Indonesia Harus Setoran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza, PDIP Khawatir Jadi Beban
- Dokumentasi BPMI Istana Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
Diketahui, Dewan Perdamaian Gaza dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Untuk menjadi anggota tetap, Indonesia harus menyetor uang minimal USD 1 miliar atau setara Rp16,9 triliun.
Terkait hal ini, anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin khawatir jika Indonesia menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Gaza, keharusan menyetor uang itu akan menjadi beban bagi keuangan Indonesia sendiri.
Politisi PDIP itu menilai nominal tersebut sangat besar di tengah kondisi global yang tidak menentu. Apalagi, kata TB, Indonesia sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
“Pemerintah perlu menjelaskan secara transparan sumber pendanaan tersebut agar tidak membebani keuangan negara dan kesejahteraan rakyat,” kata TB, Sabtu (24/1/2026).
Kesepakatan Indonesia bergabung menjadi anggota Dewan Perdamaian Gaza ditetapkan saat Prabowo menandatangani piagam Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Prabowo menuturkan langkah tersebut menjadi momentum bersejarah Indonesia untuk mencapai perdamaian di Gaza, Palestina.
“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” kata Prabowo usai tanda tangan piagam. (saa/ree)
Load more