam," tutur Yohan.
Foe Peace Simbolon/VIVA
Load more