News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Polri Ungkap Korban 15.000 Lender Capai Kerugian Rp2,4 Triliun

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengungkap awal mula terjadinya dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI), yang memiliki total kerugian mencapai Rp2,4 Triliun.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:30 WIB
Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Polri Ungkap Korban 15.000 Lender Capai Kerugian Rp2,4 Triliun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengungkap awal mula terjadinya dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI), yang memiliki total kerugian mencapai Rp2,4 Triliun.

Jenderal Polisi Bintang Satu ini menerangkan bahwa dugaan praktik kecuranga PT DSI, dilakukan dalam kurun waktu 2018-2025. Sebab, awal mula berdirinya DSI itu terjadi pada tahun 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu diduga terjadi pada periode waktu tahun 2018 hingga tahun 2021. Jadi PT DSI sendiri telah terdaftar di tahun 2018, dan memperoleh izin usaha dari OJK itu sejak tahun 2021. Jadi di periode 2018 hingga 2025 penyidik mengidentifikasi dugaan tindak pidana terjadi pada periode waktu itu,” kata Ade Safri, di Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Kemudian Ade Safri menerangkan, terhitung jumlah korban dari periode 2018 hingga 2025, ada sekitar 15.000 Lender atau masyarakat. Lender ini merupakan pemilik modal yang diduga disalahgunakan ataupun dalam penyaluran pendanaannya itu diduga tidak sesuai dengan peruntukannya. Salah satunya yaitu dengan modus penggunaan proyek fiktif dengan menggunakan data atau informasi Borrower Existing.

“Jadi Existing Borrower atau peminjam yang masih dalam ikatan perjanjian aktif, masih berstatus melakukan angsuran aktif, tanpa sepengetahuan Borrower ini kemudian digunakan kembali oleh PT DSI untuk dilekatkan pada proyek-proyek diduga fiktif,” terang Ade Safri.

Sementara itu Borrower yang tidak dilakukan konfirmasi atau diverifikasi PT DSI, digunakan kembali untuk dilekatkan pada proyek-proyek fiktif yang dibuat oleh PT DSI. Ini kemudian ditransmisikan dalam platform digital. 

“Di mana PT DSI ini merupakan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi, yang menghubungkan antara pihak Lender, pemilik modal, dengan Borrower-nya. Jadi itu yang kemudian ditransmisikan ke platform digital milik PT DSI dan membuat para Lender ini tertarik, bahwa ada proyek-proyek yang membutuhkan pembiayaan dan mereka masuk untuk melakukan investasi,” jelas Ade Safri.

Namun, pada saat bulan Juni 2025, ketika para Lender ini melakukan penarikan atau withdrawal terkait dengan pendanaan yang telah jatuh tempo, tidak bisa dilakukan penarikan, baik modal pokok maupun imbal hasil yang dijanjikan oleh PT DSI sekitar 16 sampai 18 persen terhadap para Lender-nya.

“Dari beberapa dugaan fraud yang berhasil diidentifikasi baik oleh pemeriksaan OJK maupun dari tahapan penyidikan yang telah dilakukan oleh penyidik. Dengan total kerugian dari hasil pemeriksaan OJK yang dilakukan sekitar Rp2,4 Triliun,” tutur Ade Safri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, tim melakukan penyidikan pada tanggal 14 Januari 2026 hingga saat ini tahun 2026, dan telah memblokir terhadap beberapa nomor rekening.

“Pemblokiran nomor rekening, baik itu milik daripada PT DSI, yang terdiri dari rekening escrow, kemudian vehicle, kemudian rekening perusahaan-perusahaan afiliasinya, sudah dilakukan pemblokiran, baik itu yang terkait dengan badan hukum maupun perorangan. Sudah kita blokir dari beberapa nomor rekening,” jelas Ade Safri.(ars/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Tulis Pesan Pilu

Lula Lahfah Meninggal Dunia, Reza Arap Tulis Pesan Pilu

Unggahan pilu Reza Arap setelah kekasihnya, Lula Lahfah dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) malam. Seperti apa? Simak selengkapnya di bawah ini!
Indonesia Harus Setoran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza, PDIP Khawatir Jadi Beban

Indonesia Harus Setoran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza, PDIP Khawatir Jadi Beban

Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza. 
Prediksi Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026, Blaugrana Mode Jaga Puncak Demi Amankan Tahta La Liga

Prediksi Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026, Blaugrana Mode Jaga Puncak Demi Amankan Tahta La Liga

Prediksi Barcelona vs Real Oviedo 25 Januari 2026 menjadi sorotan utama pekan ke-21 La Liga 2025–2026. Blaugrana incar kemenangan demi jaga jarak dengan Madrid.
Imbas Genangan Banjir Jakarta, Rute Transjakarta Dialihkan, Ini Daftarnya

Imbas Genangan Banjir Jakarta, Rute Transjakarta Dialihkan, Ini Daftarnya

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengalihkan layanan ​Koridor 3 (Kalideres-Monas), Rute 3F (Kalideres-GBK) dan Rute 2A (Pulo Gadung-Rawa Buaya) ​karena ada genangan di sekitar Halte Pulo Nangka.
Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Lula Lahfah Mengaku Alami Empat Sakit sampai Dirawat di RS

Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Lula Lahfah Mengaku Alami Empat Sakit sampai Dirawat di RS

Kabar kepergian pacar artis indonesia, Reza Arap ini mengejutkan netizen di media sosial. Berikut penjelasan Polisi.
Liverpool vs MU, Adu Kuat Datangkan Pemain Bernilai Rp1,8 Triliun

Liverpool vs MU, Adu Kuat Datangkan Pemain Bernilai Rp1,8 Triliun

Liverpool dan Manchester United dikabarkan terlibat persaingan ketat untuk mendatangkan gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, yang dibanderol harga fantastis.

Trending

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Lula Lahfah Sempat Ungkap Kronologi Gejala Penyakitnya, dari Meriang Kini Pacar Reza Arap itu Meninggal Dunia

Selebgram Lula Lahfah, pacar Reza Arap ditemukan meninggal dunia di unit apartemen di Jaksel, Jumat (23/1/2026). Ia sempat mengungkap gejala penyakitnya viral.
Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dikabarkan Overdosis? Polisi Bilang Begini Soal Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia

Dunia maya digegerkan dengan adanya informasi soal selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Dirumorkan karena GERD, Surat Keterangan Meninggal Dunia Lula Lahfah Viral dan Terungkap Penyebab Kematiannya

Heboh kabar meninggalnya pacar Reza Arap, Lula Lahfah. Polisi pun memberikan penjelasan lengkapnya.
Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi hujan dan angin kencang. Simak penjelasan BMKG soal kenapa angin kencang hari ini dan wilayah terdampak.
Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Akun instagram milik selebgram sekaligus artis Lula Lahfah diserbu netizen usai kekasih dari Reza Arap itu dikabarkan meninggal dunia.
Bukan Reza Arab, Ini Orang Pertama yang Punya Firasat Soal Keadaan Lula Lahfah Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Bukan Reza Arab, Ini Orang Pertama yang Punya Firasat Soal Keadaan Lula Lahfah Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari kekasih Reza Arab, Lula Lahfah yang ditemukan meninggal dunie di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan.
Lula Lahfah Meninggal di Usia 26 Tahun, Ini 4 Penyakit yang Dideritanya Selama Ini

Lula Lahfah Meninggal di Usia 26 Tahun, Ini 4 Penyakit yang Dideritanya Selama Ini

Kabar meninggalnya Selebgram Lula Lahfah mengejutkan banyak orang. Tak terkecuali para teman dan fansnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT