News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Lumbung Pangan Nasional di Jawa Barat Terendam Banjir, PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat

Menurut PKB, genangan banjir yang merendam ribuan hektare lahan pertanian tidak lagi bisa dianggap sebagai bencana tahunan semata.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:51 WIB
Foto udara banjir merendam permukiman dan persawahan di Desa Karangligar, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat,
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.comBanjir yang kembali melanda sejumlah daerah sentra produksi pangan nasional kini memicu kekhawatiran serius terhadap ketahanan pangan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menilai situasi tersebut sudah berada pada fase krisis dan menuntut respons cepat serta langkah luar biasa dari pemerintah.

Menurut PKB, genangan banjir yang merendam ribuan hektare lahan pertanian tidak lagi bisa dianggap sebagai bencana tahunan semata. Dampaknya dinilai telah mengancam keberlanjutan sektor pertanian, penghidupan petani, hingga kedaulatan pangan nasional dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Petani adalah pahlawan pangan kita. Ketika mereka kehilangan sawah, modal, dan harapan, negara tidak boleh hadir setengah-setengah. Ini bukan sekadar soal banjir, tapi soal masa depan pangan dan kesejahteraan rakyat kecil,” kata Wakil Ketua Harian DPP PKB, Najmi Mumtaza Rabbany, dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Gus Najmi, sapaan akrabnya, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi petani di berbagai daerah yang terdampak banjir. Ia menyoroti wilayah Pantura Jawa seperti Demak, Kudus, dan Pati sebagai kawasan yang paling terdampak, selain sejumlah daerah di Sumatera dan Sulawesi yang juga mengalami kerusakan lahan pertanian.

PKB menegaskan bahwa langkah awal yang harus segera dilakukan pemerintah adalah pendataan petani terdampak secara akurat, transparan, dan menyeluruh. Pemerintah pusat maupun daerah didorong untuk turun langsung ke lapangan agar tidak ada petani yang terabaikan dari skema bantuan hanya karena kendala administratif.

Ancaman gagal panen pun dinilai semakin nyata seiring rusaknya lahan pertanian akibat banjir. Dengan biaya tanam rata-rata mencapai Rp10–12 juta per hektare, total kerugian petani di berbagai wilayah terdampak diperkirakan bisa menembus angka triliunan rupiah.

Kondisi ini membuat PKB mendesak pemerintah menyiapkan skema kompensasi atau subsidi penggantian modal tanam secara langsung.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada skema asuransi pertanian yang jangkauannya terbatas. Negara harus hadir melalui alokasi anggaran darurat agar petani bisa segera menanam kembali setelah air surut,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, PKB mengingatkan bahwa penurunan produksi padi akibat banjir berpotensi berdampak pada kenaikan harga beras secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah diminta segera melakukan langkah mitigasi stok pangan secara terukur dan tidak menjadikan kondisi ini sebagai alasan untuk membuka keran impor beras.

Menurut PKB, kebijakan impor justru berisiko menekan harga gabah petani di kemudian hari dan memperburuk kondisi petani yang saat ini tengah berjuang memulihkan lahan dan modal tanam mereka. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Teks Khutbah Jumat Muharram 1448 H Singkat: Keistimewaan Bulan Al-Muharram, Momentum Hijrah dan Memperbanyak Amal Saleh

Teks Khutbah Jumat Muharram 1448 H Singkat: Keistimewaan Bulan Al-Muharram, Momentum Hijrah dan Memperbanyak Amal Saleh

Berikut teks khutbah Jumat spesial bulan Muharram 1448 H: Keistimewaan Bulan Al-Muharram, Momentum Hijrah dan Memperbanyak Amal Saleh.
Beda Nasib Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Beda Nasib Cristiano Ronaldo dengan Lionel Messi di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Statistik Cristiano Ronaldo selama pertandingan Portugal melawan Republik Demokratik atau RD Congo yang berakhir imbang 1-1 merangkum performanya yang mengecewakan. Beda dengan Lionel Messi.
Korban Hanania Travel Datangi DPR, Ini Isi Tuntutannya

Korban Hanania Travel Datangi DPR, Ini Isi Tuntutannya

Korban penipuan travel umrah dan haji Hanania Travel mendatangi Komisi III DPR RI untuk menjelaskan kasusnya. Korban menuntut adanya pengawasan ketat dari pemerintah.
Dipanggil Prabowo ke Istana, Mentan Amran Akan Setor Laporan Harga Sawit hingga Hilirisasi Pertanian

Dipanggil Prabowo ke Istana, Mentan Amran Akan Setor Laporan Harga Sawit hingga Hilirisasi Pertanian

Selain soal harga TBS, Mentan Amran lapor ke Presiden Prabowo soal kondisi pangan nasional serta agenda hilirisasi sektor pertanian yang menjadi salah satu prioritas.
Toprak Razgatlioglu Optimis Hadapi MotoGP Ceko 2026 Bersama Pramac Akhir Pekan Ini: Kami Sudah Membuat Kemajuan! 

Toprak Razgatlioglu Optimis Hadapi MotoGP Ceko 2026 Bersama Pramac Akhir Pekan Ini: Kami Sudah Membuat Kemajuan! 

Toprak Razgatlioglu datang ke MotoGP Ceko 2026 dengan rasa optimis tinggi setelah menunjukkan perkembangan positif bersama Pramac Yamaha pada musim debutnya.

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
Selengkapnya

Viral