News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilema Istana Usai Cabut Izin Operasi 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatera

Pemerintah memastikan pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar kawasan hutan di Sumatera tidak akan dilakukan secara serampangan.
Jumat, 23 Januari 2026 - 04:30 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memastikan pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar kawasan hutan di Sumatera tidak akan dilakukan secara serampangan.

Penertiban tetap dijalankan tegas, namun dengan prinsip menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi mata pencaharian masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, mengakui bahwa dalam masa transisi pascapencabutan izin, masih terdapat sejumlah perusahaan yang kegiatannya belum sepenuhnya berhenti. Pemerintah, kata dia, memahami kondisi tersebut sebagai bagian dari proses administratif dan teknis lanjutan.

“Dari proses pencabutan yang kemarin tentunya secara teknis akan ditindaklanjuti oleh kementerian-kementerian terkait. Bahwa masih ada beberapa atau mungkin ada yang masih beroperasi, itu tidak menjadi soal,” ujar Prasetyo kepada wartawan, di Ruang Pers Istana, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar penegakan hukum di sektor kehutanan tidak berdampak negatif terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

“Kita memastikan tidak terganggu kegiatan ekonominya yang itu berakibat terganggunya lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” jelas dia.

Menurut Prasetyo, sebelum keputusan pencabutan izin diumumkan, pemerintah telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Evaluasi itu dipimpin oleh tim lintas sektor guna menyiapkan langkah transisi yang adil dan terukur.

“Karena ada juga beberapa perusahaan yang mungkin kegiatan ekonominya memang harus dialihkan. Contoh yang bergerak di bidang HPH, itu kita menghendaki untuk mengurangi kita menebang pohon-pohon yang kita miliki,” ungkap Prasetyo.

Ia menambahkan, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap nasib para pekerja yang selama ini bergantung pada perusahaan-perusahaan tersebut. Alih fungsi kegiatan usaha harus dibarengi dengan solusi lapangan kerja alternatif.

“Nah ini mau tidak mau kita harus memperhatikan warga masyarakat yang selama ini menggantungkan pekerjaannya di perusahaan-perusahaan tersebut untuk dialihkan ke pekerjaan lain,” lanjut dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) resmi mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran serius di kawasan hutan.

Seluruh perusahaan tersebut dinilai berkontribusi terhadap terjadinya banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Dihadiri JK hingga Megawati

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Dihadiri JK hingga Megawati

Presiden Prabowo Subianto memimpin jalannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Minta Maaf Setelah Kunjungi Papua, Ada Apa?

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Minta Maaf Setelah Kunjungi Papua, Ada Apa?

Dedi Mulyadi tiba-tiba minta maaf usai kunjungi Papua. Foto viral dirinya tertidur beralaskan noken justru panen pujian warganet di media sosial.
Heboh Dugaan Sarwendah Halang-halangi Jumpa Anak, Pengacara Langsung Buktikan dengan Telepon Ruben Onsu

Heboh Dugaan Sarwendah Halang-halangi Jumpa Anak, Pengacara Langsung Buktikan dengan Telepon Ruben Onsu

Lagi ramai isu artis Ruban Onsu diduga kesulitan jumpa anak. Hal ini pun dijelaskan Kuasa Hukumnya, begini pengakuannya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan. Bintang voli Indonesia itu bahkan disejajarkan dengan legenda voli Korea, Kim Yeon-kyung.
Pelaku Pemalakan ke Mobil Pelat B di Dago Bandung Diamankan, Dedi Mulyadi: Kebiasaan Buruk Ini Harus Segera Dihentikan

Pelaku Pemalakan ke Mobil Pelat B di Dago Bandung Diamankan, Dedi Mulyadi: Kebiasaan Buruk Ini Harus Segera Dihentikan

Pelaku pemalakan ke mobil pelat B di kawasan Dago, Kota Bandung, telah diamankan. 

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Tarif listrik PLN subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami perubahan pada awal Juni 2026. Berikut adalah daftar lengkap tarif dan simulasi cara menghitung saat pembelian token.
Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Timnas Indonesia Vs Myanmar Nanti Malam, Ini Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026: Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Gelar Dimulai

Timnas Indonesia Vs Myanmar Nanti Malam, Ini Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026: Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Gelar Dimulai

Timnas Indonesia U-19 memulai perjuangan di Piala AFF U-19 2026 pada Senin malam, 1 Juni 2026. Laga pembuka melawan Myanmar jadi awal penting bagi Garuda Muda.
Kebakaran Rumah Dinas di Jatinegara, Sebelas Mobil Damkar Padamkan Api

Kebakaran Rumah Dinas di Jatinegara, Sebelas Mobil Damkar Padamkan Api

Sebuah rumah dinas di kawasan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (31/5) malam terbakar. 
Lintasi Perairan Iran, IRGC Tembak Jatuh Drone AS

Lintasi Perairan Iran, IRGC Tembak Jatuh Drone AS

Pesawat nirawak (drone) bersenjata MQ-1 Predator milik militer AS yang melintas di atas perairan teritorial Iran ditembak jatuh oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). 
Selengkapnya

Viral