News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Kecelakaan Maut Paling Tragis Sepanjang Sejarah Indonesia

Kecelakaan maut bus disebabkan oleh berbagai hal mulai dari kondisi fisik bus, tidak mematuhi lalu lintas, faktor alam dan sebagainya. Berikut ini deretan laka lantas paling mengerikan di Indonesia.
Senin, 16 Mei 2022 - 11:49 WIB
Kecelakaan lalu lintas di KM 712+400A Tol Surabaya-Mojokerto, Senin (16/5/2022).
Sumber :
  • Polda Jatim

Jakarta – Kecelakaan maut bus kembali terjadi lagi dan menewaskan banyak korban jiwa. Belum lama ini, tepatnya pada hari Senin, 16 Mei 2022, telah terjadi kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto yang menewaskan 13 penumpang meninggal dan 12 orang luka berat. 

Bus yang mengangkut penumpang sebanyak 25 0rang ini, berangkat dari Jogja tujuan Surabaya dengan melaju kecepatan sedang di jalur lambat. Saat tiba di KM712+200/A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (variable message sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, kecelakaan maut bus memang kerap kali terjadi di Indonesia. Selain kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto yang belum lama terjadi, masih banyak deretan kecelakaan maut di Indonesia dengan banyak korban jiwa. 

Kecelakaan Maut Paling Tragis Sepanjang Sejarah 

Kecelakaan maut bus disebabkan oleh berbagai hal mulai dari kondisi fisik bus, tidak mematuhi lalu lintas, faktor alam dan sebagainya. Berikut ini deretan laka lantas paling mengerikan di Indonesia:

  • Kecelakaan Maut Tol Cipularang KM 91

Salah satu kecelakaan maut yang paling tragis di Indonesia adalah di Tol Cipularang KM 91. Kecelakaan yang terjadi pada 2 September 2019, tepatnya di ruas Tol Bandung-Jakarta telah melibatkan sekitar 21 kendaraan.

Diduga penyebab dibalik kecelakaan maut ini adalah truk terguling yang mengakibatkan sejumlah kendaraan hangus terbakar hingga tak berwujud. Setidaknya tercatat jumlah korban meninggal sebanyak 8 orang dan 28 lainnya luka-luka. 

  • Kecelakaan Maut Bus Peziarah Ciloto

Laka lantas ini terjadi di ruas KM 87 Jalan Raya Puncak-Ciloto, Kabupaten Cianjur di mana diketahui memiliki kontur jalan yang menikung dan turunan. Bus ini mengangkut sekitar 65 orang yang merupakan peziarah dari Bogor. 

Kecelakaan maut terjadi akibat bus hilang kendali setelah menghindari lubang di jalanan lalu akhirnya menabrak dinding tebing yang ada di sisi kiri jalan. Tragedi ini telah menewaskan hingga 17 penumpang. Penumpang lainnya juga turut mengalami luka-luka. 

Sopir bus mengatakan bahwa rem kendaraan blong sehingga laju kendaraan menjadi tidak terkendali. 

  • Kecelakaan Maut Tanjakan Emen

Kecelakaan bus yang mengerikan juga terjadi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang tepatnya di Tanjakan Emen pada tahun 2018. Laka lantas ini menyebabkan 27 orang meninggal dunia 18 orang lain luka berat. Korban dalam kecelakaan maut ini kebanyakan adalah perempuan.

Kejadian dimulai ketika bus pariwisata ini membawa sekelompok Koperasi Simpan Pinjam Ciputat, Tangerang Selatan. Saat melintas di Tanjakan Emen, bus mengalami hilang Kendal dan oleh sehingga terjadilah tabrakan dengan sebuah sepeda motor. Lalu, bus pariwisata tersebut menabrak tebing dan akhirnya terguling. 

  • Kecelakaan Maut Bus Karunia Bakti di Cisarua

 

Kecelakaan maut yang terjadi pada 10 Februari 2012 termasuk yang paling tragis. Pasalnya laka lantas ini melibatkan 6 motor, 8 mobil hingga sejumlah warung kecil yang berada di sisi jalan lokasi kejadian. Bus pariwisata bernama Karunia Bakti ini mengangkut penumpang di jalan Pasar Cisarua dengan kencang. 

Bus mengalami hilang kendali dan menabrak bus lain dari arah berlawanan. Setelah itu, bus ini menghantam sebuah angkot, 6 motor dan beberapa mobil di depannya. Masih belum selesai, bus ini lalu menabrak tiang listrik dan warung yang ada di sekitarnya.

Kecelakaan ini mengakibatkan suasana yang mencekam dan porak-poranda, setidaknya ada 14 orang meninggal dan 71 orang lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan maut bus Karunia Bakti ini berakhir dengan masuk ke dalam jurang 10 meter dengan kondisi bus jatuh dalam keadaan nyaris berdiri. 

  • Kecelakaan Maut Tragedi Paiton Tahun 2003

Selanjutnya, kecelakaan maut bus paling tragis sepanjang sejarah Indonesia yaitu tragedi Paiton. Kecelakaan bus yang terjadi di Situbondo, Jawa Timur pada 10 Oktober 2003 ini telah menewaskan lebih dari 54 penumpang. Bus pariwisata yang mengangkut siswa dan guru SMK I Yayasan Pendidikan Generasi Muda (Yapemda) Yogyakarta.

Awal mula tragedi Paiton terjadi setelah ketika bus pariwisata yang menuju perjalanan pulang ke Yogyakarta dari Bali ini melaju kencang di sebuah tanjakan yang dekat dengan pintu PLTU Paiton, bus melaju dari arah berlawanan dan terjadilah tabrakan.

Tragisnya, bus ini juga ditabrak oleh truk lain di belakangnya sehingga muncullah percikan api yang membakar seluruh bagian bus dan penumpang di dalamnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah deretan kecelakaan maut yang menewaskan begitu banyak korban. Oleh karenanya sangat penting untuk mematuhi aturan berkendara dengan baik dan selalu melakukan pengecekan pada kondisi mesin kendaraan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan. (rka)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Emil Audero Terancam jika Cremonese Terdegradasi, sang Kiper Timnas Indonesia Kirim Pesan Begini

Nasib Emil Audero Terancam jika Cremonese Terdegradasi, sang Kiper Timnas Indonesia Kirim Pesan Begini

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendesak klubnya, Cremonese, seiring dengan pertaruhan nasibnya. I Grigiorossi kembali menderita kekalahan di Liga Italia.
Viral Video Dedi Mulyadi Diserbu Puluhan Anak Sekolah, Aksinya dapat Doa dari Netizen

Viral Video Dedi Mulyadi Diserbu Puluhan Anak Sekolah, Aksinya dapat Doa dari Netizen

Viral sebuah video Kang Dedi Mulyadi di media sosial, ia diserbu puluhan anak sekolah. Aksinya pun didoakan baik oleh netizen
BREN Melemah di Pasar Modal, Ancaman Keluar dari MSCI Picu Potensi Dana Asing Kabur Rp6 Triliun

BREN Melemah di Pasar Modal, Ancaman Keluar dari MSCI Picu Potensi Dana Asing Kabur Rp6 Triliun

BREN melemah di pasar modal akibat isu HSC dan ancaman keluar dari MSCI, berpotensi picu outflow hingga Rp6 triliun dari investor global.
Truk Pengangkut Beras Terperosok Melintang di Tengah Jalan Bekasi, Sopir Diduga Ada Pengaruh Sabu

Truk Pengangkut Beras Terperosok Melintang di Tengah Jalan Bekasi, Sopir Diduga Ada Pengaruh Sabu

Sebuah truk diduga terperosok dan melintang di tengah jalan. Kecelakaan ini terjadi di depan Gedung Juang Tambun, Bekasi arah Jakarta, pada Senin (6/4/2026).
Ada Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Ungkap Kemudahan Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tanpa KTP

Ada Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Ungkap Kemudahan Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tanpa KTP

Kabar gembira untuk warga Jabar, Dedi Mulyadi mengungkapkan aturan baru dalam membayar pajak kendaraan bermotor tidak usah bawa KTP pemilik kendaraan pertama.
Drawing Kejuaraan Asia 2026: Ubed Merangkak dari Babak Kualifikasi, Ana/Trias Langsung Uji Nyali

Drawing Kejuaraan Asia 2026: Ubed Merangkak dari Babak Kualifikasi, Ana/Trias Langsung Uji Nyali

Hasil drawing Kejuaraan Asia 2026, di mana Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed akan berjuang dari babak kualifikasi sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasi langsung uji nyali.

Trending

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di seri Solo.
Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, berusaha untuk meluapkan isi hatinya kepada Cremonese. Dia kembali ke Liga Italia setelah tampil di FIFA Series 2026.
Persib Bandung Menang Susah Payah atas Semen Padang, Beckham Putra Bicara Jujur soal Kesulitannya

Persib Bandung Menang Susah Payah atas Semen Padang, Beckham Putra Bicara Jujur soal Kesulitannya

Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha mengungkapkan faktor yang membuat timnya menang dengan susah payah. Meski unggul 2-0, tapi proses yang dijalani cukup berat.
Gubernur Dedi Mulyadi Tiba-tiba Datang ke Pernikahan Warga, Pengantin Bak Dapat Rezeki Nomplok!

Gubernur Dedi Mulyadi Tiba-tiba Datang ke Pernikahan Warga, Pengantin Bak Dapat Rezeki Nomplok!

Momen tak terduga terjadi di Tasikmalaya saat Dedi Mulyadi tiba-tiba hadir di pesta pernikahan warga. Pengantin hingga warga sekitar langsung heboh.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top skor final four Proliga 2026, di mana para pemain Jakarta Pertamina Enduro mendominasi termasuk Irina Voronkova menjadi pemain tersubur dan Megawati Hangestri menyusul.
Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

enjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tampak mengalami kesialan luar biasa setelah FIFA Series 2026. Nasibnya beserta para pemain Cremonese secara keseluruhan kini ada di ujung tanduk.
Selengkapnya

Viral